Berita  Berita Umum  KEMENHUB TARGETKAN PAGU ANGGARAN 2011 TERSERAP 85,34 PERSEN Print
KEMENHUB TARGETKAN PAGU ANGGARAN 2011 TERSERAP 85,34 PERSEN

(Jakarta, 28/11/2011) Kementerian Perhubungan menargetkan hingga Desember 2011, pagu anggaran yang terserap sebesar Rp 19,866 triliun atau sebesar 85,34 persen dari alokasi anggaran sebesar Rp 23,278 triliun.

Menteri Perhubungan EE Mangindaan dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI mengenai Tindak Lanjut Hasil Pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sampai dengan Semester I/2011 dan evaluasi pelaksanaan APBN 2011 di Jakarta, Senin (28/11) menjelaskan, realisasi dana yang terserap oleh Kementrian Perhubungan sampai dengan 22 November 2011, sebesar Rp 13,367 triliun atau sebesar 57,42 persen dari pagu anggaran. Namun secara fisik pengerjaan sudah mencapai sekitar 67,47 persen.

‘’Kami mentargetkan hingga akhir Desember 2011 dana yang terserap sebesar Rp 19,866 triliun atau sebesar 85,34 persen dari pagu anggaran,’’ kata Menhub.
Sebagaimana diketahui, pada pagu anggaran tahun 2011 ini Kementerian Perhubungan mendapatkan alokasi anggaran sebesar Rp 23, 278 triliun yang bersumber dari Rupiah murni sebesar Rp 21,579 triliun dan pinjaman luar negeri sebesar Rp 1,699 triliun.

Secara terperinci, Mangindaan menjelaskan, Sekretariat Jenderal dari pagu anggaran sebesar Rp 408 miliar baru terserap sebesar Rp 259,9 miliar (63,70 persen) dan fisik (70,80 persen), Inspektorat Jenderal dari pagu anggaran sebesar Rp 67,7 miliar baru terserap Rp 41,1 miliar (60,76 persen) dan fisik (66,50 persen).

Sementara itu Ditjen Perhubungan Darat dari alokasi anggaran Rp 2,095 triliun baru terserap Rp 1,265 triliun (60,35 persen) dan fisik (67,83 persen), Ditjen Perkeretaapian dari pagu anggaran Rp 4,712 triliun baru terserap Rp 2,364 triliun (50,19 persen) dan fisik (68,03 persen), Ditjen Perhubungan Laut dari pagu anggaran Rp 7,768 triliun baru terserap Rp 4,928 triliun (63,44 persen) dan fisik (76,40 persen), Ditjen Perhubungan Udara dari pagu anggaran Rp 5,350 triliun baru terserap Rp 3,026 triliun (56,57 persen) dan fisik (59,25 persen).

Badan Penelitian dan Pengembangan dari pagu anggaran sebesar Rp 136,5 miliar baru terserap Rp 100,2 miliar (73,44 persen) dan fisik (76,95 persen), dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia dari pagu anggaran Rp 2,740 triliun baru terserap Rp 1,381 triliun (50,41 persen) dan fisik (56,70 persen).
‘’Rendahnya penyerapan anggaran ini dikarenakan tingginya tingkat kehati-hatian dalam melakukan pelelangan. Akibatnya pelaksanaan pelelangan dan kontrak-kontrak menjadi tertunda,’’ kata Mangindaan.

Dijelaskan oleh Menhub ada beberapa hal penyebab keterlambatan pelaksanaan pelelangan dan dan kontrak, seperti banyak perubahan desain di lapangan, pada saat penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Kementrian dan Lembaga (RKA-KL), kelengkapan TOR/RAB/desain tidak sesuai dengan kondisi di lapangan.

‘’Pada saat pelaksanaan lelang, Kemenhub mengalami kekurangan sumber daya manusia yang bersertifikat untuk melakukan lelang sebagai salah satu persyaratan utama pelaksanaan lelang,’’ jelas Mangindaan.

