Badan Penelitian dan Pengembangan

Menhub : Badan Litbang Harus Dapat Berperan Dan Memposisikan Diri Sebagai Center Of Knowledge

Biro Komunikasi dan Informasi Publik - Rabu, 18 April 2018
Jumlah Dilihat: 631 kali

JAKARTA – Perkembangan globalisasi dan sistem informasi teknologi digitalisasi memunculkan peluang dan tantangan baru di bidang ekonomi dan transportasi. Untuk menghadapi tuntutan perkembangan tersebut dibutuhkan kesiapan sumber daya manusia, regulasi dan penguasaan teknologi di era globalisasi. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan Badan Penelitan dan Pengembangan (Litbang) Perhubungan sebagai bagian dari Kementerian Perhubungan memiliki tugas untuk meneliti serta mengkaji permasalahan dan mencari solusi untuk meningkatkan pelayanan, keselamatan dan keamanan transportasi.

“Setiap kebijakan transportasi yang akan ditetapkan harus didasari oleh suatu penelitian, untuk itu Badan Litbang Perhubungan harus dapat berperan dan memposisikan diri sebagai center of knowledge yang menjadi garda terdepan dalam mengolah kesiapan dan kemantapan dalam penetapan kebijakan-kebijakan strategis di lingkungan Kemenhub,” jelas Menhub saat membuka Rapat Koordinasi Teknis Penelitian dan Pengembangan Perhubungan di Jakarta, Rabu (18/4).

Melalui pelaksanaan rakornis ini Menhub berharap Badan Litbang Perhubungan dapat mempertajam sinergitas dan fokus-fokus prioritas program.

“Rakornis kali ini juga kita harapkan mempertajam sinergitas dan fokus kepada program kegiatan di Badan Litbang untuk tahun ini dan tahun depan dan sekali lagi kita harapkan ada quick wins, dan itu akan memberikan suatu semangat bagi kita,” terang Menhub.

Menhub juga mendorong adanya penyelenggaraan lomba Transhub Challenge (Transportation Startup Competition) yang dapat memberikan alternatif solusi yang inovatif terhadap berbagai permasalahan tranportasi.

“Dengan adanya lomba tersebut diharapkan diperoleh alternatif berbagai solusi baru di sektor transportasi dari kalangan muda yang merintis dan pelaku start up, maupun mahasiswa dari berbagai Perguruan Tinggi,” harap Menhub.

Selanjutnya, hasilnya Rakornis ini dapat diimplementasikan dan dimanfaatkan bagi Kementerian Perhubungan dan masyarakat.

“Saya pesan agar lebih kreatif dan original semoga ide kalian bisa memberikan sesuatu bagi negeri,” tutup Menhub.

Rakornis ini diikuti kurang lebih 200 peserta yang terdiri dari para pejabat pemerintah di lingkungan Kementerian Perhubungan, Kepala Dinas Perhubungan Propinsi, Perguruan Tinggi, Dewan Pakar Transportasi, serta Asosiasi yang terkait dengan penyelenggaraan pelayanan jasa transportasi dan juga para perwakilan mahasiswa dan kaum muda yang bergerak dalam bidang pengembangan transportasi, big data dan start up. (EK/TH/LP/BI)