• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Kemenhub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita Video
Album Foto


Kolom Redaksi
PERCEPATAN DWELLING TIME
Pemerintah mentargetkan untuk menekan waktu sirkulasi barang sejak kapal sandar di dermaga hingga keluar pintu pelabuhan (dwelling time) dari 6 hari m(...)
Baca Selengkapnya
DUKUNGAN KEMENHUB BAGI JAMINAN KELANCARAN DISTRIBUSI BARANG DI TENGAH CUACA BURUK
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa cuaca buruk yang diwarnai angin kencang dan hujan lebat akan berlangsung hin(...)
Baca Selengkapnya
REALISASI TARGET TAHUN 2013
Banyak yang memperkirakan tahun 2013 adalah tahun "suram" dengan alasan krisis utang di Eropa dan perlambatan ekonomi AS akan kian parah yan(...)
Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
PERTAHANKAN KA KALIJAGA DEMI PENYEBARAN PERTUMBUHAN EKONOMI
(...)
Baca Selengkapnya
MERINDUKAN KEJAYAAN DRY PORT GEDE BAGE
(...)
Baca Selengkapnya
UPTD TANDES JAGA KEBERSIHAN UDARA KOTA SURABAYA
(...)
Baca Selengkapnya
Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  PEMERINTAH - SWASTA TEGASKAN KOMITMEN TINGKATKAN PRODUKSI PELAUT Print
PEMERINTAH - SWASTA TEGASKAN KOMITMEN TINGKATKAN PRODUKSI PELAUT

(Jakarta, 25/5/2010) Kementerian Perhubungan dan perusahaan maskapai pelayaran nasional yang tergabung dalam Indonesian National Shipowners’ Association (INSA) menegaskan komitmen dalam melaksanakan program percepatan pendidikan untuk mendongkrak produksi sekolah-sekolah pelaut nasional. Utamanya dalam penyediaan fasilitas penunjang pendidikan dan pendidikan praktikum siswa taruna pelaut.
 
Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Perhubungan Kementerian Parhubungan Dedi Darmawan mengungkapkan, tidak hanya institusinya, komitmen ini juga melibatkan pemangku kepentingan lain seperti Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang diwakili Direktorat Kelautan dan Perkapalan serta Pusat Diklat Perhubungan Laut, sekolah-sekolah khusus pendidikan pelaut di bawah Badan Diklat Perhubungan, Asosiasi Pendidikan dan Pelatihan Maritim Indonesia (APPMI), termasuk Konsorsium Perusahaan Pengawakan Kapal (Consortium of Indonesia Manning Agencies/CIMA).
 
Dijelaskan, dalam rapat terakhir yang digelar awal minggu kedua bulan Mei lalu, masing-masing pihak telah mengemukakan langkah-langkah konkret yang akan dilakukan untuk merealisasikan program pendidikan yang dinamai ”Crash Program” ini.
 
”Badan Diklat, misalnya, kita akan melaksanakan kampanye atau sosialisasi di masyarakat untuk mendorong peningkatan minat untuk bersekolah di sekolah-sekolah khusus kepelautan. Yaitu dengan menawarkan program-program pendidikan yang menarik ataupun program pemberian beasiswa,” paparnya.
 
Di sisi lain, imbuhnya, Badan Diklat juga akan mengupayakan peningkatan kapasitas dan kualitas pendidikan baik di sekolah-sekolah pelayaran yang dikelola Pemerintah maupun swasta. Sekolah-sekolah milik Pemerintah, dalam hal ini UPT-UPT Pusdiklat Perhubungan Laut, telah mampu melakukan upgrading hingga tingkat 2 dan tingkat 1.
 
”Untuk batasan usia peserta yang dapat mengikuti crash program bisa dipertimbangkan maksimal hingga 30 tahun, selama STCW (Standards of Training, Certification and Watchkeeping/STCW yang dikeluarkan IMO, Red) mengizinkan dan yang bersangkutan sehat,” imbuhnya. Pembatasan usia yang tinggi tersebut, menurut Dedi, untuk memberikan kesempatan bagi pelaut-pelaut yang telah melakukan pelayaran namun terkendala batasan usia ketika harus mengikuti pendidikan formal.
 
Terkait itu, Ditjen Perhubungan Laut akan membawa bahan pertimbangan untuk dimajukan dalam konferensi Organisasi Maritim Internasional (IMO) mendatang yang akan digelar di London, Inggris. Kemudian INSA, melalui salah satu anggotanya akan meminjamkan simulatornya untuk digunakan sekolah-sekolah yang masih kekurangan fasilitas penunjang praktikum.
 
