Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  MENHUB TINJAU TOL KANCI-PEJAGAN DAN FLY OVER GEBANG Print
MENHUB TINJAU TOL KANCI-PEJAGAN DAN FLY OVER GEBANG

(Cirebon, 19/8/2010) Menteri Perhubungan Freddy Numberi pada Kamis (19/8) melakukan kunjungan kerja ke Cirebon untuk meninjau beberapa titik yang diprediksi akan menjadi titik kemacetan pada arus mudik Lebaran tahun ini. Menhub yang juga didampingi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Suroyo Alimoeso, Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum Djoko Murjanto, dan jajaran Kepolisian lainnya meninjau Tol Kanci-Pejagan dan pembangunan fly over Gebang. Menurut Menhub, lokasi ini merupakan salah satu titik potensial yang dapat menimbulkan kemacetan bagi pemudik yang menuju ke Jawa Tengah dan sekitarnya.

Pada saat meninjau lapangan Menhub menekankan perlunya selalu melihat perkembangan situasi di lapangan di lokasi tersebut saat angkutan lebaran nanti agar tidak terjadi penumpukan arus lintas di satu titik saja. Melalui koordinasi dengan Kementerian PU dan Kepolisian dimungkinkan nantinya membelokkan arus lalu lintas menuju Slawi-tegal untuk kemudian menuju pantura kembali. Tapi pengaturannya harus dijaga supaya lebih lancar,” pesannya.

Potensi kemacetan di daerah ini juga ditambah oleh adanya perlintasan rel kereta api. Diperkirakan pada masa Lebaran nanti, kereta api yang akan melintasi perlintasan ini adalah sebanyak 65 kali dalam 1 hari. “Sehingga apabila tidak kita atur transportasinya maka akan terjadi kemacetan yang parah,” jelas Menhub. 
Terkait dengan pengaturan lalu lintas di perlintasan Pejagan tersebut, Wakil Direktur Lalu Lintas Kepolisian RI Firman menjelaskan pihaknya sudah menyiapkan segala kemungkinan yang akan terjadi di lapangan. Menhub juga menegaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepolisian dan Kementerian PU dalam mengevaluasi semua kemungkinan supaya dalam pelaksanaannya, arus lalu lintasnya lebih lancar.

Terkait dengan pembangunan fly over Gebang, Menhub melihat bahwa meskipun pembangunannya masih berlangsung tapi sudah ada pengaturan lalu lintasnya. Menhub berharap pengaturan di daerah pembangunan tersebut lebih rapi sehingga kendaraan masih bisa melewati proses pembangungan tersebut.

Pada akhir kunjungannya, Menhub menghimbau masyarakat untuk ikut membantu pemerintah dalam mewujudkan mudik Lebaran yang aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan. (RY)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
DIBUTUHKAN RP. 117 TRILIUN KEMBANGKAN PELABUHAN DI INDONESIA

(Jakarta, 8/2/2012) Dalam rangka penguatan konektivitas nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di 6 koridor, dibutuhkan 117 triliun rupiah untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

Baca Selengkapnya
KAPAL PERINTIS DAN PENYEBERANGAN TERUS DITAMBAH

JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.

Baca Selengkapnya
PERISTIWA PENANGKAPAN PILOT DI SURABAYA, TINDAK LANJUT KERJASAMA KEMENHUB DAN BNN

(Jakarta, 6/2/2012) Peristiwa ditangkapnya pilot Lion Air di Surabaya oleh BNN beberapa waktu lalu merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kemenhub dan BNN dalam rangka menanggulangi penyalahgunaan dan pencegahan penyebaran narkoba di sektor transportasi.

Baca Selengkapnya
2012, ANGGARAN OPERASIONAL PENYEBERANGAN PERINTIS DIALOKASIKAN 140 M

(Manokwari, 05/02/2012) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada tahun 2012 ini mengalokasikan subsidi operasional untuk kapal penyebrangan sekitar Rp 140 miliar. Sementara itu untuk pembangunan 5 buah kapal disiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

 

Baca Selengkapnya
KEMENHUB SERAHKAN KMP NAPAN WAINAMI DAN KM SABUK NUSANTARA 32 DI MANOKWARI

(Manokwari, 06/02/2012)  Menteri Perhubungan EE Mangindaan meresmikan pengoperasian KMP Napan Wainami dan KM Sabuk Nusantara 32 di Pelabuhan Manokwari. KM Napan Wainami merupakan kapal penyebrangan yang akan melayani pelabuhan Manokwari-Wasior dan berakhir di Nabire. Waktu tempuh Manokwari-Wasior sekitar 11-12 jam sedangkan waktu tempuh Wasior-Nabire 13-14 jam dengan kecepatan rata-rata 11 knot/jam

Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MINITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 31 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 31 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 27 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 27 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 26 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 25 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 25 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 24 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 24 Januari 2011

Kolom Redaksi