Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  SISTEM PELAYANAN SATU ATAP AKAN DITERAPKAN DI PELABUHAN Print
SISTEM PELAYANAN SATU ATAP AKAN DITERAPKAN DI PELABUHAN

Rencana tersebut disampaikan Direktur Jenderal Perhubungan Laut Dephub Sunaryo, dalam konferensi pers di kantornya, Rabu (30/12). ”Pembangunan pelayanan satu atap ini untuk memberikan pelayanan yang baik di pelabuhan,” paparnya.

Untuk mengawali rencana tersebut, saat ini tengah tengah dibangun pelayanan perizinan satu atap di Pelabuhan Tanjung Priok dan Tanjung Perak. ”Tahun 2009 kami jadikan sebagai sebagai tahun pelayanan publik yang tepat waktu dan mutu. Dengan itu, kami bertekad memberi pelayanan mutu di pelabuhan," tegas Sunaryo. Dipaparkan pula, dengan dibangunnya sistem pelayanan satu atap di, aktivitas pelayanan perizinan di pelabuhan akan bersifat lebih terbuka dan bisa menekan ekonomi biaya tinggi. Pada proses pengurusan surat izin berlayar (SIB), misalya, biaya yang dipatok relatif tinggi. Di satu sisi, proses pembuatannya juga membutuhkan waktu yang relatif  lama.

"Pengurusan SIB harus sesuai tarif. Kalau misalnya Rp10.000, ya, segitu. Jangan ada lebih," tegas Sunaryo. Selain itu, Sunaryo juga menegaskan pihaknya siap mencabut Surat Izin Usaha Perusahaan Angkutan Laut (SIUPAL) yang terbukti tidak memiliki kapal. Pencabutan ini, menurutnya, merupakan jalan terakhir jika perusahaan pelayaran pemilik SIUPAL tidak menaati aturan yang berlaku.

“Kalau tidak memiliki kapal dan sudah diperingatkan tidak direspons akan dicabut SIUPAL-nya,” tegasnya. ”Itu sesuai ketentuan dalam Undang-Undang (UU) 17/2008 tentang Pelayaran. Setiap perusahaan pelayaran diwajibkan untuk memiliki kapal,” paparnya. Menurut Sunaryo, posisi perusahaan pelayaran naik signifikan setelah Instruksi Presiden (Inpres) No. 5/2005 tentang Pemberdayaan Industri Pelayaran Nasional.

Pada 2008, jumlah SIUPAL yang dikeluarkan Dephub mencapai 1.638 perusahaan atau naik signifikan dari 2004 sebanyak 1.150 perusahaan. Sampai saat ini armada kapal di Indonesia mencapai 8.256 unit atau naik 36,7% dibandingkan 2004 yang hanya 6.201 unit kapal. (DIP)

Berita Terkait
Berita Terkini
DIBUTUHKAN RP. 117 TRILIUN KEMBANGKAN PELABUHAN DI INDONESIA

(Jakarta, 8/2/2012) Dalam rangka penguatan konektivitas nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di 6 koridor, dibutuhkan 117 triliun rupiah untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

Baca Selengkapnya
KAPAL PERINTIS DAN PENYEBERANGAN TERUS DITAMBAH

JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.

Baca Selengkapnya
PERISTIWA PENANGKAPAN PILOT DI SURABAYA, TINDAK LANJUT KERJASAMA KEMENHUB DAN BNN

(Jakarta, 6/2/2012) Peristiwa ditangkapnya pilot Lion Air di Surabaya oleh BNN beberapa waktu lalu merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kemenhub dan BNN dalam rangka menanggulangi penyalahgunaan dan pencegahan penyebaran narkoba di sektor transportasi.

Baca Selengkapnya
2012, ANGGARAN OPERASIONAL PENYEBERANGAN PERINTIS DIALOKASIKAN 140 M

(Manokwari, 05/02/2012) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada tahun 2012 ini mengalokasikan subsidi operasional untuk kapal penyebrangan sekitar Rp 140 miliar. Sementara itu untuk pembangunan 5 buah kapal disiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

 

Baca Selengkapnya
KEMENHUB SERAHKAN KMP NAPAN WAINAMI DAN KM SABUK NUSANTARA 32 DI MANOKWARI

(Manokwari, 06/02/2012)  Menteri Perhubungan EE Mangindaan meresmikan pengoperasian KMP Napan Wainami dan KM Sabuk Nusantara 32 di Pelabuhan Manokwari. KM Napan Wainami merupakan kapal penyebrangan yang akan melayani pelabuhan Manokwari-Wasior dan berakhir di Nabire. Waktu tempuh Manokwari-Wasior sekitar 11-12 jam sedangkan waktu tempuh Wasior-Nabire 13-14 jam dengan kecepatan rata-rata 11 knot/jam

Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MINITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 31 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 31 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 27 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 27 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 26 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 25 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 25 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 24 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 24 Januari 2011

Kolom Redaksi