(Jakarta, 05/09/10) Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono, pada hari Minggu, 5 September 2010 pukul 10.15 WIB meninjau pelaksanaan Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010 (1431H) dikantor pusat Kementerian Perhubungan. Dalam kunjungan tersebut Menkokesra mendapatkan gambaran langsung akan jalannya kegiatan Angkutan Lebaran Tahun 2010 dari Menteri Perhubungan, Freddy Numberi dan Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010, Ir. Asril Syafei.
Dalam peninjauan tersebut, Menkokesra berkesempatan melihat langsung posko-posko yang tergabung dalam Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010. “Bisa diketahui dari sini tinggi gelombang yang terjadi?, tanya Menkokesra kepada petugas Posko BMKG. “Bisa Pak, karena keadaan cuaca dapat terpantau dari sini yang terkoneksi dengan Kantor Pusat BMKG, ketika terjadi gelombang tinggi akan kami sampaikan informasi sebagai early warning” ujar Eko Listiaji selaku petugas Posko BMKG.
Pada kesempatan tersebut pula, Menkokesra mendapat penjelasan dari Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010, Ir. Asril Syafei, mengenai visualisasi langsung yang ditampilkan dari view monitor CCTV yang tersebar dibeberapa terminal, stasiun kereta api, pelabuhan, bandara dan juga titik-titik jalan yang rawan mengalami kemacetan. Kemudian, pada saat berada di Posko Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, Menkokesra mendapat penjelasan mengenai system kinerja GPS yang terpasang di bus-bus yang melayani Angkutan Lebaran 2010. “Apakah semua Bus terpasang GPS?” tanya Menkokesra. “Untuk Angkutan Lebaran tahun 2010 ini GPS telah dipasang pada 150 armada bus dari 14 PO”, jelas petugas.
Diakhir kunjungannya, Menkokesra juga mengunjungi Posko Badan Litbang Perhubungan seraya menyampaikan masukan supaya kegiatan pada saat ini dapat menjadi bahan pembanding guna terselenggaranya Angkutan Lebaran yang lebih baik. (Nn)








(Jakarta, 3/2/2012) Kantor perwakilan Indonesia untuk ICAO secara resmi telah dibuka kembali (reopening). Peresmian Kantor Kepentingan Indonesia di ICAO dilakukan Wakil Menteri Perhubungan RI, Bambang Susantono dan Presiden ICAO (International Civil Aviation Organization), Roberto Kobeh Gonzalez, pada Kamis (2/2) siang sekitar pukul 11.00 waktu Montreal, Kanada, disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Kanada, Dienne H. Moehario.
(Bandar Lampung, 1/2/2012) Sekjen Kementerian Perhubungan M. Iksan Tatang didampingi Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan meresmikan Kereta rel diesel Indonesia (KRDI) Way Umpu senilai Rp33 miliar produksi PT INKA untuk dioperasikan di lintas Tanjung Karang-Blambangan Umpu, Lampung sepanjang 162 km.
(Lampung,1/2/12) Peningkatan pengembangan perkeretapian di Lampung sudah sangat dibutuhkan. Ada beberapa alasan yang digelontorkan agar jalur rel memiliki peran penting dalam sektor transportasi. Tingkat pelayanan angkutan jalan raya yang terus menurun karena jumlah kendaraan yang sangat tinggi tidak diimbangi dengan kapasitas jalan menjadi salah satu alasan perlunya pengembangan kereta api.