• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Dephub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita  Badan Penelitian dan Pengembangan  PRIORITAS CETAK BIRU TRANSPORTASI ANTARMODA/MULTIMODA DIHARAPKAN SELESAIKAN MASALAH SISLOGNAS Print
PRIORITAS CETAK BIRU TRANSPORTASI ANTARMODA/MULTIMODA DIHARAPKAN SELESAIKAN MASALAH SISLOGNAS

(Jakarta, 3/6/2010) Prioritas yang ditetapkan dalam cetak biru transportasi antarmoda/multimoda diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan Sistem Logistik Nasional paling tidak sebesar 70%.  Demikian disampaikan Ketua Badan Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Kemenhub Denny Siahaan pada Round Table Discussion (RTD) yang bertema Program Implementasi Cetak Biru Transportasi Antarmoda/Multimoda, di Kantor Badan Litbang, Jakarta, Kamis (3/6).

Denny menjelaskan, cetak biru transportasi antarmoda/multimoda merupakan turunan dari Sistem Logistik Nasional yang nantinya akan ditetapkan melalui Keputusan Presiden. Cetak biru menjadi salah satu prioritas pembangunan yang akan secara ketat dimonitor oleh Unit Kerja Presiden untuk Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) yang wajib dilaporkan implementasinya setiap 3 bulan. Sesuai dengan Keputusan Menteri No. 15 Tahun 2010 telah ditetapkan kesepakatan oleh pihak – pihak yang terkait dalam pengimplementasian cetak biru. Denny menambahkan hal yang perlu dibahas dalam cetak biru transportasi antarmoda/multimoda adalah menginventarisasi sejauh mana program – program yang dimuat dalam cetak biru diprogramkan untuk tahun 2010 – 2014.

Siti Maemunah (peneliti Badan Litbang Kemenhub) dalam paparan pembukaannya menjelaskan bahwa tujuan Cetak Biru Transportasi Multimoda untuk menyusun rencana pengembangan transportasi antarmoda/multimoda unuk mewujudkan kelancaran arus barang dan mobilitas orang yang efektif dan efisien dalam jangka pendek, jangka menengah, dan jangka panjang. Cakupan yang menjadi prioritas cetak biru transportasi antarmoda/multimoda adalah 7 terminal khusus CPO dan batubara, 25 pelabuhan startegis, 14 bandar udara untuk kargo, 9 kota metropolitan , dan 183 kabupaten daerah tertinggal.

Pada akhir diskusi, Denny memberikan kesimpulan bahwa yang termuat dalam cetak biru transportasi antarmoda/multimoda diharapkan dapat memperlihatkan penekanan prioritas bagi pihak yang hadir dalam diskusi dalam meningkatkan konektivitas dan aksesibilitas melalui transportasi antarmoda/multimoda. Cetak biru tersebut bukan menjadi keseluruhan program yang ada.

Pembicara RTD ini adalah  Ir. Santoso Edi Wibowo (Kepala Biro Perencanaan Kemenhub) , Ir. Chandra Irawan (Kasubdit Pengembangan Pelabuhan Ditjen Hubla), Cik Dien Hasan (VP Head Of Research Development Planning Information Technology PT Angkasa Pura II), M. Aji (PT. Pelindo II). Acara ini dimoderatori oleh Kapuslitbang Manajemen Transportasi Multimoda Nurjannah. Pengantar RTD disampaikan oleh Siti Maemunah (Peneliti Badan Litbang Kemenhub). Acara ini turut dihadiri oleh para Kepala Dinas Perhubungan Provinsi dan Kota di Indonesia, perwakilan dari Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal, perwakilan DPP Asosiasi Logistik Indonesia (DPP ALI), perwakilan DPP GAFEKSI.  (ARI)

Berita Terkait
Berita Terkini
PEMUDIK BERSEPEDA MOTOR DIMINTA TAK PAKSAKAN DIRI SAAT HUJAN

(Jakarta, 6/9/2010) Pemudik bersepeda motor diimbau tidak memaksakan diri untuk mengendarai tunggangannya saat hujan turun. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, baik akibat pengaruh minimnya jarak pandang maupun tergelincir di jalan basah akibat fungsi pengereman tak maksimal.

Baca Selengkapnya
PERGERAKAN ARUS PEMUDIK DI MERAK MENDEKATI MASA PUNCAK

(Jakarta,6/9/2010) Memasuki H-4 Lebaran (6/9), lonjakan arus pemudik di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten terus mengalami lonjakan. Puncak arus mudik di pelabuhan tersebut diperkirakan akan terjadi pada malam H-3 (7/9) dan H-2 (8/9) Lebaran.
 

Baca Selengkapnya
JALUR LINGKAR NAGREK SIAP DIGUNAKAN, PENGGUNA JALAN DIMINTA BERHAT-HATI

(Nagrek, 4/9/10)  Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyatakan, jalur lingkar Nagreg sepanjang 5 kilometer, yang menghubungkan Kabupaten Garut dengan Kabupaten Bandung sudah siap digunakan pada masa angkutan lebaran tahun 2010 (1431 H) ini.

Baca Selengkapnya
MENKOKESRA KUNJUNGI POSKO NASIONAL ANGLEB 2010

(Jakarta, 05/09/10) Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono, pada hari Minggu, 5 September 2010 pukul 10.15 WIB meninjau pelaksanaan Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010 (1431H) dikantor pusat Kementerian Perhubungan. Dalam kunjungan tersebut Menkokesra mendapatkan gambaran langsung  akan jalannya kegiatan Angkutan Lebaran Tahun 2010 dari Menteri Perhubungan, Freddy Numberi dan Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010, Ir. Asril Syafei.

Baca Selengkapnya
Berita Terpopuler
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 5 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 5 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 4 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 4 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 3 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 3 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 2 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 2 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 1 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 1 Juni 2010

Kolom Redaksi