• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Dephub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  KELAIKAN BAN CADANGAN MOBIL UKURAN KECIL SEDANG DIUJI COBA Print
KELAIKAN BAN CADANGAN MOBIL UKURAN KECIL SEDANG DIUJI COBA

(Jakarta, 25/2/10) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan tengah menggelar uji tipe ban cadangan (serep) yang lebih kecil dari ban terpasang untuk menentukan keandalan dan persyaratan keselamatan ban di Indonesia.

”Saat ini proses uji tipe masih dilakukan setelah ATPM mengajukan sebulan yang lalu. Pengujian ini dilakukan untuk memastikan layak atau tidaknya ban cadangan ukuran kecil itu digunakan di Indonesia yang kondisi geografisnya beragam,” jelas Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S. Ervan, di Jakarta, Kamis (25/2).

Menurut Bambang, selama ini ban cadangan dengan ukuran lebih kecil dari keempat ban yang terpasang pada mobil itu telah disetujui Eropa, Jepang dan Amerika Serikat. Namun, pabrikan mobil yang mengeluarkan ban cadangan yang ukurannya lebih kecil dari diameter ban yang dipakai itu dengan sebuah persyaratan.

”Yaitu ban cadangan itu  hanya digunakan untuk kondisi darurat. Misalnya, hanya untuk menuju bengkel atau tempat tambal ban terdekat. Dan, aturannya, penggunaan ban cadangan yang lebih kecil itu harus diletakkan di posisi ban depan,” paparnya.

Regulasi di Indonesia, imbuhnya, saat ini masih mengacu pada aturan lama yang mewajibkan ban cadangan harus sama dengan ban utama. Yaitu Keputusan Menteri Perhubungan (Kepmenhub) No 72/1993 tentang Perlengkapan Kendaraan Bermotor. Pada pasal 14 ayat 2 keputusan itu mengatakan, ”…ban serep yang merupakan bagian dari perlengkapan kendaraan harus sama atau hampir sama dengan ban-ban yang terpasang pada kendaraan bermotor yang bersangkutan.”

”Sampai saat ini, aturan ban serep itu masih berlaku hingga ada peraturan baru yang merevisi peraturan itu. Berarti kalau ada ATPM yang memberikan ban cadangan dengan ukuran berbeda dengan empat ban yan dipakai, berarti dia telah melanggar,” tegasnya. Menurut Bambang, sedianya uji tipe ban serep yang dilakukan Ditjen Perhubungan Darat tersebut sebagai salah satu tahapan untuk memperbarui Kemenhub No.72/1993. (DIP)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
LANGGAR BATAS TARIF, TRAVEL EXPRESS DIGANJAR PERINGATAN KEDUA

(Jakarta, 8/9/10) Travel Express Aviation Services diganjar surat peringatan kedua dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, terkait aksi penetapan tarif di luar ketentuan yang dilakukan maskapai tersebut. Travel Express diganjar sanksi lantaran kedapatan menaikkan harga tiket melebihi ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 26/2010 tentang tarif batas atas penerbangan berjadwal ekonomi dalam negeri.

Baca Selengkapnya
MASYARAKAT DIIMBAU UNTUK MUDIK DENGAN TERTIB

(Jakarta, 7/9/2010) Seiring dengan terus meningkatnya volume pemudik di seluruh moda angkutan, baik jalan darat, kereta api, udara hingga laut dan penyeberangan, masyarakat diimbau untuk menjaga ketertiban guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Himbauan tersebut diungkapkan Menteri Perhubungan Freddy Numberi saat melakukan peninjauan di Stasiun Senen dan Pool Pemberangkatan Perum Damri di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (7/9) malam.

Baca Selengkapnya
MENHUB SIDAK STASIUN PASAR SENEN DAN POOL DAMRI KEMAYORAN

(Jakarta, 7/9/2010) Menteri Perhubungan Freddy Numberi melakukan inspeksi mendadak di Stasiun Pasar Senen, Selasa (7/9). Keberadaan Menhub di stasiun pemberangkatan utama kereta api ekonomi tersebut untuk memastikan kondisi para pemudik serta sarana dan prasarana pada H-3 Lebaran tersebut.

Baca Selengkapnya
H-4 LEBARAN, JUMLAH PENUMPANG UDARA MENURUN

(Jakarta, 7/9/2010) Dibandingkan tahun sebelumnya, volume penumpang udara pada H-4 Lebaran tahun ini mengalami penurunan. Tidak hanya pada rute domestik, kondisi serupa juga berlaku bagi rute penerbangan internasional.

Baca Selengkapnya
Berita Terpopuler
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 5 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 5 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 4 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 4 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 3 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 3 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 2 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 2 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 1 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 1 Juni 2010

Kolom Redaksi