<?xml version="1.0" encoding="ISO-8859-1" ?>
<rss version="2.0" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/">
<channel>
	<title>Kementerian Perhubungan Republik Indonesia</title>
	<link>http://www.dephub.go.id/</link>
	<description />
	<generator>XEngine Ver.6.0</generator>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 19:07:13 +0700</lastBuildDate>
	
	<item>
		<title>RUSIA SERAHKAN PENELITIAN KOTAK HITAM PADA INDONESIA</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12812</link>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 19:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12812</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/">Direktorat Jenderal Perhubungan Udara</category>
		<description><![CDATA[<p>(Jakarta, 16/05/2012) Kotak hitam (black box) Sukhoi Superjet 100 yang berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) sudah berada di tangan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT). Sementara itu Flight Data Recorder (FDR) masih dicari.<br /><br />Karena FDR juga menjadi salah satu benda penting yang harus di temukan,&nbsp; Ketua Basarnas, Marsekal Madya Daryatmo telah memerintahkan kepada pengendali lapangan rescuer dari TNI/Polri dan Brimob untuk melanjutkan pencarian.<br /><br />&ldquo;Benda itu sangat penting untuk mengungkap sebab-sebab kecelakaan pesawat Sukhoi yang mengalami kecelakaan di Gunung Salak, Bogor. Meskipun sulit, kalau kemauan kita sangat keras, pasti ketemu. Makanya pencarian alat dan evakuasi korban akan tetap dilakukan,&rsquo;&rsquo; kata Daryatmo di Jakarta, Rabu. <br /><br />CVR dan FDR adalah satu kesatuan yang disebut kotak hitam.. Fungsi FDR adalah untuk membaca sensor pesawat, kecepatan, dan ketinggian pesawat. Sedangkan CVR yang telah ditemukan fungsinya merekam suara di kopkit. Terpisahnya antara CVR dan FDR, diduga karena dampak dari tabrakan pesawat yang cukup hebat.&nbsp; <br /><br />Kotak hitam yang ditemukan oleh tim anggota Kopassus, Selasa malam diserahkan kepada Komandan Korem 061 Suryakendana Kolonel (Inf) AM Putranto, untuk selanjutnya diserahkan kepada Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Daryatmo. Rabu pagi kotak hitam diserahkan kepada Ketua KNKT Marsekal (Purn) Tatang Kurniadi untuk selanjutnya di bawa ke Laboratorium KNKT. <br /><br />Dengan telah ditemukannya kotak hitam, maka KNKT akan mulai melakukan penelitian di laboratorium KNKT guna mengungkap sebab-sebab kecelakaan di Gunung Salak, Bogor. <br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <br />Sementara itu pihak Rusia memastikan kotak hitam akan tetap diteliti di Indonesia dan siap memberikan bantuan bilamana pihak KNKT mengalami kendala, seperti misalnya bahasa yang digunakan dalam percakapan di kokpit. Informasi yang berkembang sebelumnya menyebutkan bahwa pihak Rusia bersikeras untuk membawa dan memeriksa kotak hitam itu di Rusia, negara asal pesawat Sukhoi di buat.<br />&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; <br />Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander Ivanov yang mendatangi markas KNKT di Gedung KNKT, Jl Medan Merdeka Timur, Rabu siang memastikan bahwa kotak hitam berisi CVR pesawat Sukhoi Superjet 100 akan tetap diteliti di Indonesia. &lsquo;&rsquo;Kotak hitam itu akan tetap di sini, karena yang berwenang untuk menyelidiki isi percakapan kokpit adalah Indonesia,&rsquo;&rsquo; jelas Ivanov. <br /><br />Seperti yang dijanjikan saat melakukan jumpa pers bersama dengan Menteri Perhubungan EE Mangindaan, Ivanov mengatakan, pihak Rusia hanya memberikan dukungan dan bantuan bilamana dibutuhkan. <br /><br />Misalnya, bila dalam melakukan penelitian pihak KNKT mengalami kesulitan dalam menterjemahkan percakapan-percakapan yang menggunakan bahasa Rusia, pihaknya bersedia menyediakan penterjemah.<br /><br />Bukti keseriusan pihak Rusia untuk membantu dalam mengungkapkan sebab-sebab kecelakaan pesawat SSJ-1000 adalah dengan segera mendatangkan alat khusus yang akan tiba di Jakarta, Kamis ini.&nbsp; Alat yang akan di kirim dari Rusia adalah rumah CVR yang berbentuk silinder atau selongsong yang berbungkus baja dan ada keramiknya. <br /><br />Seperti disampaikan oleh, Prof Mardjono Siswosuwarno, Investigator in Charge (IIC) untuk kecelakaan Sukhoi Superjet 100, CVR yang diterima rumahnya dalam keadaan gosong. Karena 'rumah' asli CVR berbentuk silinder atau selongsong yang berbungkus baja dan ada keramiknya itu rusak, maka akan didatangkan alat seperti itu dari Rusia. <br /><br />Begitu 'Rumah' CVR sampai ke Indonesia Kamis (17/5) malam, maka media recording akan dimasukkan ke dalamnya, untuk kemudian dilakukan proses download.<br />Saat ini, media recording sudah dibungkus dengan plastik anti listrik statis untuk diteliti lagi Jumat malam. &lsquo;&rsquo;Jadi kita mulai bekerja Jumat malam, setelah alat dari Rusia datang,&rsquo;&rsquo; jelas Mardjono.<br /><br />Ditanya mengenai kemungkinan adanya kendala bahasa dalam menterjemahkan pembicaraan dui kokpit, Mardjono yang juga dosen Guru Besar Teknik Penerbangan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjelaskan, sesuai dengan peraturan internasional, Rusia berhak turut serta sebagai saksi menyaksikan prosesnya. Tapi untuk leadernya tetap berada di tangan KNKT Indonesia.<br /><br />Misalnya dalam pembuatan transkrip percakapan di kokpit nanti ada kesulitan dalam menterjemahkan, pihak Rusia akan membantu. Karena yang lama ini adalah transkrip dari suara ke tulisan. Jadi harus ada penerjemah dari Rusia ke Inggris lalu ke Indonesia.&nbsp; <br /><br />Mardjono berharap sambil menyelesaikan membaca dan menterjemahkan CVR, FDR juga berhasil ditemukan untuk segera dibaca. Kemudian dibandingkan dan dianalisa untuk kemudian di sinkronkan. (JO)</p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>UTAMAKAN KESELAMATAN BERTRANSPORTASI SELAMA LIBUR LONG WEEKEND</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/berita-umum/12811</link>
		<pubDate>Wed, 16 May 2012 18:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/berita-umum/12811</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/berita-umum/">Berita Umum</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="112" src="files/media/images/Macet.jpg?w=200&h=112" alt="" />(Jakarta, 16/5/2012) Masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam bertransportasi dan mengutamakan keselamatan selama liburan long weekend ini&nbsp; apabila turun hujan dan terjadi kemacetan lalu lintas jalan, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi. Begitu juga bagi para operator agar lebih memperhatikan kendaraan yang akan dioperasikan dan dicek kelaikannya, demikian dikemukakan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementrian Perhubungan Bambang S Ervan di Jakarta, Rabu (16/5).<br /><br />Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi, menurut Bambang agar mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan beristirahat apabila melakukan perjalanan lebih dari empat jam atau mengganti pengemudinya untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Tak hanya itu saja, kesabaran selama perjalanan di lalu lintas yang padat juga harus diutamakan untuk keselamatan.