Berita  Badan Penelitian dan Pengembangan  SISTRANAS PERLU DISEMPURNAKAN Print
SISTRANAS PERLU DISEMPURNAKAN

(Jakarta, 1/7/2010) Sistem transportasi nasional (sistranas) menjadi faktor penting bagi upaya untuk mewujudkan pelayanan transportasi yang efektif, efisien, merata dan berkelanjutan dapat terwujud. Oleh karena itu sistranas perlu segera disempurnakan agar dapat menjadi acuan bagi tatanan transportasi baik itu kepelabuhanan, kebandarudaraan, perkeretaapian dan jalan. Demikian disampaikan Kepala Badan Litbang, Denny Siahaan saat round table discussion (RTD) yang diselenggarakan di kantor badan Litbang Kemenhub (1/7).

Sistranas merupakan dokumen perencanaan tranportasi yang memuat tatanan transportasi baik itu darat, laut, dan udara yang terorganisasi secara kesisteman, membentuk suatu sistem pelayanan transportasi yang efektif dan efisien yang berfungsi melayani perpindahan orang atau barang yang terus berkembang secara dinamis.

Dalam RTD yang bertema “Visi dan Misi Sistranas dan Aktualisasinya Pada Tataran Transportasi Nasional 2030”, membahas masalah peninjauan kembali substansi yang tertuang didalam sistranas yang sudah dibuat 5 tahun yang lalu itu. “Sudah saatnya kita lakukan peninjauan ulang apa yang ada di dalam sistranas, dengan melakukan penyempurnaan dan pemuktahiran susunannya,” jelas Denny. Penyempurnaan itu perlu dilakukan, terkait dengan adanya UU dan PP baru. “Dengan lahirnya pemuktahiran UU dan PP yang baru, banyak struktur-struktur dan terminologi di dalam sistranas yang perlu penyesuaian,” ungkapnya.

Denny mengharapkan, dalam penyusunan sistranas ini tidak terlalu normatif. “perlu ada suatu materi yang lebih mendalam, yang diharapkan dapat menjadi acuan atau pedoman didalam penyusunan sistranas di dalam tataran trans nasional, propinsi dan kabupaten kota,”paparnya. Menurut Denny, sampai saat ini sistranas masih berbentuk konsep dan  belum mempunyai kekuatan hukum. “diharapkan pada tahun ke lima ini sistranas ini dapat tingkatkan dan juga sistranas pada tataran transportasi nasional dapat di ditetapkan secara hukum,”jelasnya.

Sistranas Jangan Normatif Saja

Sementara itu, menurut akademisi Prof.Agus Salim Ridwan yang hadir sebagi pembicara menilai bahwa sistranas jangan hanya berisi hal yang bersifat normatif saja, menurutnya, banyak permasalahan lain yang perlu dituangkan ke dalamnya seperti isu desenteralisasi dan otonomi daerah. “masalah ekonomi seperti pertumbuhan ekonomi dan indikator pertumbuhan perlu dimasukan juga ke dalam substansi sistranas,” jelas Agus.

Senada dengan Agus, DR. Suyonodikun mengatakan, Selama ini sistranas belum ada keterkaitan yang kuat dengan isu2 besar nasional yang menyangkut beberapa hal seperti : kesenjangan wilayah, tekanan kependudukan, urbanisasi, desenteralisasi dan otonomi daerah, kemiskinan dan pengangguran, kerangka hukum dan regulasi yang perlu langkah-langkah dan harmonisisi yang berkelanjutan, investasi, pembiayaan dan kelembagaan. “Kesemua hal tersebut, perlu dituangkan juga di dalam sistranas,”paparnya.

