Atase Perhubungan Belanda

Pertemuan bilateral working grup transport dan infrastrktur antara Indonesia Russia ke 3 di Moskow


Dipublikasikan: Kamis, 26 Juli 2018
Jumlah Dilihat: 616 kali

Pada hari selasa dan rabu tanggal 24 dan 25 Juli 2018 telah dilaksanakan pertemuan bilateral working grup transportasi dan infrastruktur antara Indonesia dan Russia di kementerian Transportasi Russia di Moskow. Pada pertemuan tersebut dibahas beberapa poin kerjasama bidang transportasi yang meliputi (a) kerjasama bidang penerbangan sipil, (b) kerjasama bidang perkeretaapian,(c) kerjasama bidang maritim, (d) kerjasama bidang pendidikan, pelatihan dan joint research serta penyusunan draft Memorandum of Understanding. Pembahasan materi-materi kerjasama berlangsung dalam suasana konstruktif dan sama-sama berkomitmen untuk menemukan kesepakatan-kesepakatan sebagai dasar untuk implementasi lebih lanjut.

Delegasi Russia yg dipimpin oleh Wakil Menteri Transportasi Mr. Alan Valerievich menyampaikan bahwa Indonesia adalah partner strategis bagi Russia dan kerjasama dengan Indonesia merupakan prioritas bagi Russia. Untuk itu Russia tetap berkomitment untuk berinvestasi untuk pembangunan infrastruktur kereta api di Kalimantan Timur terlepas masih adanya beberapa hambatan yang perlu di selesaikan. Mr.Valerievich juga menginginkan segera bisa terwujud penerbangan langsung antara Moskow dan Jakarta untuk itu Russia berkomitmen akan segera menyelesaikan amandemen perjanjian penerbangan sipil (Civil Aviation Agreement) antar kedua negara. Disamping itu Russia juga menawarkan kerjasama dalam sertifikasi pesawat udara. Sementara itu Staf Ahli Menteri Perhubungan RI dalam sambutan balasanya menyampaikan bahwa Russia adalah mitra strategis bagi Indonesia yang ditandai dengan kunjungan Presiden Jokowi ke Russia dan pertemuan kedua kepala negara di berbagai sidang multilateral. Saat ini Indonesia sedang menggalakan pembangunan infrastruktur termasuk infrastruktur transportasi dimana investor-investor dari negara sahabat seperti Russia dapat ikut berpastisipasi. Prasetyo juga menyampaikan bahwa Indonesia ingin belajar dari Russia yang sudah sangat tentang teknologi di bidang transportasi dan pengelolaannya. Pemerintah Indonesia sudah melakukan reformasi yang signifikan di bidang regulasi untuk memberikan kemudahan bagi para investor dan memberikan jaminan keamanan berinvestasi.

Kedua belah pihak sepakat untuk segera menyelesaikan draft Memorandum of Understanding yang akan menjadi roadmap bagi kedua negara untuk mengembangkan kerjasama lebihlanjut secara lebih efektif, melalui jalur diplomatik dan diharapkan bisa ditandatangani pada pertemuan bilateral selanjutnya yang akan diselenggarakan di Indonesia pada tahub 2019.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan penandatanganan agreed minutes of meeting antara wakil menteri transportasi Russia Mr. Alan Valerievich dengan stah ahli menteri perhubungan RI Bidang teknologi, energi dan lingkungan Bapak Prasetyo Buditjahjono.