Berita  Badan SAR Nasional  KABARSANAS DILANTIK, BASARNAS RESMI BERDIRI SENDIRI Print
KABARSANAS DILANTIK, BASARNAS RESMI BERDIRI SENDIRI

Momentum pelantikan tersebut juga digunakan sebagai momentum serah terima organisasi dan kelembagaan, di mana posisi Basarnas saat ini tidak lagi menjadi bagian Dephub. ”Tetapi sudah menjadi lembaga pemerintah nondepartemen, sama seperti BMG” jelas Menhub usai pelantikan. Menurut Menhub, Kepala Basarnas akan bertanggung jawab secara langsung kepada Presiden. Tetapi pada tataran teknis, pihak yang menjadi rekan Kepala Basarnas untuk berkoordinasi adalah Menhub.

Tugas pencarian dan penyelamatan korban musibah, baik akibat bencana alam maupun akibat kecelakaan transportasi, tetap menjadi salah satu tugas utama Basarnas. Menhub menambahkan, seiring dengan pemisahaan struktur organisasi dari Dephub tersebut, Basarnas harus secepat mungkin menyiapkan infrastruktur. Salah satunya adalah menyiapkan personel dan kelengkapan organisasi lainnya.

”Untuk personel, pegawai Dephub yang selama ini berada di bawah lembaga Basarnas, akan secara otomatis pindah. Kalau kurang, misalnya untuk melakukan hal-hal teknis, bisa bekerja sama dengan pihak TNI,” jelas Menhub. Sementara itu, Ida Bagus Sanubari mengungkapkan, dirinya telah menginventarisasi sejumlah kebutuhan lembaganya dalam rangka penyiapan infrastruktur. Salah satunya adalah alat pemantau kejadian yang akan ditempatkan di sejumlah lokasi yang sulit dijangkau.

"Itu untuk memudahkan upaya pencarian. Jadi, misalnya ketika nanti ada kejadian di tengah hutan, dan SAR tidak bisa cepat melakukan pertolongan, SAR jangan disalahkan. Tentunya ini berkaitan dengan kelengkapan sarana tersebut,” ujarnya usai pelantikan. Ditanya seberapa besar alokasi anggaran yang dibutuhkan Basarnas untuk mengembangkan diri, Ida mengatakan, ”Semua tergantung pemerintah,” ujarnya.

Untuk diketahui, anggaran yang dimiliki Basarnas saat ini sebesar Rp 650 milyar. Kemudian untuk tahun anggaran 2009, telah diusulkan peningkatkan anggaran menjadi Rp 690 miliar. Usulan soal penambahan ini sendiri telah dibahas di DPR. ”Idealnya, anggaran Basarnas sebesar Rp 1,5 triliun. Anggaran itu untuk membangun infrastruktur, mulai dari pemenuhan hingga perawatan,” sambung Laksamana Muda TNI Bambang Karnoyudo, mantan Kepala Basarnas. (DIP)

Berita Terkait
Berita Terkini
KAPAL PERINTIS DAN PENYEBERANGAN TERUS DITAMBAH

JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.

Baca Selengkapnya
PERISTIWA PENANGKAPAN PILOT DI SURABAYA, TINDAK LANJUT KERJASAMA KEMENHUB DAN BNN

(Jakarta, 6/2/2012) Peristiwa ditangkapnya pilot Lion Air di Surabaya oleh BNN beberapa waktu lalu merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kemenhub dan BNN dalam rangka menanggulangi penyalahgunaan dan pencegahan penyebaran narkoba di sektor transportasi.

Baca Selengkapnya
2012, ANGGARAN OPERASIONAL PENYEBERANGAN PERINTIS DIALOKASIKAN 140 M

(Manokwari, 05/02/2012) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada tahun 2012 ini mengalokasikan subsidi operasional untuk kapal penyebrangan sekitar Rp 140 miliar. Sementara itu untuk pembangunan 5 buah kapal disiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

 

Baca Selengkapnya
KEMENHUB SERAHKAN KMP NAPAN WAINAMI DAN KM SABUK NUSANTARA 32 DI MANOKWARI

(Manokwari, 06/02/2012)  Menteri Perhubungan EE Mangindaan meresmikan pengoperasian KMP Napan Wainami dan KM Sabuk Nusantara 32 di Pelabuhan Manokwari. KM Napan Wainami merupakan kapal penyebrangan yang akan melayani pelabuhan Manokwari-Wasior dan berakhir di Nabire. Waktu tempuh Manokwari-Wasior sekitar 11-12 jam sedangkan waktu tempuh Wasior-Nabire 13-14 jam dengan kecepatan rata-rata 11 knot/jam

Baca Selengkapnya
KMP. NAPAN WAINAMI SEGERA DIRESMIKAN

(Jakarta, 4/2/2012) Direncanakan pada Senin, 6 Februari 2012, Menteri Perhubungan akan meresmikan KMP (Kapal Motor Penyeberangan) Napan Wainami di Pelabuhan Laut Manokwari, Papua Barat.

Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MINITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 31 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 31 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 27 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 27 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 26 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 25 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 25 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 24 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 24 Januari 2011

Kolom Redaksi