JAKARTA - Para Relawan dan Yayasan Kemanusiaan yang ingin menggunakan kapal dari dan menuju ke Pelabuhan Pantoloan, Palu akan mendapatkan keringanan berupa potongan harga tiket kapal kelas ekonomi. Kementerian Perhubungan melalui Ditjen Perhubungan Laut c.q Direktorat Lalu Lintas Angkutan Laut, telah mengeluarkan surat edaran agar PT Pelni melakukan pemotongan harga tiket kapal kelas ekonomi maksimal 20 persen untuk rute dari dan ke Pelabuhan Pantoloan Palu.

"Ini dilakukan untuk mendukung transportasi pasca bencana nasional," jelas Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Baitul Ihwan, di Jakarta, Minggu (7/10).

Pemotongan harga tiket berlaku untuk seluruh pelayaran dari dan menuju ke Pelabuhan Pantoloan Palu. Pemotongan harga tiket ini juga dilakukan guna membantu para relawan atau dari yayasan kemanusiaan yang akan datang untuk meringankan beban pasca musibah gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan daerah sekitarnya.

"Diharapkan dengan adanya hal ini, para relawan yang akan datang untuk membantu para warga Palu dan daerah sekitarnya menjadi lebih mudah," ujar Baitul.

Selain melakukan pemotongan harga untuk tiket kapal penumpang, Kementerian Perhubungan juga meminta PT Pelni untuk menyelenggarakan angkutan bantuan kemanusiaan yang akan dikirimkan guna membantu korban gempa di Sulawesi Tengah. Terdapat 9 kapal yang akan di gunakan untuk mengangkut bantuan logistik ini diantaranya adalah KM. Dobonsolo, KM. Ciremai, KM. Lambelu, KM. Labobar, KM. Binaiya, KM. Egon, KM. Camara Nusantara 1 & 3, dan 1 kapal Tol Laut KM. Logistik Nusantara (Lognus) 1.

"PT Pelni juga diminta untuk membantu distribusi bantuan logistik kepada korban gempa dan tsunami di Palu. Sudah disiapkan 9 kapal untuk mengangkut logistik ini," tutup Baitul. (LNM/RDL/RK/BI)