Atase Perhubungan Belanda

Attending commemoration of 25 yrs of Steam train Katwijk-Leiden Museum


Dipublikasikan: Rabu, 13 Juni 2018
Jumlah Dilihat: 488 kali

Jumat 8 Juni 2018 mewakili Dubes KBRI Den haag menghadiri peringatan 25tahun berdirinya museum steam trein Katwijk-Leiden. Peringatan ini dihadiri oleh Walikota Katwijk Mr. Vissen.


Museum ini di kelola oleh yayasan Peter van de Ham memiliki koleksi 80 lokomotif diesel dan 22 lokomotif uap serta 260 gerbong dan kereta. museum ini berhasil merestorasi lokomotif2 uap yg berumur lebih dr 100th sehingga dapat dioperasikan untuk tujuan wisata di kawasan museum dengan track narrow gauge sepanjang 4km.


Semua pekerja di museum ini adalah sukarelawan (tidak dibayar) yg saat ini berjumlah 120 orang. Pada tahun 2017 museum ini dikunjungi oleh 25.000 pengunjung. Museum ini berada di wilayah kota Katwijk di tepi danau tapi tidak begitu jauh dr kota Leiden sehingga museum ini di beri nama Museum steam trein Katwijk-Leiden. Museum ini termasuk museum dengan koleksi terbesar di Eropa. Pembandingnya adalah Feldbahnmuseum di Frankfurt Jerman yang memiliki koleksi 18 lokomotif uap dan 44 lokomotif diesel dengan 135 sukarelawan.

Museum ini memiliki hubungan yg sangat erat dengan Indonesia. Restorator museum ini Mr.Gerard de Graaf sering datang ke indonesia untuk memberikan presentasi dan kuliah tentang smallspoor di Indonesia dan juga untuk menggali dokumentasi sejarah lokomotif uap di kantor Arsip National Indonesia (ANRI). Di samping itu museum ingin mendatangkan lokomotif tahun 1922 dan 1924 dari Indonesia yg sudah tidak dipergunakan lagi, yg saat ini posisinya ada d PTP wilayah Jawa Timur. Pihak museum sudah menyiapkan proses pengangkutan lokomotif tersebut dari indonesia ke Belanda serta rencana detail proses restorasi. Namun sejak tahun 2016 sampai sekarang persetujuan untuk hibah lokomotif tersebut belum tuntas. Pihak museum berharap proses persetujuan segera bisa selesai karena ijin prinsip dari Menteri BUMN sudah mereka terima. KBRI Den haag dari awal memfasilitasi proses hibah lokomotif tersebut.