• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Kemenhub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita Video
Album Foto


Kolom Redaksi
PERCEPATAN DWELLING TIME
Pemerintah mentargetkan untuk menekan waktu sirkulasi barang sejak kapal sandar di dermaga hingga keluar pintu pelabuhan (dwelling time) dari 6 hari m(...)
Baca Selengkapnya
DUKUNGAN KEMENHUB BAGI JAMINAN KELANCARAN DISTRIBUSI BARANG DI TENGAH CUACA BURUK
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa cuaca buruk yang diwarnai angin kencang dan hujan lebat akan berlangsung hin(...)
Baca Selengkapnya
REALISASI TARGET TAHUN 2013
Banyak yang memperkirakan tahun 2013 adalah tahun "suram" dengan alasan krisis utang di Eropa dan perlambatan ekonomi AS akan kian parah yan(...)
Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
PRAMEKS DAPAT PSO, PENGLAJU BISA BERHEMAT
Pemerintah memberikan publik service obligation (PSO) tahun 2014 kepada PT Kereta Api Indonesia untuk mengangkut orang dengan kereta api kelas ekonomi(...)
Baca Selengkapnya
DAMRI, BUS PERINTIS ANDALAN MASYARAKAT PEDALAMAN SUMBAWA
Jam di tangan sudah menunjukkan pukul 20.15 WIT. Malam itu cuaca sangat cerah, bintang bertebaran diangkasa. belasan orang, tua maupun muda, wanita ma(...)
Baca Selengkapnya
SAPI PUN BUTUH KAPAL YANG LAYAK
PALU --- Siang itu matahari sangat terik. Hembusan angin laut tak mampu mengurangi panas yang menggigit kulit. Yang terjadi justru hembusan angin memb(...)
Baca Selengkapnya
Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  10 PERUSAHAAN BUS DAPATKAN PENGHARGAAN LOYALITAS Print
10 PERUSAHAAN BUS DAPATKAN PENGHARGAAN LOYALITAS

(Jakarta, 16/03/2011) Kementerian Perhubungan memberikan penghargaan kepada 10 perusahaan angkutan umum yang telah berkarya selama lebih dari 30 tahun di bidang angkutan jalan.

Ke sepuluh perusahaan tersebut adalah PO Kurnia (NAD), PO Sinar Dempo (Sumatera Selatan), PO Gumarang Jaya (Lampung), PO Lorena (DKI Jakarta), PO Goodwill (Jawa Barat), PO Sumber Alam (Jawa Tengah), PO Akas (Jawa Timur), PO Puspasari (Bali), PO Hiba Utama (DKI Jakarta) dan PO Big Bers (DKI Jakarta).

‘’Penghargaan ini diberikan oleh pemerintah, karena perusahaan otobus ini telah memberikan kontribusi nyata dalam mendukung perekonomian bangsa, khususnya dalam bidang angkutan jalan,’’ kata Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Suroyo Alimoeso pada acara pemberian penghargaan Lifetime Achievement kepada perusahaan angkutan di ruang Mataram Kementerian Perhubungan, Selasa (16/03)

Suroyo menambahkan, penghargaan ini diberikan di tengah keterpurukan angkutan umum di jalan akibat perubahan dan perkembangan dunia transportasi. Tentunya dengan harapan transportasi jalan tidak akan tererus oleh waktu dan akan selalu memberikan layanan terbaik bagi masyarakat dan kelangsungan usaha serta perekonomian bangsa.

Presiden Direktur PT Ekasari Lorena Transport G.T Soerbakti mengatakan pemberian penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah terhadap ‘kesetiaan’ perusahaan angkutan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya dalam menyediakan layanan angkutan darat.

Menurut Soerbakti, bisa bertahan dalam kurun waktu lebih dari 30 tahun ditengah berbagai persoalan adalah hal yang tidak mudah. Apalagi berbagai persoalan besar kerap menghantam yang telah mengakibatkan perusahaan angkutan jatuh bangun, bahkan ada yang jatuh dan tidak mampu bangkit lagi.

Beberapa persoalan yang pernah dihadapi adalah pada tahun 2006 dimana pada saat itu pemerintah menaikkan harga bahan bakar hingga 100 persen lebih, sementara tarif angkutan kenaikannya sangat kecil sekali. Krisis global juga mengakibatkan harga sejumlah komponen kendaraan melonjak tajam.

Ancaman kembali datang dengan hadirnya penerbangan low cost carrier, yang mengakibatkan pangsa pasar bus tergerus lebih dari 50 persen. Bahkan sejumlah perusahaan otobus terpaksa mengkandangkan kendaraannya karena tidak ada penumpang yang di angkut.

’’Namun kami tetap bisa bertahan karena kami menyikapi keadaan itu dengan baik, seraya melakukan sejumlah efisiensi di berbagai sektor mulai dalam penggunaan kendaraan, sumber daya manusia dan sektor lainnya. Tidak ketinggalan kami melakukan trik-trik usaha, ’’ kata Soerbakti.

