• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Kemenhub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita Video
Album Foto


Kolom Redaksi
PERCEPATAN DWELLING TIME
Pemerintah mentargetkan untuk menekan waktu sirkulasi barang sejak kapal sandar di dermaga hingga keluar pintu pelabuhan (dwelling time) dari 6 hari m(...)
Baca Selengkapnya
DUKUNGAN KEMENHUB BAGI JAMINAN KELANCARAN DISTRIBUSI BARANG DI TENGAH CUACA BURUK
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa cuaca buruk yang diwarnai angin kencang dan hujan lebat akan berlangsung hin(...)
Baca Selengkapnya
REALISASI TARGET TAHUN 2013
Banyak yang memperkirakan tahun 2013 adalah tahun "suram" dengan alasan krisis utang di Eropa dan perlambatan ekonomi AS akan kian parah yan(...)
Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
PERTAHANKAN KA KALIJAGA DEMI PENYEBARAN PERTUMBUHAN EKONOMI
(...)
Baca Selengkapnya
MERINDUKAN KEJAYAAN DRY PORT GEDE BAGE
(...)
Baca Selengkapnya
UPTD TANDES JAGA KEBERSIHAN UDARA KOTA SURABAYA
(...)
Baca Selengkapnya
Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  MASYARAKAT SOLO DIIMBAU SEGERA BERALIH KE BST Print
MASYARAKAT SOLO DIIMBAU SEGERA BERALIH KE BST

(Solo, 27/04/2011) Fasilitas transportasi perkotaan di Kotamadya Surakarta sudah sangat baik. Masyarakat diminta untuk segera beralih dari kendaraan pribadi ke Batik Solo Trans (BST) yang disediakan pemerintah daerah setempat.

Bukan hanya masalah keamanan dan kenyamanan karena bus ini dilengkapi dengan penyejuk ruangan (AC), tapi waktu tempuhnya juga lebih cepat, karena di beberapa persimpangan tidak terkena lampu pengatur lalu lintas (trafic light)

Selain aman, nyaman dan murah, menggunalan BTS lebih cepat. Dan yang terpenting adalah menggunakan BST dapat mengurangi kemacetan di jalan raya di kota Solo yang kian menjadi.

Sebagaimana disampaikan oleh Suyatmi, Pembantu Dekan FISIP-UNS, kalau dulu orang Solo dikenal alon-alon waton kelakon karena sifatnya yang sabar, sekarang alon-alon waton kelakon bukan karena kesabarannya tapi karena Solo sekarang kian macet

Kemacetan sangat dirasakan pada pagi dan sore hari, tepatnya pada saat jam berangkat kerja dan berangkat sekolah, atau pada saat pulangnya.

Perguruan tinggi merupakan salah satu elemen penting untuk memberikan kesadaran kepada seluruh lapisan masyarakat, tentang pentinggnya menggunakan transportasi perkotaan yang telah disediakan pemerintah daerah setempat.

Untuk itu pemerintah pusat maupun pemerintah daerah selalu mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi perkotaan dan mengurangi kendaraan pribadi baik itu mobil pribadi maupun sepeda motor.

"Daripada menggunakan mobil pribadi atau sepeda motor, lebih baik ke kampus menggunakan BST. Selain lebih aman dan nyaman, waktu tempuhnya juga cukup cepat," kata Dr Elly Sinaga, Direktur Bina Sistem Transportasi Perkotaan, Ditjen Perhubungan Darat Kementrian Perhubungan dalam Diskusi Publik "Mengurai Problematika Transportasi Perkotaan Dalam Dimensi Sosial, Budaya Kota Solo" yang diselenggarakan oleh BEM Universitas Sebelas Maret (UNS), Rabu (26/4)

Diingatkan oleh Elly pertumbuhan ekonomi di suatu daerah biasanya berdampak pada kesejahteraan masyarakatnya. "Tapi dampak negatifnya adalah transportasinya semakin tidak tertib," tukasnya.

Kalau dulu peningkatan jumlah kendaraan kita menyesaikannya dengan menambah panjang dan lebar badan jalan, sekarang tidak demikian. Karena keterbatasan anggaran untuk membangun infrastuktur maka yang dilakukan adalah menerapkan manajemen transportasi seperti mengurangi jumlah kendaraan yang bergerak.

Di Jakarta sudah diterapkan dengan sistem 3 in 1, atau 1 kendaraan minimal 3 orang pada jam-jam tertentu, atau dengan sistem road pricing, yaitu harus membayar bila melintasi jalan-jalan tertentu. "Nah yang akan kami lakukan di Solo adalah memindahkan pengguna jalan dari sepeda motor dan kendaraan pribadi kepada angkutan perkotaan dalam hal ini BST," kata Elly.

Sementara itu Kadishub Kota Surakarta Drs Herman mengatakan, berbagai cara terus dilakukan untuk penyempurnaan BST sebagai salah satu transportasi perkotaan yang disediakan Pemda Solo.