<br /><br />&ldquo;Kami berharap para pengguna transportasi agar lebih berhati-hati. Bagi pengendara sepeda motor juga agar menghindari perjalanan jauh,&rdquo; ujar Bambang.<br /><br />Tidak hanya di jalan raya, Bambang juga meminta seluruh operator baik kereta api, kapal laut,&nbsp; maupun pesawat terbang agar lebih waspada dan memperhatikan kondisi cuaca serta mengutamakan keselamatam dan keamanan sebelum dilakukan perjalanan untuk menghindari terjadinya kecelakaan.<br /><br />&ldquo;Operator agar memperhatikan keselamatan bertransportasi. Lebih baik terlambat diberangkatkan apabila kondisi cuaca kurang baik,&rdquo; imbuh Bambang.<br /><br />Seperti diketahui, menjelang libur long weekend (17-20&nbsp; Mei) bersamaan dengan libur nasional Kenaikan Isa Almasih yang jatuh pada Kamis, 17 Mei 2012, kebanyakan masyarakat memanfaatkan dan menghabiskannya dengan melakukan liburan atau perjalanan ke kampung halaman. <br /><br />Mengingat kondisi cuaca yang sulit untuk diprediksi,&nbsp; Bambang meminta kepada seluruh masyarakat yang akan bepergian agar lebih waspada&nbsp; dan tetap memperhatikan keselamatan dan keamanan selama bertransportasi. <strong>(CHAN)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>Menhub Berharap Pemberian Asuransi Sesuai PM 77 Tahun 2011</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12745</link>
		<pubDate>Sat, 12 May 2012 07:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12745</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/">Direktorat Jenderal Perhubungan Udara</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="133" alt="" src="files/media/images/menhub halim.JPG?w=200&h=133" />(JAKARTA, 11/5/2012) Menteri Perhubungan EE Mangindaan berharap dalam pemberian asuransi kepada ahli waris korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) dapat mengacu Peraturan Menteri Perhubungan No 77 Tahun 2011, yaitu ganti rugi korban meninggal dunia pesawat udara sebesar Rp 1,250 miliar.<br /><br />Pernyataan tersebut disampaikan Menhub menjawab pertanyaan wartawan yang menanyakan bahwa pihak Sukhoi Rusia akan memberikan asuransi kepada ahli waris korban SSJ-100 sebesar USD 50.000 atau sekitar Rp 450 juta.<br /><br />Menhub berharap pihak Sukhoi dapat memberikan asuransi kepada keluarga sesuai peraturan tersebut. &lsquo;&rsquo;Karena peristiwa tersebut terjadi di Indonesia, seharusnya aturan yang digunakan juga aturan Indonesia, dimana korban meninggal dunia pesawat udara sebesar Rp 1,250 miliar,&rsquo;&rsquo; kata Mangindaan usai jumpa pers dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander A Ivanov di Bandara Halim Perdanakusuma, Jumat (12/5).<br /><br />Sebelumnya, pihak Sukhoi telah menjanjikan akan memberikan asuransi kepada keluarga korban kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) sebesar USD 50.000.&nbsp; <br /><br />Konsultan agen Sukhoi dari PT Trimarga Rekatama, Sunaryo menjelaskan, para ahli waris korban meninggal dunia akibat kecelakaan ini akan mendapatkan santunan asuransi sebesar USD 50.000.<br /><br />&lsquo;&rsquo;Memang sudah ada pembicaraan pemberian mengenai asuransi para korban meninggal dunia. Pihak Sukhoi Rusia menjanjikan, apabila korban sudah teridentifikasi dan data diberikan, maka akan segera diberi asuransi tersebut,&quot; ujar Sunaryo.<br /><br />Pihak Trimarga Rekatama akan menjadi perantara antara pihak keluarga dan perusahaan Sukhoi. &lsquo;&rsquo;Kami akan membantu seluruh proses klaim, agar pemberian asuransi cepat dan sesuai dengan apa yang disampaikan. Hanya saja kita masih harus menunggu hasil investigasi dan verifikasi para korban,&rsquo;&rsquo; katanya.<br /><br />Sementara itu Kepala Bagian Hukum dan Humas Direktorat Perhubungan Udara Kemenhub, Israful Hayat mengungkapkan, Peraturan Menteri Perhubungan No 77/2011 hanya berlaku untuk penerbangan dalam negeri.<br /><br />&quot;Sukhoi ini registernya atau terdaftarnya hanya untuk joy flight atau promosi. Jadi pesawat ini penerbangannya masih tunduk kepada aturan asing atau Rusia. Jadi berlaku hukum negara di sana,&quot; ungkap Israful.<br /><br />Tetapi apabila Rusia telah meratifikasi konsesi Warsawa tentang tanggung jawab pengangkut, maka pemerintah Rusia akan tunduk pada konsesi tersebut, yang besaran pertanggungan asuransinya hampir sama atau mungkin lebih besar dibandingkan dengan yang tertuang dalam PM 77/2011.<br /><br />&lsquo;&rsquo;Karena pesawat terdaftar di Rusia. Maka untuk pemberian asuransi pun sesuai dengan negara tersebut. Sehingga Peraturan Menteri No 77/2011 tidak bisa digunakan,&quot; terangnya.<br /><br />Israful menegaskan Kementerian Perhubungan akan mengawal secara ketat pemberian asuransi kepada keluarga korban oleh pihak Sukhoi. Ia memastikan seluruh keluarga korban mendapatkan asuransi sesuai dengan aturan yang berlaku.<br /><br />Yang menjadi tugas besar ke depan adalah bagaimana implementasi pemberian asuransi seingga benar-benar dilakukan dan sampai pada yang berhak. &quot;Kita memastikan seluruh korban yakni yang menjadi penumpang. Karena secara internasional penumpang merupakan orang yang ikut dalam sebuah perjalanan,&quot; tutup Israful.<strong> (JO)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>KNKT Pimpin Investigasi SSJ-100, Rusia Hanya Pendukung</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12738</link>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 23:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12738</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/">Direktorat Jenderal Perhubungan Udara</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="120" src="files/media/images/Knkt.jpg?w=200&h=120" alt="" />(Jakarta, 11/5/2012) Menteri Perhubungan EE Mangindaan menegaskan,&nbsp; investigasi kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 (SSJ-100) dibawah pimpinan Komisi Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT). Keikutsertaan KNKT Rusia dalam investigasi ini sifatnya sebagai anggota pendukung.<br /><br />&lsquo;&rsquo;Secara aturan internasional, KNKT dalam melakukan investigasi kecelakaan pesawat SSJ-100 ini bertindak sebagai leader (pemimpin), karena peristiwa kecelakaan terjadi di Indonesia. Sedangkan pihak Rusia hanya sebagai pendukung,&rsquo;&rsquo; jelas Menteri Perhubungan saat melakukan keterangan pers bersama-sama dengan Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander A Ivanov di terminal Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Jumat (11/5).<br /><br />Pihak Rusia juga memiliki kepentingan untuk melakukan investigasi karena selain pesawat yang jatuh adalah produksi Rusia, dan ada 8 warga negara Rusia yang ikut dalam penerbangan tersebut dan menjadi korban. <br /><br />Duta Besar Rusia untuk Indonesia Alexander A Ivanov Rusia dalam jumpa pers bersama Menhub menjelaskan, pemerintahnya mengirim dua tim dengan jumlah personil sebanyak 78 ahli. Kehadiran tim dari Rusia ini juga dilengkapi dengan peralatan lengkap untuk keperluan investigasi .