Sebagai bentuk kerjasama antara Basarnas dengan RCC (Rescue Coordination Centre) Singapura, maka pada tanggal 26 s/d 28 juli 2006 akan dilaksanakan latihan SAR bersama "Indopura" ke XXIV dalam bentuk posko antara kantor SAR Pekanbaru dengan RCC Singapura, dengan tujuan melatih dan meningkatkan kemampuan kansar Pekanbaru dalam mengkoordinasikan, melaksanakan dan mengendalikan operasi SAR bersama RCC Singapura terhadap musibah penerbangan di daerah perbatasan Indonesia – Singapura.
Kepala Badan SAR Nasional dan Kepala Pusat Operasi SAR, selaku wasdal (wasit dan pengendali) akanmengamati langsung pelaksanaan latihan operasi SAR bersama RCC Singapura, yang mengerahkan unsur-unsur pesawat terbang fokker 50, Hely Super Puma dan satu buah kapal patroli rsn.
Tim SAR Indonesia terdiri dari berbagai instansi dan potensi sar di Pekan baru, dalam pelaksanaan latihan tersebut mengerahkan pesawat terbang nomad TNI – AL, hely bo – 105 dan kri TNI – AL yang juga diamati oleh tim wasdal dari RCC Singapura.
Demikian press release ini disampaikan
POSKO BADAN SAR NASIONAL
TELEPON (021) -34832901 DAN (021) -3521111,
FAX (021) -34832884
JAKARTA: 25 JULI 2006 PUKUL: 12.00 WIB
DIBUAT OLEH: TIM DESK HUMAS & PROTOKOL
DIKOORDINASI: KSB TU/KAHUMAS
DISETUJUI: SEK.BASARNAS








(Jakarta, 3/2/2012) Kantor perwakilan Indonesia untuk ICAO secara resmi telah dibuka kembali (reopening). Peresmian Kantor Kepentingan Indonesia di ICAO dilakukan Wakil Menteri Perhubungan RI, Bambang Susantono dan Presiden ICAO (International Civil Aviation Organization), Roberto Kobeh Gonzalez, pada Kamis (2/2) siang sekitar pukul 11.00 waktu Montreal, Kanada, disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Kanada, Dienne H. Moehario.
(Bandar Lampung, 1/2/2012) Sekjen Kementerian Perhubungan M. Iksan Tatang didampingi Dirjen Perkeretaapian Tunjung Inderawan meresmikan Kereta rel diesel Indonesia (KRDI) Way Umpu senilai Rp33 miliar produksi PT INKA untuk dioperasikan di lintas Tanjung Karang-Blambangan Umpu, Lampung sepanjang 162 km.
(Lampung,1/2/12) Peningkatan pengembangan perkeretapian di Lampung sudah sangat dibutuhkan. Ada beberapa alasan yang digelontorkan agar jalur rel memiliki peran penting dalam sektor transportasi. Tingkat pelayanan angkutan jalan raya yang terus menurun karena jumlah kendaraan yang sangat tinggi tidak diimbangi dengan kapasitas jalan menjadi salah satu alasan perlunya pengembangan kereta api.