Selain keamanan dan kenyamanan yang ditawarkan BST, kemudahan dalam pembayaran juga menjadi salah satu keunggulan BST dibandingkan transportasi lainnya. Penumpang bisa menggunakan kartu single trip yaitu membeli satu untuk satu kali perjalanan, atau smart cart e-money yang bisa di top-up atau isi ulang di bank-bank penyelenggara.

Di tiap-tiap halte juga dengan mudah diperoleh informasi berapa menit lagi BST akan tiba di halte dimana penumpang menunggu. "Jadi penumpang akan mendapatkan informasi berapa menit lagi dia harus menunggu kedatangan BST," kata Herman.

Pemda Solo berjanji akan terus menambah BST sehingga tengat waktu tunggu penumang semakin singkat. Kalau sebelumnya 11 menit, sudah kita percepat menjadi 9 menit dan kami targetkan menjadi setiap 6-7 menit sekali.

Selain masih kurangnya transportasi perkotaan yang tersedia, kemacetan yang terjadi di kota Solo akibat rendahnya kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas, seperti memarkir kendaraan di badan-badan jalan, angkutan umum masih sering ngetem hingga kebut-kebutan.

Dwi Susantono, Dosen Fakultas Sastra dan Seni Rupa UNS mengatakan, mahasiswa sebagai kaum intelektual harusnya bisa memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Bukan sebaliknya.

Dwi masih seringkali menjumpai mahasiswa yang dengan sengaja menerobos trafic light padahal lampu merah sudah menyala. Banyak juga menjumpai mahasiswa yang pada saat berkendara sepeda motor tapi berbicara melalui telepon selularnya.

"Ini budaya modern yang tidak baik dan harus di tinggalkan," tukasnya.

Dwi juga menyoroti masih banyaknya pengamen dan pedagang asongan di seputar lampu merah. Dan ini berpotensi sebagai salah satu penyebab kemacetan. (PR)


0
0
 

Berita Terkait
Komentar Anda


Nama
Email
Judul
Komentar
 
 
Jajak Pendapat
Bagaimana proses pelayanan pengaduan di Kementerian Perhubungan?
 
Total Responden 918
Prakiraan Cuaca Hari Ini
Berawan Banda Aceh
Berawan
22 - 32°C
Hujan Ringan Medan
Hujan Ringan
23 - 32°C
Hujan Ringan Pekanbaru
Hujan Ringan
22 - 34°C
Berawan Batam
Berawan
24 - 32°C
Berawan Padang
Berawan
21 - 31°C
Berawan Jambi
Berawan
24 - 32°C
Hujan Ringan Palembang
Hujan Ringan
23 - 33°C
Hujan Ringan Pangkal Pinang
Hujan Ringan
24 - 33°C
Cerah Berawan Bengkulu
Cerah Berawan
23 - 32°C
Hujan Ringan Bandar Lampung
Hujan Ringan
23 - 33°C
Hujan Ringan Pontianak
Hujan Ringan
24 - 34°C
Berawan Samarinda
Berawan
25 - 33°C
Berawan Palangkaraya
Berawan
23 - 33°C
Cerah Berawan Banjarmasin
Cerah Berawan
23 - 35°C
Hujan Ringan Manado
Hujan Ringan
22 - 33°C
Berawan Gorontalo
Berawan
22 - 34°C
Cerah Berawan Palu
Cerah Berawan
24 - 35°C
Cerah Berawan Kendari
Cerah Berawan
20 - 31°C
Cerah Berawan Makassar
Cerah Berawan
24 - 35°C
Cerah Berawan Majene
Cerah Berawan
23 - 33°C
Berawan Ternate
Berawan
24 - 31°C
Berawan Ambon
Berawan
24 - 31°C
Hujan Ringan Jayapura
Hujan Ringan
23 - 32°C
Hujan Ringan Sorong
Hujan Ringan
24 - 31°C
Hujan Ringan Biak
Hujan Ringan
22 - 31°C
Berawan Manokwari
Berawan
24 - 30°C
Berawan Merauke
Berawan
22 - 31°C
Cerah Kupang
Cerah
20 - 33°C
Cerah Berawan Sumbawa Besar
Cerah Berawan
20 - 35°C
Cerah Berawan Mataram
Cerah Berawan
20 - 31°C
Berawan Denpasar
Berawan
23 - 32°C
Berawan Jakarta
Berawan
23 - 33°C
Berawan Serang
Berawan
24 - 33°C
Berawan Bandung
Berawan
21 - 32°C
Berawan Semarang
Berawan
24 - 34°C
Cerah Berawan Yogyakarta
Cerah Berawan
22 - 32°C
Cerah Surabaya
Cerah
23 - 34°C


0 - 0°C
Site Stats
  • Total hits: 2.698.213
  • Hits bulan ini: 41.937
  • Hits minggu ini: 6.167
  • Hits hari ini: 1.947
Sejak tanggal 7 Juli 2011
PPID
Data
Pengadaan Barang dan Jasa
Web Link
Buku Informasi Transportasi
GIS DEPHUB
Statistik Perhubungan
Peta Prasarana Perhubungan