Bukan itu saja, kondisi di lapangan juga terkadang tidak sesuai dengan yang direncanakan, Misalnya di lapangan banyak status tanah (hibah tanah) belum selesai. Persetujuan gambar desain untuk pekerjaan lanjutan harus meminta persetujuan kembali kepada direktorat teknis terkait. Juga terdapat banyak kesalahan aplikasi pada saat penyusunan RKA-KL, sehingga harus dilakukan revisi Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). (PR)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
ASPEK KESELAMATAN DI RUNWAY PERLU PERHATIAN LEBIH

(Denpasar, 21/5/2012) Pertumbuhan penumpang pesawat Udara di Indonesia untuk domestik dari tahun 2006-2010 meningkat 12,8 % setiap tahunnya dan untuk penumpang internasional meningkat 15,7 % per tahunnya. Dengan pertumbuhan tersebut, bandara-bandara di Indonesia sering mengalami masalah over capacity dikarenakan pergerakan pesawat meningkat dan tingkat pemakaian runway di bandara seperti Bandara Soekarno Hatta mencapai 100% di jam-jam sibuk. Oleh karena itu, semua pihak-pihak terkait penerbangan harus memperhatikan aspek keselamatan di runway.
 

Baca Selengkapnya
THE FIRST ICAO REGIONAL RUNWAY SAFETY ASIA PACIFIC (APAC) DILAKSANAKAN DI BALI

(Jakarta,19/5/2012) Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan International Civil Aviation Organization (ICAO), The Flight Safety Foundation (FSF), dan The Association of Asia Pacific Airlines (AAPA), akan menyelenggarakan seminar  “the First Regional Runway Safety Seminar/Workshop Asia – Pacific (APAC)”  yang akan  dimulai  21 s.d 24 Mei 2012 mendatang  di Denpasar, Bali.

Baca Selengkapnya
MENHUB DIJADWALKAN BUKA ASEAN STOM KE-33

(Jakarta, 18/05/2012) Menteri Perhubungan, E. E. Mangindaan direncanakan akan membuka secara resmi Pertemuan The 33rd ASEAN Senior Transport Officials Meeting (33rd ASEAN STOM) pada 22-24 Mei 2012 di Bandung, Jawa Barat. ASEAN Senior Transport Officials Meeting (ASEAN STOM) merupakan pertemuan tingkat pejabat senior bidang transportasi negara-negara ASEAN, yang dilaksanakan dua kali dalam setahun secara bergiliran di negara-negara anggota ASEAN. Untuk tahun 2012, Indonesia menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan ASEAN STOM ke-33 di Bandung dan ASEAN STOM ke-34, yang direncanakan akan diselenggarakan di Denpasar-Bali.

Baca Selengkapnya
RUSIA SERAHKAN PENELITIAN KOTAK HITAM PADA INDONESIA

(Jakarta, 16/05/2012) Kotak hitam (black box) Sukhoi Superjet 100 yang berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) sudah berada di tangan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT). Sementara itu Flight Data Recorder (FDR) masih dicari.

Baca Selengkapnya
UTAMAKAN KESELAMATAN BERTRANSPORTASI SELAMA LIBUR LONG WEEKEND

(Jakarta, 16/5/2012) Masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam bertransportasi dan mengutamakan keselamatan selama liburan long weekend ini  apabila turun hujan dan terjadi kemacetan lalu lintas jalan, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi. Begitu juga bagi para operator agar lebih memperhatikan kendaraan yang akan dioperasikan dan dicek kelaikannya, demikian dikemukakan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementrian Perhubungan Bambang S Ervan di Jakarta, Rabu (16/5).

Baca Selengkapnya
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 28 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak  pada 28 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak  pada 26 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 23-24 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 23-24 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 21 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 21 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 20 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 20 Oktober 2011