<br /><br />Dijelaskan oleh Mangindaan, pemerintah Rusia sungguh-sungguh ingin membantu investigasi. Kesungguhan tersebut juga disampaikan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pembicaraannya dengan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono Kamis malam. <br /><br />&lsquo;&rsquo;Saya perlu sampaikan bahwa dari pemerintah Rusia sungguh-sungguh ingin menyelesaikan dan membantu investigasi dalam peristiwa kecelakaan ini. Pihak Rusia akan datang dengan perlengkapan dalam rangka investigasi kita kerja sama ini kita lakukan agar betul-betul tuntas,&rsquo;&rsquo; jelas&nbsp; Mangindaan.<br /><br />Keterlibatan tim investigasi Rusia ini, lanjut Mangindaan, agar proses investigasi benar-benar transparan, jelas permasalahannya, penyebab kecelakaannya ada, sehingga persoalannya jelas dan terang benderang, dan tidak ada hal yang di tutup-tutupi. <br /><br />Jumat ini, tim advance dari Rusia sudah datang ke Indonesia dan sudah mulai bekerja. Tim dari Rusia ini sudah melakukan koordinasi dengan KNKT Indonesia, Basarnas dan pihak-pihak yang terkait dengan peristiwa kecelakaan ini. Sesuai prosedur, tim akan bekerja sepanjang 12 bulan untuk mengambil semua langkah yang diperlukan. Namun kami usahakan lebih cepat.<br /><br />Terhadap black box (kotak hitam) yang saat ini masih dalam pencarian, Menhub mengatakan, jika&nbsp; black box telah ditemukan, yang berhak untuk membaca adalah KNKT Indonesia. Bilamana ada kesulitan dalam membaca akan menggunakan penterjemah.</p><p><br />&lsquo;&rsquo;Prinsipnya tetap diusahakan dibuka atau dibaca di Indonesia. Kalau tidak bisa, baru kita bawa ke Rusia. Yang penting prosesnya transparan,&rsquo;&rsquo; tambah Mangindaan. <strong>(JO)</strong><br /><br />&nbsp;</p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>RI - Rusia Sepakat Investigasi Tuntas Kecelakaan Sukhoi</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12737</link>
		<pubDate>Fri, 11 May 2012 22:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12737</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/">Direktorat Jenderal Perhubungan Udara</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="133" src="files/media/images/Menhub Rusia.JPG?w=200&h=133" alt="" />(Jakarta, 11/05/12) Pemerintah Indonesia dan Rusia sepakat untuk&nbsp; bersungguh-sungguh menginvestigasi masalah yang menjadi penyebab terjadinya kecelakaan pesawat Sukhoi Superjet 100 di Gunung Salak. Demikian disampaikan Menteri Perhubungan, E.E. Mangindaan kepada media pada Jumpa Pers di Bandara Halim Perdana Kusuma, Jumat (11/05). Menhub juga menjelaskan bahwa koordinasi dengan Tim Rusia akan dilaksanakan , transparan dan tidak ada yg ditutupi untuk melihat permasalahan yang sebenarnya.<br /><br />Pada keterangannya kepada pers, Menhub menyampaikan rasa belasungkawa dan duka cita mendalam kepada keluarga korban. Menhub juga menegaskan bahwa seoptimal mungkin Tim dari Basarnas meneruskan proses mencari, menemukan dan mengevakuasi para korban, serta Tim dari KNKT bekerja untuk menginvestigasi dan menelusuri penyebab dari kecelakaan ini.<br /><br />Senada dengan Menhub, pihak Pemerintah Rusia yang diwakili Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Alexander Ivanov dan Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Rusia juga mengatakan akan bekerjasama dengan instansi terkait untuk mencari penyebab dan alasan terjadinya peristiwa kecelakaan tersebut. Surat Keputusan dari Pemerintah Rusia memerintahkan untuk segera memulai pekerjaan investigasi dengan instansi terkait. Empat puluh satu ahli dari Rusia akan datang dengan pesawat khusus yang dilengkapi dengan peralatan canggih untuk mendukung secara penuh tim investigasi dari Pemerintah Indonesia. <br /><br />Pemerintah Rusia pada kesempatan yang sama menyampaikan turut berduka cita kepada masyarakat Indonesia dan Presiden RI. Juru bicara dari pihak Pemerintah Rusia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Rusia tetap mengharapkan negara Rusia dan Indonesia akan tetap bersahabat. Tragedi ini diharapkan bukan akan memecahbelah persahabatan yang selama ini telah terjalin, namun akan mempersatukan rakyat kedua negara.&nbsp; Kerjasama antara kedua negara juga diharapkan akan terus dilanjutkan dan dikembangkan.<br /><br />Sampai saat ini pihak Rusia masih menegaskan bahwa tidak ada masalah dengan teknis pesawat karena rombongan joyflight yang pertama berhasil terbang dengan baik dan selamat.<br /><br />Sementara itu Kepala Basarnas, Daryatmo mengatakan bahwa Tim SAR telah berhasil menemukan kedua belas korban, namun blm berhasil mengevakuasi karena cuaca tidak memungkinkan. Oleh karena itu, kegiatan evakuasi akan dilanjutkan sampai besok pagi, meski demikian kegiatan SAR tetap berlangsung.<br /><br />Sebagai penutup Jumpa Pers, Menhub mengajak seluruh yang hadir untuk mengheningkan cipta mendoakan para korban. (RD)</p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>DIRJEN HUBUD: TUNGGU HASIL INVESTIGASI KNKT</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12717</link>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 17:05:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12717</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/">Direktorat Jenderal Perhubungan Udara</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="134" src="files/media/images/shukoi 1.jpg?w=200&h=134" alt="" />(Jakarta, 10/5/2012) Untuk memastikan penyebab musibah kecelakaan pesawat Sukhoi Super jet 100 di kawasan Gunung Salak pada Rabu (9/5), Kementerian Perhubungan meminta semua pihak menunggu hasil dari penelitian dan investigasi tim dari Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT).</p><p>Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub Herry Bakti S. Gumay mengemukakan, pihak Rusia yang menerbangi pesawat Sukhoi berkapasitas 100 orang itu sudah mendapat ijin untuk promosi penerbangan dari Kementerian Luar Negeri, Mabes TNI, dan Kemenhub dan memilih terbang ke wilayah udara di kawasan Landasan Udara TNI AU Atang Sandjaya, Bogor.</p><p>&ldquo;Tujuan mereka adalah untuk promosi Sukhoi di Indonesia dan dilaksanakan di Bandara Halim Perdana Kusuma dengan mengundang komunitas penerbangan,&rdquo; ujar Herry di Jakarta, Kamis (10/5).</p><p>Menurut Herry, pesawat hilang kontak setelah 12 menit terbang yakni dari pukul 14.21 hingga 14.33 dan meminta untuk merendahkan penerbangan dari 10.000 feet menjadi 6.000 feet&nbsp; kepada ATC. Namun ternyata pada akhirnya ditemukan di pegunungan Salak di wilayah Kabupaten Sukabumi. Apabila posisi pesawat masih di atas Atang Sanjaya, kerendahan penerbangan tersebut tidak bermasalah dan tetap bisa dilakukan oleh pesawat udara.</p><p>Herry mengemukakan, pilihan terbang di kawasan Bogor memang sering dilakukan mengingat minimnya penerbangan di wilayah udara tersebut dan tidak ada penerbangan berjadwal yang melewati wilayah itu kecuali untuk pesawat carter.