Berita  Badan SAR Nasional  SAR BERHASIL SELAMATKAN 255 PENUMPANG DUMAI EKSPRES 10 Print
SAR BERHASIL SELAMATKAN 255 PENUMPANG DUMAI EKSPRES 10

(Jakarta, 24/11/09) Aktivitas pencarian dan penyelamatan (SAR) terhadap korban KM Dumai Ekspres 10 yang tenggelam di perairan Selat Durian, Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau, masih terus dilakukan. Hingga Selasa (24/11) pagi, tim tersebut berhasil mengevakuasi sedikitnya 255 korban kapal yang selamat. Sementara total korban meninggal yang telah ditemukan sebanyak 29 orang.


Direktur Jenderal Perhubungan Laut Departemen Perhubungan Sunaryo mengatakan, upaya yang telah dilakukan Tim SAR tersebut patut mendapatkan pujian. ”Karena dalam waktu singkat, di tengah cuaca yang buruk dan terjangan ombak yang besar, ratusan korban bisa diselamatkan. Ini sebuah prestasi yang jarang terjadi,” ujarnya dalam jumpa pers di kantornya, Selasa petang.


Sunaryo mengakui adanya kesimpangsiuran mengenai informasi pasti jumlah penumpang KM Dumai Ekspres 10 yang tenggelam tersebut. Hal itu terjadi karena pada waktu yang hampir bersamaan terjadi kecelakaan lain yang melibatkan kapal dari perusahaan yang sama. Yaitu kandasnya KM Dumai Ekspres 15 di perairan Pulau Moro. ”Tetapi patut disyukuri, seluruh penumpang KM Dumai Ekspres 15 dapat diselamatkan,” jelasnya.


Kembali mengenai upaya penyelamatan korban KM Dumai Ekspres 10, Sunaryo melanjutkan, seluruh korban kapal nahas yang selamat tersebut telah dipulangkan ke kediaman masing-masing dengan menggunakan KN Trisula, kapal navigasi miliki Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Ditjen Perhubungan Laut.


”Pagi tadi, kapal berangkat pukul 05.00 WIB untuk mengangkut 103 penumpang selamat dan lima jenazah menuju Batam. Sedangkan yang ke Dumai, kapal berangkat pukul 18.30 WIB, membawa 109 penumpang selamat dan 14 jenazah,” papar Sunaryo.

 
Pemilihan kapal navigasi untuk memulangkan seluruh korban, didasari pada kondisi cuaca yang hingga saat ini masih belum bersahabat. Menurut Sunaryo, biar pun kecepatan kapal navigasi ini rendah, namun secara teknis konstruksi kapal navigasi tersebut cukup aman dan meyakinkan untuk mengangkut korban menuju tujuan masing-masing di tengah kondisi cuaca yang buruk.


”Proses pemulangan korban ini terus saya pantau. Setiap 30 menit, kru saya minta melapor langsung kepada saya melalui handphone. Saya juga meminta kapal bergerak menelusuri pantai, bukan di laut terbuka, karena cuaca yang masih buruk dan ombaknya juga besar,” jelasnya. (DIP)

Berita Terkait
Berita Terkini
KAPAL PERINTIS DAN PENYEBERANGAN TERUS DITAMBAH

JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.

Baca Selengkapnya
PERISTIWA PENANGKAPAN PILOT DI SURABAYA, TINDAK LANJUT KERJASAMA KEMENHUB DAN BNN

(Jakarta, 6/2/2012) Peristiwa ditangkapnya pilot Lion Air di Surabaya oleh BNN beberapa waktu lalu merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kemenhub dan BNN dalam rangka menanggulangi penyalahgunaan dan pencegahan penyebaran narkoba di sektor transportasi.

Baca Selengkapnya
2012, ANGGARAN OPERASIONAL PENYEBERANGAN PERINTIS DIALOKASIKAN 140 M

(Manokwari, 05/02/2012) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada tahun 2012 ini mengalokasikan subsidi operasional untuk kapal penyebrangan sekitar Rp 140 miliar. Sementara itu untuk pembangunan 5 buah kapal disiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

 

Baca Selengkapnya
KEMENHUB SERAHKAN KMP NAPAN WAINAMI DAN KM SABUK NUSANTARA 32 DI MANOKWARI

(Manokwari, 06/02/2012)  Menteri Perhubungan EE Mangindaan meresmikan pengoperasian KMP Napan Wainami dan KM Sabuk Nusantara 32 di Pelabuhan Manokwari. KM Napan Wainami merupakan kapal penyebrangan yang akan melayani pelabuhan Manokwari-Wasior dan berakhir di Nabire. Waktu tempuh Manokwari-Wasior sekitar 11-12 jam sedangkan waktu tempuh Wasior-Nabire 13-14 jam dengan kecepatan rata-rata 11 knot/jam

Baca Selengkapnya
KMP. NAPAN WAINAMI SEGERA DIRESMIKAN

(Jakarta, 4/2/2012) Direncanakan pada Senin, 6 Februari 2012, Menteri Perhubungan akan meresmikan KMP (Kapal Motor Penyeberangan) Napan Wainami di Pelabuhan Laut Manokwari, Papua Barat.

Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MINITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 31 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 31 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 27 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 27 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 26 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 25 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 25 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 24 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 24 Januari 2011

Kolom Redaksi