Lantas bantuan apa yang diberikan pemerintah atas kondisi tersebut? Soerbakti mengatakan, bantuan secara langsung memang tidak ada, kecuali kebijakan yang sifatnya global.

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Direktorat Perhubungan Darat Sudirman Lambali mengakui, pemerintah tidak memberikan bantuan secara langsung ketika perusahaan otobus mengalami permasalahan serius akibat krisis global.

Tapi banyak yang dilakukan pemerintah, antara lain dengan memberikan keringanan dalam bidang perpajakan maupun pengurangan bea masuk untuk komponen yang belum bisa di produksi di dalam negeri.

Secara berkala, pemerintah juga melakukan evaluasi di bidang tarif yang tentunya melibatkan perusahaan-perusahaan bus. “Karena kami menyadari tingginya biaya operasional hanya bisa diimbangi dengan kenaikan tarif. Meskipun tidak terlalu signifikan, namun kenaikan tarif batas bawah itu cukup membantu,” kata Sudirman.

Kemudian yang tidak kalah pentingnya, menurut Sudirman, adalah toleransi dan pengertian pemerintah terhadap situasi sulit yang mereka hadapi. Misalnya memerbolehkan mengurangi jumlah kendaraan yang beroperasi, tidak melayani trayek-trayek yang sepi. Karena kalau itu dipaksakan kerugian yang diderita perusahaan bus akan lebih besar lagi. (PR)


0
0
 

Berita Terkait
Komentar Anda


Nama
Email
Judul
Komentar
 
 
Jajak Pendapat
Bagaimana proses pelayanan pengaduan di Kementerian Perhubungan?
 
Total Responden 904
Prakiraan Cuaca Hari Ini
Hujan Ringan Banda Aceh
Hujan Ringan
22 - 32°C
Hujan Ringan Medan
Hujan Ringan
23 - 32°C
Cerah Berawan Pekanbaru
Cerah Berawan
22 - 34°C
Hujan Ringan Batam
Hujan Ringan
25 - 32°C
Hujan Ringan Padang
Hujan Ringan
22 - 31°C
Berawan Jambi
Berawan
23 - 33°C
Hujan Ringan Palembang
Hujan Ringan
24 - 33°C
Berawan Pangkal Pinang
Berawan
25 - 33°C
Berawan Bengkulu
Berawan
24 - 32°C
Berawan Bandar Lampung
Berawan
23 - 33°C
Hujan Sedang Pontianak
Hujan Sedang
23 - 33°C
Berawan Samarinda
Berawan
25 - 33°C
Cerah Berawan Palangkaraya
Cerah Berawan
22 - 33°C
Cerah Berawan Banjarmasin
Cerah Berawan
23 - 35°C
Berawan Manado
Berawan
21 - 34°C
Berawan Gorontalo
Berawan
22 - 34°C
Cerah Berawan Palu
Cerah Berawan
23 - 35°C
Cerah Berawan Kendari
Cerah Berawan
20 - 31°C
Cerah Berawan Makassar
Cerah Berawan
22 - 34°C
Cerah Berawan Majene
Cerah Berawan
23 - 33°C
Hujan Ringan Ternate
Hujan Ringan
24 - 31°C
Berawan Ambon
Berawan
23 - 29°C
Cerah Berawan Jayapura
Cerah Berawan
23 - 32°C
Hujan Ringan Sorong
Hujan Ringan
24 - 31°C
Hujan Ringan Biak
Hujan Ringan
22 - 31°C
Hujan Ringan Manokwari
Hujan Ringan
24 - 31°C
Cerah Berawan Merauke
Cerah Berawan
22 - 31°C
Cerah Kupang
Cerah
20 - 33°C
Cerah Berawan Sumbawa Besar
Cerah Berawan
21 - 34°C
Cerah Berawan Mataram
Cerah Berawan
21 - 31°C
Berawan Denpasar
Berawan
24 - 32°C
Berawan Jakarta
Berawan
23 - 33°C
Berawan Serang
Berawan
24 - 35°C
Berawan Bandung
Berawan
21 - 32°C
Cerah Berawan Semarang
Cerah Berawan
23 - 35°C
Cerah Berawan Yogyakarta
Cerah Berawan
22 - 33°C
Cerah Surabaya
Cerah
23 - 34°C


0 - 0°C
Site Stats
  • Total hits: 2.689.825
  • Hits bulan ini: 33.549
  • Hits minggu ini: 7.824
  • Hits hari ini: 475
Sejak tanggal 7 Juli 2011
PPID
Data
Pengadaan Barang dan Jasa
Web Link
Buku Informasi Transportasi
GIS DEPHUB
Statistik Perhubungan
Peta Prasarana Perhubungan