</p><p>Kemungkinan cuaca yang kurang bagus yang menghalau pandangan pilot, menurut Herry berdasarkan data dari BMKG diketahui bila kondisi cuaca tertutup awan namun tidak sampai penuh. Namun Herry tidak bisa memastikan apakah itu menjadi salah satu penyebab atau tidak, sebelum hasil investigasi dilakukan KNKT dan dirilis ke publik.</p><p>&ldquo;Kita tidak bisa mengira-ngira atau memprediksi apa yang menjadi faktor terjadinya kecelakaan, kita tunggu saja hasil investigasi KNKT,&rdquo; imbuh Herry.</p><p>Kemenhub ditambahkan Herry juga tidak&nbsp; akan campur tangan dengan rencana pembelian pesawat Sukhoi tipe tersebut yang akan dilakukan PT Kartika Airlines sebanyak 30 pesawat dan PT Sky Aviation sebanyak 12 pesawat karena merupakan wilayah bisnis mereka atau B to B (bisnis to bisnis).</p><p>Seperti diketahui, pesawat Sukhoi Superjet 100 melakukan joy flight dari Bandara Halim Perdana Kusuma dalam rangka promosi kepada konsumennya. Setelah berhasil pada penerbangan pertama, pesawat yang mengangkut penumpang dari berbagai kalangan termasuk lima wartawan itu hilang kontak dan ditemukan di kawasan gunung Salak pada Kamis (10/5) pagi oleh tim SAR. <strong>(CHAN)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>WAMENHUB: PEMBELIAN SSJ 100 MASIH RANAH BUSINESS TO BUSINESS</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12715</link>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 16:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12715</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/">Direktorat Jenderal Perhubungan Udara</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="103" alt="" src="files/media/images/shukoi 2.jpg?w=200&h=103" />(Jakarta, 9/5/2012)&nbsp; Pembelian pesawat Sukhoi Superjet 100 buatan Rusia oleh sejumlah perusahaan maskapai penerbangan di tanah air itu masih bersifat bisnis, antara maskapai sebagai pihak pembeli dan pihak Sukhoi sebagai penjual. Jika kesepakatan bisnis itu jadi, maka Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan selaku otoritas penerbangan yang akan mengeluarkan sertifikasinya.<br /><br />&lsquo;&rsquo;Hingga saat ini sifatnya masih <em>business to business</em> antara beberapa airlines sebagai calon pembeli dengan Sukhoi Civil Aircraft Company selaku produsen pesawat. Hubungannya masih antara pembeli dengan penyedia,&rsquo;&rsquo; kata Wakil Menteri Perhubungan, Bambang Susantono usai rakor MP3EI di Kantor Kementerian PPN, Jakarta, Kamis (10/5).<br /><br />Pemerintah dalam hal ini Kementerian Perhubungan (Kemenhub), jelas Bambang tidak mengikuti atau terlibat langsung dalam kesepakatan bisnisnya, seperti antara Kartika Airlines atau Sky Aviation dengan Sukhoi Civil Aircraft Company.<br /><br />Untuk diketahui, Kartika Airlines telah memesan sebanyak 30 pesawat Sukhoi Superjet 100 pada Juli 2010 lalu dan Pengiriman pertama pesawat itu dijadwalkan pada September 2012. Perjanjian jual-beli pesawat senilai 38 juta dollar AS untuk setiap pesawat itu dilakukan pada acara kedirgantaraan di London, Inggris. <br /><br />Sky Aviation juga sudah memesan 12 pesawat Sukhoi Superjet 100. Kontrak senilai USD 380.4 juta tersebut ditandatangai oleh Vladimir Prisyazhnyuk, Presiden Sukhoi Civil Aircraft Company serta Yusuf Ardhi selaku Komisaris Utama dan Krisman Tarigan selaku Direktur Utama PT. Sky Aviation pada 16 Agustus 2011, di arena Internasional Aviation and Space Salon MAKS 2011 di kota Zhukovsky, wilayah kota Moskow. <br /><br />Penandatanganan kontrak&nbsp; pembelian 12 pesawat SSJ 100 tersebut sebagai langkah lanjut penandatanganan Head of Agreement (HOA) pada Juli lalu di Le Bourget Airshow, Perancis. Penandatanganan kontrak tersebut juga dihadiri oleh Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Herry Bakti Gumay.<br /><br />Wamenhub menjelaskan, kesepakatan jual-beli melibatkan sejumlah tahapan. Sementara itu Kemenhub akan menerima informasi dari pihak maskapai sebagai pengguna pesawat ketika kesepakatan sudah mencapai tahap akhir. &lsquo;&rsquo;Kalau pesawatnya sudah ada, pada waktunya kita akan sertifikasi. Dan sertifikasi ini menjadi tugas Kementerian Perhubungan agar semua jenis alat udara yang beroperasi di dirgantara ini layak,&rsquo;&rsquo; jelasnya. <br /><br />Adapun untuk mendapatkan sertifikasi apakah pesawat itu layak atau tidak beroperasi di Indonesia, juga harus melalui sejumlah tahapan yang harus ditempuh pihak maskapai, salah satunya melakukan pemeriksaan secara intensif apakah pesawat yang akan dioperasikan itu sudah memenuhi standar penerbangan nasional atau belum. <br /><br />&lsquo;&rsquo;Sertifikasi akan diberikan kepada semua pesawat udara yang beroperasi di wilayah Indonesia, setelah mengajukan izin. Setelah seluruhnya dinilai memenuhi standar yang ditetapkan baik itu oleh pemerintah Indonesia sendiri maupun standar internasional,&rsquo;&rsquo; katanya <br />&nbsp;<br />Sementara itu, Kepala Pusat Komunikasi Publik Menehub Bambang S Ervan menjelaskan,Indonesia mempunyai airworthiness(Kelaikan) bilateral agreement dengan pemerintah Rusia, Hal itu berarti pemerintah Indonesia mengakui certificate of type pesawat yang dikeluarkan otoritas penerbangan sipil Rusia. &lsquo;&rsquo;Itulah yang menjadi dasar diizinkannya Sukhoi Superjet 100 melakukan penerbangan promosi di Indonesia,&rsquo;&rsquo; jelas Bambang.<br /><br />Selain izin dari otoritas penerbangan sipil, izin penerbangan di wilayah Indonesia juga ada izin dari instansi lain, yaitu Kementerian Luar Negeri untuk diplomat clearance dan Kementerian Pertahanan untuk second clearance. <br /><br />Izin untuk melakukan penerbangan di Indonesia memang dikeluarkan oleh Kementerian Perhubungan. Sementara flight approval termasuk rute, di keluarkan oleh Bandara Halim Perdanakusuma, karena joy flight ini bukan penerbangan destination to destination. Area terbang ditentukan oleh ATS berdasarkan flight plan yang diajukan. <strong>(JO) </strong><br /><br />&nbsp;</p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>JALUR GANDA JUGA SEGERA DIBANGUN PADA LINTAS SELATAN JAWA</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perkeretaapian/12704</link>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 10:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perkeretaapian/12704</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perkeretaapian/">Direktorat Jenderal Perkeretaapian</category>
