(Jakarta, 29/7/2010) Menteri Perhubungan Freddy Numberi mengaku senang jika ada wartawan yang mengkritik kinerja dirinya dan para pejabat di bawahnya melalui pemberitaan. Hal itu dinilai Menhub sebagai salah satu bentuk perhatian wartawan dalam menjalankan perannya mengawal laju pemerintahan yang bertanggung jawab kepada masyarakat.
”Kritik itu bagus untuk evaluasi agar kami bisa memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Tetapi, wartawan harus jujur dan berimbang dalam membuat berita. Kalau buruk, silakan ditulis buruk. Tetapi kalau ada yang baik, tentunya harus juga dikatakan baik,” ujarnya saat menerima perwakilan Forum Wartawan Perhubungan di ruang kerjanya, Kamis (29/7).
Menhub menegaskan, dirinya tidak akan pernah marah atau merasa dirugikan ketika muncul pemberitaan dalam sebuah media yang mengevaluasi kinerja dirinya maupun institusinya. ”Apa pun yang wartawan lihat dan ketahui silakan tulis, dan saya akan sangat berterima kasih. Karena kalau beritanya bagus terus, itu berarti tidak ada evaluasi. Misalnya wartawan ada birokrasi pelayanan yang terlalu bertele-tele atau menyulitkan masyarakat, tulis saja,” imbuhnya.
Sejalan dengan itu, Menhub mengimbau para pejabat di bawahnya agar juga tidak anti terhadap kritikan yang disampaikan wartawan melalui pemberitaan. Sedianya, tegas Menhub, evaluasi tersebut digunakan oleh pejabat bersangkutan untuk memperbaiki diri dalam upaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. ”Kalau kita tidak mau dievaluasi, itu berarti kita tidak mau memperbaiki diri. Kalau begitu, pejabat itu tidak benar dan tidak layak jadi pejabat,” tukasnya.
Kemudian, terkait dengan rencana Lokakarya Jelang Pelaksanaan Masa Angkutan Lebaran 2010 yang akan diselenggarakan Forum Wartawan Perhubungan di bandung, 31 Juli – 1 Agustus mendatang, Menhub juga mengaku sangat merespons kegiatan tersebut. Bahkan Menhub menegaskan kesiapannya untuk hadir dalam acara tersebut. Karena menurutnya, forum-forum seperti itu merupakan media yang tepat bagi dirinya dan para pejabat pemerintah untuk berinteraksi dengan para jurnalis dalam mencari masukan dan mengevaluasi kualitas pelayanan yang diberikan. ”Itu bagus. Kegiatan-kegiatan seperti ini sangat saya dukung. Saya akan hadir,” tegas Menhub. (DIP)








(Jakarta, 3/2/2012) Kantor perwakilan Indonesia untuk ICAO secara resmi telah dibuka kembali (reopening). Peresmian Kantor Kepentingan Indonesia di ICAO dilakukan Wakil Menteri Perhubungan RI, Bambang Susantono dan Presiden ICAO (International Civil Aviation Organization), Roberto Kobeh Gonzalez, pada Kamis (2/2) siang sekitar pukul 11.00 waktu Montreal, Kanada, disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Kanada, Dienne H. Moehario.
(Bandar Lampung, 1/2/2012) Sekjen Kementerian Perhubungan M. Iksan Tatang didampingi Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan meresmikan Kereta rel diesel Indonesia (KRDI) Way Umpu senilai Rp33 miliar produksi PT INKA untuk dioperasikan di lintas Tanjung Karang-Blambangan Umpu, Lampung sepanjang 162 km.
(Lampung,1/2/12) Peningkatan pengembangan perkeretapian di Lampung sudah sangat dibutuhkan. Ada beberapa alasan yang digelontorkan agar jalur rel memiliki peran penting dalam sektor transportasi. Tingkat pelayanan angkutan jalan raya yang terus menurun karena jumlah kendaraan yang sangat tinggi tidak diimbangi dengan kapasitas jalan menjadi salah satu alasan perlunya pengembangan kereta api.