Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Darat  PERPRES TENTANG PENGESAHAN PROTOCOL 1 DESIGNATION OF TRANSIT TRANSPORT AND FACILITIES TELAH TERBIT Print
PERPRES TENTANG PENGESAHAN PROTOCOL 1 DESIGNATION OF TRANSIT TRANSPORT AND FACILITIES TELAH TERBIT

(Jakarta, 21/10/2011) Protocol 1 (Designation of Transit Transport and Facilities) secara resmi telah diratifikasi oleh Pemerintah Indonesia, melalui Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 70 Tahun 2011, yang ditetapkan di Jakarta oleh Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono, pada tanggal 5 Oktober 2011 dan diundangkan pada tanggal yang sama oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Pengesahan Protocol 1 ini merupakan tindak lanjut dari ditandatanganinya Protocol tersebut oleh Pemerintah Indonesia di Bangkok, Thailand, pada tanggal 8 Februari 2007 sebagai hasil perundingan delegasi Negara-negara Anggota Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara dalam Sidang Tingkat Menteri Transportasi ASEAN ke-13.

Protocol 1 (Designation of Transit Transport and Facilities) merupakan bagian dari kerangka the ASEAN Framework Agreement on the Facilitation on Goods in Transit (AFAGIT). The ASEAN Framework Agreement on the Facilitation on Goods in Transit (AFAGIT) sendiri telah disahkan pula melalui Keputusan Presiden Nomor 169 Tahun 1999 tentang Pengesahan ASEAN Framework Agreement on the Facilitation on Goods in Transit (Perjanjian Kerangka Kerja ASEAN mengenai Pemberian kemudahan terhadap Barang-barang Transit) sebagai tindak lanjut dari penandatanganannya pada 16 Desember 1998 di Hanoi, Vietnam oleh Negara-negara anggota ASEAN.

Protocol 1 (Designation of Transit Transport and Facilities) merupakan perjanjian penetapan rute-rute jalan atau angkutan jalan raya sebagaimana yang telah ditetapkan untuk maksud transit angkutan barang dalam ASEAN. Di dalam Protocol ini, para negara anggota ASEAN telah menyetujui untuk meresmikan jalan awal atau rute-rute jalan raya, sebagai dasar penetapan rute-rute angkutan transit. Dalam perjalanannya, negara-negara anggota ASEAN ini dapat memulai usulan untuk perubahan dan/atau penambahan angkutan  transit kawasan dari waktu ke waktu. Namun perubahan yang diusulkan atau perubahan oleh salah satu negara, wajib dengan kesepakatan bersama dari negara yang bertetangga langsung, untuk selanjutnya perubahan tersebut wajib disampaikan kepada Sekretaris Jenderal ASEAN.

Untuk Indonesia sendiri, rute angkutan transit untuk Protocol 1 ini terdapat dalam AH 2 (Merak-Jakarta-Surakarta-Surabaya-Denpasar) sepanjang 1.299 km, AH 150 (Pontianak-Entikong/tebedu (Indonesia/Malaysia, Perbatasan Sarawak) sepanjang 321 km, dan AH 25 (Banda Aceh-Medan-Palembang-Bakauheni) sepanjang 2.523 km. Setelah diratifikasi melalui Perpres, Protocol 1 (Designation of Transit Transport and Facilities) ini selanjutnya akan melalui tahapan notifikasi oleh Kementerian Luar Negeri.(RS)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
ASPEK KESELAMATAN DI RUNWAY PERLU PERHATIAN LEBIH

(Denpasar, 21/5/2012) Pertumbuhan penumpang pesawat Udara di Indonesia untuk domestik dari tahun 2006-2010 meningkat 12,8 % setiap tahunnya dan untuk penumpang internasional meningkat 15,7 % per tahunnya. Dengan pertumbuhan tersebut, bandara-bandara di Indonesia sering mengalami masalah over capacity dikarenakan pergerakan pesawat meningkat dan tingkat pemakaian runway di bandara seperti Bandara Soekarno Hatta mencapai 100% di jam-jam sibuk. Oleh karena itu, semua pihak-pihak terkait penerbangan harus memperhatikan aspek keselamatan di runway.
 

Baca Selengkapnya
THE FIRST ICAO REGIONAL RUNWAY SAFETY ASIA PACIFIC (APAC) DILAKSANAKAN DI BALI

(Jakarta,19/5/2012) Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan International Civil Aviation Organization (ICAO), The Flight Safety Foundation (FSF), dan The Association of Asia Pacific Airlines (AAPA), akan menyelenggarakan seminar  “the First Regional Runway Safety Seminar/Workshop Asia – Pacific (APAC)”  yang akan  dimulai  21 s.d 24 Mei 2012 mendatang  di Denpasar, Bali.

Baca Selengkapnya
MENHUB DIJADWALKAN BUKA ASEAN STOM KE-33

(Jakarta, 18/05/2012) Menteri Perhubungan, E. E. Mangindaan direncanakan akan membuka secara resmi Pertemuan The 33rd ASEAN Senior Transport Officials Meeting (33rd ASEAN STOM) pada 22-24 Mei 2012 di Bandung, Jawa Barat. ASEAN Senior Transport Officials Meeting (ASEAN STOM) merupakan pertemuan tingkat pejabat senior bidang transportasi negara-negara ASEAN, yang dilaksanakan dua kali dalam setahun secara bergiliran di negara-negara anggota ASEAN. Untuk tahun 2012, Indonesia menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan ASEAN STOM ke-33 di Bandung dan ASEAN STOM ke-34, yang direncanakan akan diselenggarakan di Denpasar-Bali.

Baca Selengkapnya
RUSIA SERAHKAN PENELITIAN KOTAK HITAM PADA INDONESIA

(Jakarta, 16/05/2012) Kotak hitam (black box) Sukhoi Superjet 100 yang berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) sudah berada di tangan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT). Sementara itu Flight Data Recorder (FDR) masih dicari.

Baca Selengkapnya
UTAMAKAN KESELAMATAN BERTRANSPORTASI SELAMA LIBUR LONG WEEKEND

(Jakarta, 16/5/2012) Masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam bertransportasi dan mengutamakan keselamatan selama liburan long weekend ini  apabila turun hujan dan terjadi kemacetan lalu lintas jalan, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi. Begitu juga bagi para operator agar lebih memperhatikan kendaraan yang akan dioperasikan dan dicek kelaikannya, demikian dikemukakan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementrian Perhubungan Bambang S Ervan di Jakarta, Rabu (16/5).

Baca Selengkapnya
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 28 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak  pada 28 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak  pada 26 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 23-24 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 23-24 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 21 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 21 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 20 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 20 Oktober 2011