PARIAMAN - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengharap nantinya lulusan Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Sumatera Barat dapat bersaing dan menjadi pelaut yang disegani di kancah internasional. Hal tersebut disampaikan Menhub saat meresmikan Politeknik Pelayaran Sumatera Barat, di Pariaman, Jumat (9/2).

"Saya harapkan nantinya lulusan dari Poltekpel Sumatera Barat dapat bersaing di kancah internasional sehingga dapat meningkatkan perekonomian Indonesia," harap Menhub Budi Karya

Untuk menunjang hal tersebut Menhub meminta kepada Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) untuk menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

"Saya minta kepada Kepala BPSDMP agar menjadikan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar agar taruna-taruni mampu bersaing dengan pelaut negata lain," pesan Menhub Budi Karya.

Sebagai informasi Poltekpel Sumatera Barat dibangun mulai tahun 2011 sampai 2017 dengan luas lahan 37,175 Ha dengan tujuan menyediakan sarana dan prasarana diklat pelayaran bagi masyarakarat Indonesia khususnya Sumatera Barat.

Kampus ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti Laboratorium, Simulator Nautika dan Teknika, Gedung Kelas, Fire Gorund, Asrama dan Water Pit.

Untuk program Poltekpel Sumatera Barat memiliki program Diklat Pembentukan (DP-IV) Nautika dan Teknika, Diklat Pembentukan (DP-V) Nautika dan Teknika, Diklat Keterampilan Keahlian Pelaut (DKP), Basic Safety Training (BST), Advance Fire Fighting (AFF).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Wantimpres Sidarto Danusubroto, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Budi Setiyadi, Kepala BPSDMP Djoko Sasono dan sejumlah unsur pemerintah daerah Kota Padang. (MM/TH/AL/BI)