Acara RTD kali ini, menghadirkan pembicara dari akademisi, Prof DR. Agus Salim Ridwan dan DR. Suyono Dikun, dan hadir pula sebagai pembahas dari perwakilan Dirjen Bina Marga PU, Satrio, perwakilan Bappenas, DR. Ikhwan Hakim, dari Ditjen Perhubungan Laut, Budi Haryoto, Biro Perencanaan Setjen Kemenhub, Mayashanti, Ditjen Perhubungan Darat, Gede Pasek, Ditjen Perkeretaapian, Heru W, dan dari Ditjen Perhubungan Udara Hemi Pamuraharjo . (RDH)

Berita Terkait
Berita Terkini
INDONESIA TARGETKAN JADI ANGGOTA DEWAN ICAO PADA 2013

(Jakarta, 3/2/2012) Indonesia bertekad untuk kembali menjadi anggota dewan ICAO. Upaya diplomasi terus dilakukan untuk mencapai keinginan tersebut.Keinginan Indonesia untuk kembali menjadi anggota Dewan ICAO disampaikan Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono yang didampingi Duta Besar Indonesia untuk Kanada Dienne H. Moehario, Kepala BPSDM Capt Bobby Mamahit dan Irjen Kemenhub Iskandar Abubakar dalam teleconfrence usai peresmian kantor kepentingan pada ICAO (International Civil Aviation Organization) di  Montreal Kanada, Jumat (3/2).

Baca Selengkapnya
TELECONFERENCE DARI MONTREAL : KANTOR PERWAKILAN INDONESIA DI ICAO, WUJUD KOMITMEN TINGKATKAN PENERBANGAN NASIONAL

(Jakarta, 3/2/2012) Kantor perwakilan Indonesia untuk ICAO secara resmi telah dibuka kembali (reopening). Peresmian Kantor Kepentingan Indonesia di ICAO dilakukan Wakil Menteri Perhubungan RI, Bambang Susantono dan Presiden ICAO (International Civil Aviation Organization), Roberto Kobeh Gonzalez, pada Kamis (2/2) siang sekitar pukul 11.00 waktu Montreal, Kanada, disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Kanada, Dienne H. Moehario.

Baca Selengkapnya
KANTOR KEPENTINGAN INDONESIA PADA ICAO DIRESMIKAN

(Montreal, 2/2/2012) Kementerian Perhubungan mengambil langkah-langkah strategis dalam  upaya pengembangan dunia penerbangan Indonesia di kancah penerbangan internasional. Langkah tersebut dilakukan melalui upaya penguatan dan pengembangan kerja sama Indonesia dengan Sekretaris Jenderal ICAO. peningkatan partisipasi Indonesia dalam seluruh kegiatan ICAO. Upaya peningkatan citra Indonesia dalam kemajuan pengembangan bidang penerbangan sipil Indonesia di ICAO dan komunitas internasional, upaya mempromosikan kemajuan penerbangan sipil Indonesia, mengikuti perkembangan standar dan regulasi penerbangan sipil internasional.

Baca Selengkapnya
KRDI AC WAY UMPU RESMI BEROPERASI DI JALUR TANJUNG KARANG-BLAMBANGAN UMPU

(Bandar Lampung, 1/2/2012) Sekjen Kementerian Perhubungan M. Iksan Tatang didampingi Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan meresmikan Kereta rel diesel Indonesia (KRDI) Way Umpu senilai Rp33 miliar produksi PT INKA untuk dioperasikan di lintas Tanjung Karang-Blambangan Umpu, Lampung sepanjang 162 km.

Baca Selengkapnya
LAMPUNG KEMBANGKAN PERKERETAAPIAN

(Lampung,1/2/12) Peningkatan pengembangan perkeretapian di Lampung sudah sangat dibutuhkan. Ada beberapa alasan yang digelontorkan agar jalur rel memiliki peran penting dalam sektor transportasi. Tingkat pelayanan angkutan jalan raya yang terus menurun karena jumlah kendaraan yang sangat tinggi tidak diimbangi dengan kapasitas jalan menjadi salah satu alasan perlunya pengembangan kereta api. 

Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MINITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 31 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 31 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 27 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 27 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 26 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 25 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 25 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 24 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 24 Januari 2011

Kolom Redaksi