		<description><![CDATA[<p><img alt="" align="left" width="200" height="150" src="files/media/images/doubletrack rangkasbitung.jpg?w=200&h=150" />(Semarang, 9/5/2012) Selain lintas Utara Jawa, pembangunan jalur ganda nantinya juga segera dikembangkan di lintas Selatan Jawa. Tahap pertama adalah ruas Cirebon-Kroya sepanjang 158 kilometer. Pada lintasan tersebut yang sudah memiliki jalur ganda adalah segmen tiga, yaitu lintas Prupuk-Purwokerto sepanjang 56 kilo meter.<br /><br />Untuk lintas Purwokerto-Kroya hingga saat ini masih single track. Namun pengerjaan tidak berhenti disini saja tapi akan terus dikerjakan, diantaranya Prupuk-Larangan sepanjang 17 kilometer. Untuk lintas ini badan jalan sudah selesai, dan pertengahan tahun 2012 ini dilakukan pemasangan rel ganda.<br /><br />Dirjen Perkeretaapin Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan saat mendampingi Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono meninjau perkembangan jalur ganda lintas Utara Jawa, Rabu (9/5) menjelaskan, untuk lintas Selatan Jawa, terutama pada segmen satu antara Cirebon-Prupuk, pendanaannya selain menggunakan dana APBN juga menunggu bantuan pinjaman lunak Jepang.<br /><br />&quot;Sambil menunggu cairnya dana pinjaman dari pemerintah Jepang, kami menggunakan APBN, pada sebagian proyek. Jika harus menunggu, khawatir pembangunannya molor dari jadwal yang telah direncanakan,&rsquo;&rsquo; kata Tundjung.<br /><br />Pengembangan jalur ganda lintas Selatan Jawa ini dari Cirebon-Prupuk-Purwokerto-Kroya-Kutoarjo-Jogja-Solo-Madiun-Surabaya.<br /><br />Saat ini, pemerintah sedang terfokus pada pembangunan jalur ganda lintas Utara Jawa, dari Cirebon--Brebes, Pekalongan--Semarang, Semarang--Bojonegoro, dan Bojonegoro&mdash;Surabaya sepanjang 432 kilometer.<br /><br />Proyek jalur ganda lintas Utara Jawa ini merupakan salah satu dari empat proyek rel ganda yang ditargetkan selesai akhir 2013. Tiga proyek lainnya adalah Jalur Ganda Lintas Selatan (Cirebon-kroya, Kroya-Kutoarjo), Jalur Ganda Duri-Tangerang, dan Jalur Ganda Tanah Abang-Serpong-Maja.<strong> (JO)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>INDONESIA AKAN LAKUKAN KERJASAMA OFFSET DENGAN BOEING</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12705</link>
		<pubDate>Thu, 10 May 2012 09:45:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/12705</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-udara/">Direktorat Jenderal Perhubungan Udara</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="150" src="files/media/images/Dino Patti Djalal.JPG?w=200&h=150" alt="" />(Jakarta, 9/5/2012) Indonesia akan melakukan kerjasama Offset dengan BOEING Company dalam waktu dekat ini, ujar Dino Patti Djalal, Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat pada saat rapat pembahasan Boeing Offset di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta (9/5).<br /><br />Boeing Company telah menyatakan kesanggupannya untuk memberikan offset kepada Indonesia baik sipil maupun militer dan tidak dilakukan secara adhoc tetapi secara komprehensif dan jangka panjang, ujar Dino menambahkan. <br /><br />Kerjasama BOEING Offset ini merupakan perjalanan panjang yang dilakukan oleh pihak Indonesia dalam hal ini KBRI Washington DC untuk mendapatkan kerjasama offset atau keuntungan timbal-balik yang setimpal untuk Indonesia terhadap investasi perdagangan yang selama ini telah dilakukan di Amerika Serikat khususnya dengan Boeing Company seperti pembelian pesawat udara sipil B737-800NG dan B737-900ER, B737-Max, pembelian pesawat udara militer F-16 dan rencana pembelian helikopter Appache.<br /><br />Dalam pertemuan tersebut telah disepakati bahwa ada 4 (empat) bidang yang akan dijajaki untuk dilakukan kerjasama dengan Boeing yaitu di bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Manufacturing dan desain, Maintenance dan CNS/ATM Systems,&rdquo; ujar&nbsp; Iksan Tatang, Setjen Kemenhub.<br /><br />Diding Sunardi, Direktur Kelaikan Udara dan Pengoperasian Pesawat Udara Direktorat Jenderal Perhubungan Udara mengatakan bahwa untuk masing-masing bidang kerjasama tersebut telah ditunjuk stakeholder terkait agar segera membuat proposal, kajian dan time frame yang dibagi dalam jangka pendek, menengah dan panjang yang hasilnya kemudian diserahkan kepada Direktur Jenderal Perhubungan Udara sebagai Focal Point dari Pemerintah Indonesia (Kementerian), sebagai pintu utama komunikasi dan koordinasi dengan pihak Boeing.<br /><br />Diding menambahkan bahwa untuk menangani kerjasama Sumber Daya /Manusia (SDM) tersebut diserahkan kepada Setdijen Perhubungan Udara dan berkoordinasi dengan BPSDMP, untuk bidang kerjasama manufacturing dan desain diserahkan kepada PT Dirgantara Indonesia (PT DI), bidang maintenance diserahkan kepada GMF AeroAsia dan CNS/ATM Systems dan modernisasi atau penataan ruang udara diserahkan kepada Direktorat Navigasi Penerbangan.<br /><br />Hasil dari perumusan ini dalam akan dikemas dalam bentuk poroposal&nbsp; yang akan dibawa oleh tim Indonesia kepada Boeing Company untuk dirumuskan dan ditentukan mekanisme action yang akan dilakukan selanjutnya, ujar Atase Perhubungan Indonesia untuk Amerika, I Wayan Sudiartha.<br /><br />Wayan&nbsp; menambahkan bahwa dalam proposal tersebut pihak Indonesia dapat memberikan ketentuan-ketentuan khusus/requirement/dasar hukum offset dari pemerintah Indonesia terhadap kerjasama ini.<br /><br />Sebelumnya BOEING juga telah melakukan kerjasama offset sejenis dengan Negara Korea Selatan, Malaysia, dan Arab Saudi dalam bentuk Transfer of Technology (TOT), Counter &ndash;trade, asistensi dan kosultasi serta human resources development, ujar Wayan.<br /><br />Rapat Pembahasan Boeing Offset tersebut dihadiri oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian BUMN, Kementerian Perindustrian, BPPT serta stakeholder dari industri penerbangan Indonesia seperti; Garuda, GMF AeroAsia, PT Dirgantara Indonesia, IPTN, PT Pindad, Lion Air, dan Susi Air. <strong>(YS)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>TRANSPORTASI PUBLIK RAMAH LINGKUNGAN DIHARAPKAN KURANGI PEMANASAN GLOBAL</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/berita-umum/12706</link>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 18:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/berita-umum/12706</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/berita-umum/">Berita Umum</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="228" src="files/media/images/Menhub BMKG.JPG?w=200&h=228" alt="" />(Jakarta, 8/5/2012) Sektor transportasi diketahui menyumbang lebih dari seperempat total emisi karbon dioksida di seluruh dunia yang berdampak pemanasan global. &ldquo;Penciptaan transportasi publik yang ramah lingkungan dan mendorong penemuan proses pembakaran serta bahan bakar yang semakin efisien untuk teknologi transportasi diharapkan mewujudkan kontribusi sektor transportasi dalam perubahan iklim,&ldquo; demikian disampaikan Menteri Perhubungan E.E. Mangindaan saat membuka Rapat Koordinasi Nasional Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Jakarta, Selasa (8/5).<br />&nbsp;<br />Lebih lanjut, Menhub mengingatkan kembali komitmen Indonesia di forum internasional dalam mengatasi perubahan iklim yang menjadi permasalahan dunia. &ldquo;Komitmen Indonesia tersebut ditandai dengan partisipasi Indonesia untuk&nbsp; mereduksi emisi karbon sebesar 26%&nbsp; hingga tahun 2020,&ldquo; tambahnya. Menhub menyebutkan upaya mewujudkan komitmen Indonesia yaitu antara lain dengan ditetapkan Rencana Aksi Mitigasi dan Adaptasi Nasional, utamanya di bidang kehutanan dan energi.<br />&nbsp;<br />Menhub mengakui pengurangan emisi karbondioksida sebesar 26% pada tahun&nbsp; 2020 merupakan tantangan yang berat. Jumlah pertambahan noktah transportasi dan kenaikan emisi dari semua sektor&nbsp; sangat sulit ditangani. &ldquo;Saya berharap BMKG dapat terlibat secara langsung maupun tidak langsung melalui Measurement, Reporting and Verification (MRV).