Berita    LEMBAGA KEPELAUTAN DIDORONG CETAK PELAUT DALAM WAKTU SINGKAT Print
LEMBAGA KEPELAUTAN DIDORONG CETAK PELAUT DALAM WAKTU SINGKAT

(Jakarta, 24/2/10) Lembaga-lembaga pendidikan kepelautan di lingkungan Badan Diklat Perhubungan Kementerian Perhubungan didorong untuk mencetak tenaga pelaut dalam waktu yang singkat untuk memenuhi kebutuhan tenaga pelaut yang tinggi. Demikian diungkapkan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono saat meresmikan enam fasilitas baru penunjang pendidikan kepelautan di Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta, Rabu (24/2).

Menurut Wamenhub, pemenuhan tenaga pelaut dalam kurun waktu yang cepat tersebut sebagai upaya untuk mendukung program International Maritime Organization (IMO) yang menetapkan tahun 2010 sebagai Year of The Seafarer. Terkait itu, IMO meminta seluruh negara-negara anggotanya, termasuk Indonesia sebagai salah satu anggota dewan organisasi tersebut, untuk menyikapinya dengan meningkatkan kuantitas dan kualitas pelaut sesuai perkembangan kepelautan dan pelayaran dunia.

”Peningkatan kuantitas pelaut juga harus diperhatikan guna menjawab kebutuhan pelaut yang semakin meningkat tiap tahunnya sehingga kekosongan pengawakan kapal di dunia maritim dapat terselesaikan. Saya mengimbau agar sekolah-sekolah kepelautan mencari terobosan dalam mencetak tenaga pelaut dalam waktu yang singkat tanpa mengesampingkan kualitas,” papar Wamenhub.

Selain itu, Wamenhub juga mengajak untuk mendukung program Go to Sea yang dikampanyekan oleh IMO dengan dengan meningkatkan minat dan memberikan kesempatan bagi putra-putri bangsa untuk menjadi pelaut. Pelaut profesional, menurutnya, hanya akan terbentuk sebagai hasil dari lembaga pendidikan dan pelatihan pelaut yang handal yang melengkapi seluruh unsur diklat yaitu pengajar, kurikulum dan peralatan penunjang.

”Saya optimis METI Project pada keenam UPT Diklat Perhubungan Laut ini mampu menjadi Kawah Candradimuka dan ujung tombak dalam melahirkan pelaut-pelaut handal dengan tetap mengacu pada Standar of Training Certification Watchkeeping for Seafarers (STCW) 1978 dan ratifikasinya serta perundang-undangan yang berlaku,” pungkasnya. (DIP)

Berita Terkait
Berita Terkini
DIBUTUHKAN RP. 117 TRILIUN KEMBANGKAN PELABUHAN DI INDONESIA

(Jakarta, 8/2/2012) Dalam rangka penguatan konektivitas nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di 6 koridor, dibutuhkan 117 triliun rupiah untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

Baca Selengkapnya
KAPAL PERINTIS DAN PENYEBERANGAN TERUS DITAMBAH

JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.

Baca Selengkapnya
PERISTIWA PENANGKAPAN PILOT DI SURABAYA, TINDAK LANJUT KERJASAMA KEMENHUB DAN BNN

(Jakarta, 6/2/2012) Peristiwa ditangkapnya pilot Lion Air di Surabaya oleh BNN beberapa waktu lalu merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kemenhub dan BNN dalam rangka menanggulangi penyalahgunaan dan pencegahan penyebaran narkoba di sektor transportasi.

Baca Selengkapnya
2012, ANGGARAN OPERASIONAL PENYEBERANGAN PERINTIS DIALOKASIKAN 140 M

(Manokwari, 05/02/2012) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada tahun 2012 ini mengalokasikan subsidi operasional untuk kapal penyebrangan sekitar Rp 140 miliar. Sementara itu untuk pembangunan 5 buah kapal disiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

 

Baca Selengkapnya
KEMENHUB SERAHKAN KMP NAPAN WAINAMI DAN KM SABUK NUSANTARA 32 DI MANOKWARI

(Manokwari, 06/02/2012)  Menteri Perhubungan EE Mangindaan meresmikan pengoperasian KMP Napan Wainami dan KM Sabuk Nusantara 32 di Pelabuhan Manokwari. KM Napan Wainami merupakan kapal penyebrangan yang akan melayani pelabuhan Manokwari-Wasior dan berakhir di Nabire. Waktu tempuh Manokwari-Wasior sekitar 11-12 jam sedangkan waktu tempuh Wasior-Nabire 13-14 jam dengan kecepatan rata-rata 11 knot/jam

Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MINITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 31 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 31 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 27 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 27 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 26 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 25 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 25 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 24 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 24 Januari 2011

Kolom Redaksi