• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Kemenhub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita Video
Album Foto


Kolom Redaksi
PERCEPATAN DWELLING TIME
Pemerintah mentargetkan untuk menekan waktu sirkulasi barang sejak kapal sandar di dermaga hingga keluar pintu pelabuhan (dwelling time) dari 6 hari m(...)
Baca Selengkapnya
DUKUNGAN KEMENHUB BAGI JAMINAN KELANCARAN DISTRIBUSI BARANG DI TENGAH CUACA BURUK
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa cuaca buruk yang diwarnai angin kencang dan hujan lebat akan berlangsung hin(...)
Baca Selengkapnya
REALISASI TARGET TAHUN 2013
Banyak yang memperkirakan tahun 2013 adalah tahun "suram" dengan alasan krisis utang di Eropa dan perlambatan ekonomi AS akan kian parah yan(...)
Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
PERTAHANKAN KA KALIJAGA DEMI PENYEBARAN PERTUMBUHAN EKONOMI
(...)
Baca Selengkapnya
MERINDUKAN KEJAYAAN DRY PORT GEDE BAGE
(...)
Baca Selengkapnya
UPTD TANDES JAGA KEBERSIHAN UDARA KOTA SURABAYA
(...)
Baca Selengkapnya
Berita  Badan Pengembangan SDM    Badan SDM Perhubungan Siapkan Modul Pendidikan Pelaut Berstandar Internasional Print
Badan SDM Perhubungan Siapkan Modul Pendidikan Pelaut Berstandar Internasional

(Jakarta, 30/11/2011) Terhitung mulai 1 Januari 2017, pelaut nasional sudah harus memiliki kualifiasi  pelaut berstandar internasional dengan mengacu pada Amandemen Manila. Bila sampai batas waktu yang ditetapkan ternyata pelaut kita belum juga memiliki kualifiksi pelaut berstandar internasional, maka perusahaan pelayaran internasional, tempat sebagian besar pelaut kita bekerja, akan menolak pelaut Indonesia bekerja di kapal mereka. 

‘’Dengan dimiliki setifikat kualifikasi pelaut berstandar internasional, akan mewujudkan pelayaran yang selamat, aman, efisien dan laut bebas polusi dapat tercapai,’’ kata Menteri Perhubungan EE Mangindaan dalam sambutannya pada “Seminar Nasional Sosialisasi Implementasi STCW Amandements 2010 Manila di Indonesia,” yang di bacakan oleh Dirjen Perhubungan Laut Leon Muhamad, di Jakarta, Rabu (30/11).

Sebagaimana diketahui, Indonesia telah meratifikasi Konvensi Internasional STCW 1978 sejak tahun 1986, yang merupakan bagian dari upaya mewujudkan pengakuan dunia internasional bagi pelaut dan transportasi laut internasional dari Indonesia, saat itu.

Karena melalui standarisasi pelatihan, sertifikasi dan jaga laut bagi pelaut dapat ditingkatkan kompetensi profesionalisme untuk selalu beradaptasi dengan perubahan dan  perkembangan ilmu dan teknologi baru di bidang pelayaran, yang akan berimplikasi kepada pencapaian keselamatan dan keamanan pelayaran serta perlindungan lingkungan laut.

Menurut Menhub, kontribusi pelayaran dalam perdagangan global telah mencapai 90 persen dan kemajuan teknologi menimbulkan berbagai tantangan baru di bidang industri pelayaran dan perkapalan yang berdampak terhadap perubahan situasi dan kondisi yang mempengaruhi kehidupan profesionalisme pelaut.

Untuk mengantisipasi hal-hal tersebut, Amandemen Manila mengutamakan 3 hal pokok, yaitu pelatihan, sertifikasi dan jaga laut bagi pelaut.

Untuk itu, pemerintah berkewajiban untuk mensosialisasikan secara terus menerus para pemangku kepentingan, baik aparatur di lapangan,  Lembaga Diklat Pelayaran, perusahaan pelayaran nasional, Asosisi Pelaut dan asosiasi terkait lainnya yang terkait dengan pelayaran.

Sementara, Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan Kementerian Perhubungan Capt Bobby R Mamahit mengatakan, Amandemen Manila berlaku pada 1 Januari 2012 dan berlaku efektif pada 1 Januari 2017. Artinya Indonesia memiliki waktu 5 tahun untuk menjadikan pelaut kita bersertifikasi pelaut berstandar internasional.

Badan SDM Perhubungan dan Ditjen Perhubungan Laut telah melakukan langkah-langkah persiapan dalam bentuk konsep penyempurnaan berbagai peraturan yang terkait dengan Kepelautan, Penyusunan Sistem Pendidikan dan Pelatihan Maritin Nasional, Kurikulum Diklat Kepelautan dan Penyempurnaan Sistem Standar Mutu Kepelautan dengan mengacu pada Amandemen Manila.