”Penggunaan simulator ini dalam rangka meningkatkan kemampuan keahlian para pelaut, di bawah persetujuan dan pengawasan Pusdiklat Perhubungan Laut. Selain itu juga menjadi bukti kepedulian perusahaan pelayaran terhadap pendidikan kepelautan. Karena, nantinya, mereka juga yang akan diuntungkan jika kekurangan tenaga pelaut nasional telah terpenuhi,”  lanjut Dedi Darmawan.
 
Dikatakannya, saat ini Indonesia minus sekitar 18.000 tenaga pelaut tingkat perwira. Jumlah ini diprediksi akan terus meningkat sejalan dengan pertumbuhan industri pelayaran nasional yang kian pesat, di mana perusahaan pelayaran nasional tengah aktif melakukan penambahan armada guna memenuhi ketentuan azas cabotage.
 
”IMO sendiri telah menginstruksikan negara-negara anggota untuk melakukan  hal ini, karena dunia juga krisis tenaga pelaut. Turunnya minat generasi muda untuk mengenyam pendidikan khusus kepelautan yang merata di seluruh dunia, menjadi penyebab utama kondisi ini. Dunia secara menyeluruh, termasuk Indonesia, saat ini tengah gencar melakukan kampanye Go To Sea, dan IMO menetapkan 2010 sebagai Year of the Seafarer,” ungkap Dedi. (DIP)


0
0
 

Berita Terkait
Komentar Anda


Nama
Email
Judul
Komentar
 
 
Jajak Pendapat
Bagaimana proses pelayanan pengaduan di Kementerian Perhubungan?
 
Total Responden 941
Prakiraan Cuaca Hari Ini
Hujan Ringan Banda Aceh
Hujan Ringan
22 - 31°C
Hujan Ringan Medan
Hujan Ringan
23 - 32°C
Cerah Berawan Pekanbaru
Cerah Berawan
22 - 34°C
Berawan Batam
Berawan
25 - 32°C
Hujan Ringan Padang
Hujan Ringan
22 - 31°C
Berawan Jambi
Berawan
23 - 32°C
Berawan Palembang
Berawan
23 - 34°C
Berawan Pangkal Pinang
Berawan
25 - 33°C
Cerah Berawan Bengkulu
Cerah Berawan
24 - 32°C
Cerah Berawan Bandar Lampung
Cerah Berawan
21 - 34°C
Hujan Sedang Pontianak
Hujan Sedang
23 - 33°C
Berawan Samarinda
Berawan
24 - 34°C
Berawan Palangkaraya
Berawan
23 - 34°C
Cerah Berawan Banjarmasin
Cerah Berawan
23 - 35°C
Berawan Manado
Berawan
22 - 32°C
Cerah Berawan Gorontalo
Cerah Berawan
22 - 34°C
Hujan Ringan Palu
Hujan Ringan
24 - 33°C
Cerah Berawan Kendari
Cerah Berawan
21 - 32°C
Cerah Berawan Makassar
Cerah Berawan
20 - 35°C
Cerah Berawan Majene
Cerah Berawan
24 - 34°C
Berawan Ternate
Berawan
24 - 31°C
Hujan Ringan Ambon
Hujan Ringan
24 - 29°C
Hujan Ringan Jayapura
Hujan Ringan
23 - 32°C
Hujan Ringan Sorong
Hujan Ringan
24 - 32°C
Cerah Berawan Biak
Cerah Berawan
22 - 31°C
Hujan Ringan Manokwari
Hujan Ringan
24 - 32°C
Cerah Berawan Merauke
Cerah Berawan
22 - 31°C
Cerah Kupang
Cerah
22 - 32°C
Cerah Berawan Sumbawa Besar
Cerah Berawan
22 - 35°C
Cerah Berawan Mataram
Cerah Berawan
22 - 31°C
Berawan Denpasar
Berawan
24 - 33°C
Berawan Jakarta
Berawan
23 - 34°C
Berawan Serang
Berawan
24 - 34°C
Cerah Berawan Bandung
Cerah Berawan
22 - 30°C
Cerah Berawan Semarang
Cerah Berawan
24 - 36°C
Cerah Berawan Yogyakarta
Cerah Berawan
22 - 34°C
Cerah Surabaya
Cerah
22 - 34°C


0 - 0°C
Site Stats
  • Total hits: 2.722.641
  • Hits bulan ini: 424
  • Hits minggu ini: 6.710
  • Hits hari ini: 424
Sejak tanggal 7 Juli 2011
PPID
Data
Pengadaan Barang dan Jasa
Web Link
Buku Informasi Transportasi
GIS DEPHUB
Statistik Perhubungan
Peta Prasarana Perhubungan