&nbsp; Sarana dan prasarana untuk kegiatan tersebut tentunya telah tersedia. Demikian pula,&nbsp; perluasan untuk mencakup berbagai sektor-sektor pembangunan yang rentan terhadap perubahan iklim harus terus dilakukan,&ldquo; harapnya.<br />&nbsp;<br />Menhub berpesan agar hasil prakiraan BMKG&nbsp; yang memiliki peranan strategis khususnya dunia transportasi terus ditingkatkan dengan tepat dan handal serta hasilnya tersebar bagi seluruh stakeholder dengan tepat waktu. &ldquo;Untuk mencapai&nbsp; semua itu,&nbsp; saya minta agar anggaran yang tersedia dapat diprioritaskan untuk modernisasi fasilitas pendukung dengan memperhatikan aspek efisiensi dan efektivitas serta sikap hati-hati dan dilakukan penghematan, &ldquo;pungkasnya.<br />&nbsp;<br />Rakornis BMKG tersebut dihadiri oleh Kepala dan para pejabat di lingkungan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, Kepala Basarnas, perwakilan Kemenristek, PNPB, dan BPPT. <strong>(ARI)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>MATERI BAHAYA NARKOBA MASUK DALAM PEMBINAAN PENGEMUDI ANGKUTAN UMUM</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/12707</link>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 17:30:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/12707</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/">Direktorat Jenderal Perhubungan Darat</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="150" src="files/media/images/Bus-Akap2.jpg?w=200&h=150" alt="" />(Bogor, 9/5/2012) Permasalahan kemacetan lalu lintas, permasalahan angkutan umum, dan permasalahan keselamatan lalu lintas masih mendominasi permasalahan transportasi di Jakarta dan kota-kota besar di Indonesia sampai dengan saat ini dan masih belum ditemukan solusi yang efektif. Permasalahan keselamatan lalu lintas yang utama adalah masalah kecelakaan lalu lintas. Kecelakaan terjadi sebagai akibat kombinasi banyak faktor, baik sistem, infrastruktur, sarana-prasarana maupun sumber daya manusia transportasi itu sendiri.<br /><br />Salah satu upaya pemerintah untuk memperbaiki dan mengembangkan sumber daya manusia dalam berlalu lintas adalah melalui pembinaan kepada pengemudi angkutan umum. &ldquo;Kegiatan pembinaan terhadap pengemudi angkutan umum ini dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kompetensi pengemudi angkutan umum, baik dari skill, knowledge, dan attitude-nya,&rdquo; ujar Hotma Simanjuntak, Direktur Keselamatan Transportasi Darat Ditjen Perhubungan Darat pada Rabu (9/5/2012) ketika membuka Acara Kegiatan Program Aksi Peningkatan Kualitas Mental dan Disiplin Pengemudi Angkutan Umum Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP)/Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) tahun 2012 di Gondangdia Hotel, Bogor, Jawa Barat.<br /><br />&rdquo;Diharapkan melalui pembinaan ini, dapat mengubah pola pikir pengemudi tentang arti pentingnya keselamatan,&rdquo; tambah Hotma. Dalam kegiatan ini, pengemudi akan diberikan materi-materi terkini sesuai dengan dinamika sosiologi masyarakat dan kompleksitas permasalahan yang dihadapi sehari-hari di jalanan, di antaranya materi tentang tanggap darurat kecelakaan dari Palang Merah Indonesia (PMI). <br /><br />Pada tahun 2012 ini, untuk pertama kalinya materi tentang bahaya penggunaan narkotika dan obat-obatan terlarang (narkoba) akan diberikan kepada para pengemudi peserta Program Aksi, sebagai wujud kerjasama Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan dengan Badan Narkotika Nasional (BNN). &ldquo;Kerjasama dengan BNN ini merupakan respon pemerintah terhadap fenomena yang akhir-akhir ini terjadi, berkaitan dengan bahaya dampak penggunaan narkoba terhadap keselamatan lalu lintas,&rdquo; tegas Hotma. &ldquo;Harus segera dilakukan langkah-langkah preventif melalui koordinasi dengan semua pihak, baik melalui edukasi dan kegiatan semacam proaksi ini&rdquo;, tambahnya.<br /><br />Kegiatan Program Aksi Peningkatan Kualitas Mental dan Disiplin Pengemudi Angkutan Umum Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP)/Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) tahun 2012 di Gondangdia Hotel, Bogor, Jawa Barat ini direncanakan akan berlangsung selama tiga hari sampai dengan tanggal 11 Mei 2012.<br /><br />Untuk mewujudkan keselamatan jalan, dibutuhkan komitmen dari semua pihak, baik pemerintah, sektor swasta, maupun masyakarat. Mulai saat ini merupakan saat untuk bertindak menyelamatkan kehidupan bangsa melalui berbagai upaya perbaikan, baik perbaikan infrastruktur, perbaikan sistem, maupun perbaikan sumber daya manusia. <strong>(RS)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>THE 23RD ASEAN TFWG DI MALAYSIA: INDONESIA HARUS REVITALISASI NTTCC</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/berita-umum/12702</link>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 17:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/berita-umum/12702</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/berita-umum/">Berita Umum</category>
		<description><![CDATA[<p ><img align="left" width="200" height="201" src="files/media/images/logo asean cuy.jpg?w=200&h=201" alt="" />(Jakarta, 09/05/2012) Indonesia harus merevitalisasi <em>National Transit Transport Coordinating Committee </em>(NTTCC) yang ada. Hal ini mengemuka sebagai hasil dari rangkaian pertemuan ke-23 <em>The ASEAN Transport Facilitation Working Group</em> (TFWG) yang telah diselenggarakan awal Mei 2012 lalu di Kuala Lumpur, Malaysia.</p><p >Memperhatikan perkembangan yang ada, Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) belum masuk ke dalam NTTCC. Oleh karena itu, ke depannya NTTCC Indonesia yang telah dibentuk berdasarkan Keputusan Menteri Perhubungan pada tahun 2001, harus mengalami revitalisasi. Lembaga NTTCC ini nantinya merupakan lembaga yang bertanggungjawab dalam mengeluarkan izin kendaraan bermotor yang melewati batas antar negara (cross border), baik perjanjian di bawah AFAFGIT, AFAMT, AFAFIST, maupun nantinya <em>Cross Border Transport of Passenger</em>.</p><p >The 23rd ASEAN TFWG memutuskan bahwa setiap negara anggota ASEAN diminta untuk meng-<em>update</em> perkembangan <em>National Transit Transport Coordinating Committee</em> (NTTCC) di masing-masing negara. NTTCC ini harus telah ada di setiap negara anggota ASEAN, sebagai pelaksanaan dari Article 29 (1) di bawah <em>ASEAN Framework Agreement on the Facilitation of Goods in Transit </em>(AFAGIT).</p><p >Rangkaian pertemuan TFWG tersebut terdiri atas Pertemuan <em>The 11th Forum on the Operationalisation of ASEAN Transport Facilitation Agreements</em> dan Pertemuan The 23rd ASEAN TFWG, yang membahas berbagai upaya yang perlu dilakukan oleh negara-negara di kawasan regional ASEAN dalam upaya mengimplementasikan berbagai kesepakatan di bidang fasilitasi transportasi, antara lain : A<em>SEAN Framework Agreement on Facilitation Goods in Transit</em> (AFAFGIT), <em>ASEAN Framework Agreement on Multimodal Transport</em> (AFAMT), dan <em>ASEAN Framework Agreement on the Facilitation of Inter-State Transport </em>(AFAFIST).