Saat ini Badan SDM Perhubungan sudah menyiapkan sejumlah modul-modul pendidikan dan pelatihan hasil ratifikasi IMO (International Maritime Organization), dimana Indonesia menjadi anggotanya dan kemudian di sesuaikan dengan kurikulum Kementerian Pendidikan Nasional.

Mereka yang memulai pendidikan pada tahun 2012 nanti sudah menggunakan modul-modul yang mengarah pada Amandement Manila. Sedangkan bagi para pelaut yang sedang berlayar dapat segera menyesuaikan dan melakukan pendidikan secara bergantian, sehingga pada waktunya seluruh pelaut Indonesia sudah mengantongi kualifikasi pelaut berstandar internasional.

Saat ini Indonesia memiliki sekitar 340.000 orang pelaut dan diantaranya lebih dari 67.727 pelaut berlayar pada kapal asing di luar negeri dengan kualifikasi perwira sebanyak 15.906 orang dan rating 61.821 orang.

Para pelaut tersebut di telurkan dari 79 sekolah pelayaran yang terdiri dari 1 Universitas, 2 Sekolah Tinggi, 2 Politeknik Pelayaran, 1 Balai Besar, 14 Akademi, 4 Badan Diklat Pelayaran, 43 Sekolah Menengah Kejuruan Pelayaran dan 12 Maritime Training Center.

Namun demikian dari 79 Sekolah Pelayaran tersebut hanya 32 sekolah yang telah mendapat Approval (pengakuan program Diklat Kepelautan) dari Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan. (PR)

 

0
0
 


Komentar Anda


Nama
Email
Judul
Komentar
 
 
Jajak Pendapat
Bagaimana proses pelayanan pengaduan di Kementerian Perhubungan?
 
Total Responden 946
Prakiraan Cuaca Hari Ini
Hujan Ringan Banda Aceh
Hujan Ringan
22 - 31°C
Hujan Sedang Medan
Hujan Sedang
23 - 32°C
Hujan Ringan Pekanbaru
Hujan Ringan
22 - 34°C
Berawan Batam
Berawan
25 - 32°C
Hujan Ringan Padang
Hujan Ringan
22 - 31°C
Berawan Jambi
Berawan
23 - 31°C
Berawan Palembang
Berawan
23 - 34°C
Berawan Pangkal Pinang
Berawan
25 - 33°C
Cerah Berawan Bengkulu
Cerah Berawan
24 - 32°C
Berawan Bandar Lampung
Berawan
22 - 34°C
Hujan Ringan Pontianak
Hujan Ringan
23 - 33°C
Berawan Samarinda
Berawan
24 - 34°C
Berawan Palangkaraya
Berawan
23 - 33°C
Cerah Berawan Banjarmasin
Cerah Berawan
22 - 35°C
Hujan Ringan Manado
Hujan Ringan
21 - 33°C
Cerah Gorontalo
Cerah
20 - 35°C
Hujan Ringan Palu
Hujan Ringan
24 - 35°C
Cerah Berawan Kendari
Cerah Berawan
20 - 32°C
Berawan Makassar
Berawan
21 - 35°C
Berawan Majene
Berawan
23 - 33°C
Cerah Berawan Ternate
Cerah Berawan
25 - 31°C
Hujan Ringan Ambon
Hujan Ringan
24 - 29°C
Hujan Ringan Jayapura
Hujan Ringan
23 - 32°C
Hujan Ringan Sorong
Hujan Ringan
24 - 31°C
Cerah Berawan Biak
Cerah Berawan
22 - 31°C
Hujan Ringan Manokwari
Hujan Ringan
24 - 32°C
Cerah Berawan Merauke
Cerah Berawan
22 - 31°C
Cerah Kupang
Cerah
20 - 32°C
Cerah Berawan Sumbawa Besar
Cerah Berawan
22 - 35°C
Cerah Berawan Mataram
Cerah Berawan
22 - 31°C
Cerah Berawan Denpasar
Cerah Berawan
25 - 33°C
Hujan Ringan Jakarta
Hujan Ringan
23 - 33°C
Hujan Ringan Serang
Hujan Ringan
24 - 34°C
Cerah Berawan Bandung
Cerah Berawan
23 - 32°C
Cerah Berawan Semarang
Cerah Berawan
24 - 36°C
Cerah Berawan Yogyakarta
Cerah Berawan
23 - 31°C
Cerah Surabaya
Cerah
22 - 34°C


0 - 0°C
Site Stats
  • Total hits: 3.260.571
  • Hits bulan ini: 82.248
  • Hits minggu ini: 14.072
  • Hits hari ini: 1.295
Sejak tanggal 7 Juli 2011
PPID
Data
Pengadaan Barang dan Jasa
Web Link
Buku Informasi Transportasi
GIS DEPHUB
Statistik Perhubungan
Peta Prasarana Perhubungan