</p><p ><strong>Inventarisasi rest area dan parking facilities</strong></p><p >Hasil lainnya dari pertemuan tersebut, dicapai kesepakatan bahwa setiap negara ASEAN agar menyampaikan kepada Sekretariat ASEAN mengenai inventarisasi <em>rest area</em> dan <em>parking facilities</em> di rute-rute yang termasuk dalam Protokol 1 AFAFGIT sebelum 31 Agustus 2012. Terkait hal ini, Indonesia melalui Kementerian Perhubungan harus berkoordinasi dengan sektor terkait untuk mempersiapkan inventarisasi <em>rest area</em> dan <em>parking facilities</em> di Indonesia.</p><p >Melalui hasil pembahasan Pertemuan <em>The 11th Forum on the Operationalisation of ASEAN Transport Facilitation Agreements</em> dan The 23rd ASEAN TFWG ini, Kementerian Perhubungan diharapkan untuk lebih meningkatkan koordinasi lintas sektoral mengingat fasilitasi transportasi menyangkut hal-hal yang lebih teknis dan melibatkan kewenangan sektor lain, seperti kepabeanan, infrastruktur, karantina dan kebijakan perdagangan.</p><p >Rangkaian Pertemuan The 23rd ASEAN TFWG dibuka oleh Ms. Rohaini Mohd. Yusuf, <em>Undersecretary Ministry of Transportation Malaysia</em>, dan dihadiri oleh seluruh delegasi negara anggota ASEAN, M<em>inistry of Land, Infrastructure, Transport, and Tourism</em> (MLIT) Jepang, <em>ASEAN Secretariat</em>, dan A<em>SEAN Federation of Forwarders Association</em> (AFFA). <strong>(RS)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>TEROBOSAN ANGKUTAN UMUM JADI PRIORITAS KEMENHUB TAHUN 2012</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/12674</link>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 08:05:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/12674</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/">Direktorat Jenderal Perhubungan Darat</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="150" alt="" src="files/media/images/Bus-Akap2.jpg?w=200&h=150" />(Jakarta, 7/5/2012) Prioritas Kementerian Perhubungan pada tahun 2012 adalah melakukan terobosan pembenahan angkutan umum, khususnya penyediaan angkutan umum sebagai urat nadi perekonomian bangsa, yang lebih memperhatikan aspek keselamatan. Demikian disampaikan Dirjen Perhubungan Darat, Suroyo Alimoeso, ketika membuka Semiloka Peningkatan Pelayanan Angkutan Jalan Tahun 2012 yang telah diselenggarakan pada 3 Mei 2012 lalu di Pangeran Beach Hotel, Padang, Sumatera Barat.<br /><br />&ldquo;Perlu ditekankan bahwa keselamatan transportasi jalan adalah tanggung jawab bersama karena itu kita perlu membangun semangat gotong royong untuk mencegah kecelakaan di jalan, khususnya yang melibatkan kendaraan angkutan umum&rdquo;, tegas Dirjen Suroyo. <br /><br />Memperhatikan suasana penyelenggaraan angkutan umum di wilayah Sumatera yang memiliki karakteristik dan tantangan yang berbeda dengan wilayah lainnya, termasuk pelayanan angkutan antar kota, yang ditandai dengan berpindahnya para penumpang bus-bus AKAP maupun AKDP ke pelayanan yang lain, seperti : sepeda motor, angkutan travel bahkan sebagian masih ada yang masih illegal, maka dirasakan perlu diselenggarakan Semiloka Peningkatan Pelayanan Angkutan Jalan Tahun 2012 di Padang, Sumatera Barat. <br /><br />Semiloka Peningkatan Pelayanan Angkutan Jalan Tahun 2012 ini bertujuan sebagai upaya meningkatkan pelayanan dan keselamatan angkutan jalan dengan jalan peningkatan kualitas dan kinerja pelayanan angkutan umum kepada masyarakat, khususnya angkutan AKAP, angkutan AJAP dan angkutan pariwisata, demi terciptanya jasa pelayanan transportasi yang tertib, selamat, tepat waktu dan dengan tarif yang terjangkau. Semiloka ini dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Perhubungan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Pulau Sumatera. <br /><br />&ldquo;Untuk mendorong agar angkutan umum lebih diminati masyarakat, hanya dapat dilakukan dengan pengoperasian angkutan umum yang efektif dan efisien,&rdquo; tandas Suroyo. Untuk mendukung hal tersebut, Pemerintah telah mempersiapkan beberapa regulasi sebagai landasannya, di antaranya adalah Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, yang memuat norma-norma baru dalam penyelenggaraan angkutan jalan, seperti : standar pelayanan angkutan orang, penyusunan rencana umum jaringan trayek, angkutan massal, angkutan multimoda, subsidi angkutan di bidang angkutan, industri jasa angkutan, dan sebagainya. <br /><br />Dengan terselenggaranya pertemuan ini, diharapkan dapat menghasilkan butir-butir pemikiran untuk peningkatan pelayanan angkutan jalan, seperti peningkatan keselamatan, peningkatan pelayanan angkutan kepada masyarakat, serta peningkatan ketahanan usaha angkutan di wilayah Sumatera. <strong>(RS)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>JALAN ALTERNATIF DIMINTA DISIAPKAN UNTUK ANGKUTAN LEBARAN 2012</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/12673</link>
		<pubDate>Wed, 09 May 2012 08:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/12673</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perhubungan-darat/">Direktorat Jenderal Perhubungan Darat</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="150" alt="" src="files/media/images/jalanraya.jpg?w=200&h=150" />(Jakarta, 8/5/2012) Pada hakekatnya ruas-ruas jalan yang dalam perbaikan, pada saat lebaran nanti harus dalam kondisi fungsional. Sedangkan untuk jalan alternatif yang merupakan ranah dari Dinas Bina Marga Propinsi agar bisa dikoordinasikan lebih lanjut. Pengalaman kita beberapa tahun terakhir ini, jalan-jalan alternatif pada masa lebaran fungsinya menjadi sama seperti jalur utama.&nbsp; Rambu kurang saja itu sudah menjadi masalah, apalagi kalau kondisi fisik jalannya tidak baik. &ldquo;Jalur alternatif pada masa lebaran tolong disiapkan, seandainya tidak sebaik yang diharapkan, paling tidak itu bisa fungsional.&rdquo; Demikian disampaikan Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Sudirman Lambali ketika memimpin rapat persiapan prasarana angkutan lebaran 2012 di Kantor Pusat Kemenhub, Jakarta (7/ 5/2012) kemarin.<br /><br />Ditjen Perhubungan Darat sebagai koordinator angkutan lebaran mengadakan rapat dengan berbagai stakeholder terkait. Rapat tersebut membahas mengenai kesiapan prasarana jalan menjelang angkutan lebaran 2012. Hadir dalam rapat tersebut diantaranya dari Kementerian PU, Basarnas, BMKG, Korlantas Polri dan Dinas Perhubungan daerah. Berbagai permasalahan seputar kesiapan prasarana untuk angkutan lebaran dibahas, seperti misalnya jalan alternatif, pasar tumpah, pemudik sepeda motor, dan pengaturan angkutan barang pada masa lebaran.<br /><br />Mengenai pasar tumpah, pemerintah kabupaten/kota perlu diinstruksikan untuk melakukan penanganan. Ada beberapa daerah yang sudah melakukan penanganan. &ldquo;Jadi petugas datang lebih awal dari pedagang, kalau pedagang datang duluan itu susah disuruh minggir,&rdquo; ujarnya. Beberapa daerah memang sudah melakukan itu, tapi ternyata tetap macet. Hal ini disebabkan karena, pedagang sudah tertib, tapi penyeberang jalannya yang tidak tertib.&nbsp; Diperlukan kerjasama para petugas di lingkup pemerintah daerah antara Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Kepolisian, bisa bersama-sama melakukan pengaturan tersebut sehingga permasalahan pasar tumpah bisa teratasi.<br /><br />Berkaitan dengan sepeda motor, salah satu upaya dari pemerintah pusat adalah dengan mudik gratis yang mengangkut sepeda motor. Tahun 2011 lalu telah dilakukan mudik gratis tujuan Semarang dengan kapal laut dan sepertinya banyak diminati. Rencananya, tahun 2012 ini akan ditambah freksuensinya. &ldquo;Tahun ini kita akan tambah frekuensinya yang ke Semarang dan juga sampai ke Jawa Timur,&rdquo; kata Sudirman.&nbsp; <br /><br />Kemudian mengenai angkutan barang, beberapa tahun terakhir ini pengusaha AMDK (Air Minum Dalam Kemasan) menuntut untuk dimasukkan statusnya menjadi bahan strategis. Di beberapa tempat, kebutuhan air bersih untuk konsumsi rumah tangga memang sulit didapatkan. Terlebih untuk air minum. Di daerah perkotaan, masyarakat menggantungkan kebutuhan air minum pada produk AMDK. &ldquo;Banyak keluhan dari masyarakat,pada masa lebaran ternyata kebutuhan akan AMDK meningkat namun stoknya terganggu. Jadi untuk tahun ini mungkin kita akan mensiasati dengan memberikan ijin khusus pada mereka,&rdquo; tambahnya.<br /><br />Disepakati pada H-10 kegiatan yang pembangunan prasarana jalan yang berpotensi mengganggu kelancaran lalu lintas harus dihentikan. Kondisi prasarana jalan dan jembatan menjelang lebaran harus dalam kondisi siap operasional namun seandainya belum harus siap difungsikan. Kemudian pengaturan terhadap daerah rawan macet dilakukan secara situasional, diserahkan ke daerah masing-masing untuk menentukan metode-metode yang tepat. Kebutuhan terhadap rambu dan penerangan jalan umum harus bisa dipenuhi sebelum H-10.&nbsp; &ldquo;Peta mudik lebaran akan segera disiapkan, disitu akan memuat informasi berkaitan dengan apa yang diperlukan oleh para pemudik sesuai dengan kondisi existing. Nanti akan kita perbaiki dan kita sempurnakan,&ldquo; jelas Sudirman. Diharapkan jauh hari sebelum H-7 sudah bisa didistribusikan dengan penanganan pendistribusian yang lebih baik sehingga bisa sampai kepada pemudik pada saatnya dan bisa digunakan dengan sebaik-baiknya.<br /><br />Direncanakan rapat koordinasi angkutan lebaran antar instansi akan dilakukan pada akhir Mei atau awal Juni. Dalam rapat tersebut akan diundang Kementerian-kementerian terkait dan kepala-kepala daerah untuk membahas lebih lanjut mengenai persiapan angkutan lebaran 2012. <strong>(CAS)</strong></p>]]></description>
	</item>
	<item>
		<title>HINDARI BANYAK PENGGUSURAN, JALUR GANDA DI TANDES DIGESER</title>
		<link>http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perkeretaapian/12656</link>
		<pubDate>Tue, 08 May 2012 09:00:00 +0700</pubDate>
		<guid isPermaLink="true">http://www.dephub.go.id/read/berita/direktorat-jenderal-perkeretaapian/12656</guid>
		<dc:creator>PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK</dc:creator>
		<category domain="http://www.dephub.go.id/view/berita/direktorat-jenderal-perkeretaapian/">Direktorat Jenderal Perkeretaapian</category>
		<description><![CDATA[<p><img align="left" width="200" height="150" alt="" src="files/media/images/doubletrack rangkasbitung.jpg?w=200&h=150" />(Jakarta, 7/5/2012) Pemerintah ingin membangun tanpa harus menimbulkan kerugian pada masyarakat. Oleh karenanya, dalam melakukan pembangunan, pemerintah senantiasa berusaha untuk meminimalisir hal-hal yang kemungkinan akan merugikan masyarakat.</p><p>Salah satunya adalah dalam pembangunan jalur ganda Utara Jawa yang terbentang dari Cirebon hingga Surabaya sepanjang 432 kilometer. Satuan Kerja (Satker) Jatim Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan memilih untuk menggeser jalur ganda yang akan dibangun dari desain yang sudah ada, daripada menggusur puluhan pemukiman penduduk.</p><p>Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Tundjung Inderawan pada press background di Jakarta Senin (7/7) mengatakan, pemerintah terpaksa melakukan pergeseran jalur ganda yang akan dibangun di sekitar kawasan Tandes, Surabaya. Hal ini dilakukan guna meminimalisir terjadinya penggusuran pada rumah-rumah penduduk.</p><p>Dijelaskan oleh Tundjung terjadinya pergeseran jalur beberapa meter ke arah selatan dari desain yang ada itu terpaksa dilakukan untuk meminimalisir terjadinya penggusuran. Disamping adanya permintaan dari Walikota Surabaya Tri Rismaharini karena daerah tersebut merupakan kawasan pemberdayaan masyarakat yang menjadi percontohan skala nasional.</p><p>Risma, panggilan akrab Walikota Surabaya ini menjelaskan kepada Tundjung bahwa di kawasan Tandes dan sekitarnya merupakan kawasan proyek percontohan pemberdayaan masyarakat tingkat nasional. Masyarakatnya mengolah limbah sampah menjadi produktif yang berguna bahkan memiliki nilai ekonomis. Bahkan di kawasan tersebut juga dijadikan kawasan percontohan di bidang lingkungan.</p><p>&lsquo;&rsquo;Dengan pertimbangan tersebut, &nbsp;maka pembangunan jalur ganda terpaksa digeser beberapa meter ke selatan atau ke arah pemakaman umum,&rsquo;&rsquo; jelas Tundjung. &nbsp;</p><p>Lintasan jalur ganda Tandes-Surabaya Pasar Turi, penduduknya sangat padat. Mereka menempati lahan-lahan di sepanjang bantaran rel kereta api. Dengan adanya pembangunan jalur ganda ini, maka mau tidak mau harus menggusur rumah-rumah penduduk yang sejatinya menempati tanah milik PT Kereta Api.</p><p>Padahal desain yang ada, membutuhkan lahan yang lebih luas dibandingkan lahan yang ada sekarang ini. Konsekuensinya adalah harus menggusur puluhan rumah penduduk. &lsquo;&rsquo;Nah untuk meminimalisir penggusuran rumah penduduk ini maka jalurnya agak digeser ke arah selatan. Meski tidak bisa menghindari penggusuruan tapi jumlah pemukiman yang digusur setidaknya lebih sedikit. Kami tidak ingin membangun tapi menyengsarakan masyarakat,&rsquo;&rsquo; tegas Tundjung.</p><p>Untuk menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan sehubungan dengan pembangunan jalur ganda ini, sejak awal satuan kerja Jawa Timur secara terus menerus melakukan sosialisasi. Tentunya dengan mengharapkan pengertian masyarakat bahwa pembangunan jalur ganda Utara Jawa ini untuk kepentingan masyarakat, dan tentunya kepentingan nasional.</p><p>Karena pembangunan jalur ganda Utara Jawa ini memberikan banyak dampak positif. Seperti meningkatkan kapasitas lintas jalur kereta api dari 64 kereta per hari menjadi 200 kereta per hari. Meningkatkan arus barang dari 5000 TeUS menjadi 15.000 TeUS per minggu dan tentunya mengurangi kepadatan dan kerusakan jalan.</p><p>Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah mempercepat waktu tempuh. &lsquo;&rsquo;Jakarta Surabaya yang saat ini ditempuh dengan waktu antara 10-12 jam, dengan adanya jalur ganda nanti waktu tempuhnya menjadi 8,5 jam saja,&rsquo;&rsquo; jelas Tundjung. <strong>(JO)</strong></p>]]></description>
	</item>
</channel>
</rss>
