• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Dephub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  KAPAL PERINTIS KM WETAR TERBAKAR DI AMBON Print
KAPAL PERINTIS KM WETAR TERBAKAR DI AMBON

(Jakarta, 29/7/2010) Kapal perintis KM Wetar terbakar saat berlabuh di perairan dekat Dermaga Gudang Arang, Pelabuhan Yos Sudarso, Ambon, Maluku, Kamis (29/7), sekitar pukul 10.00 WIT. Selain tidak menimbulkan korban jiwa, peritiwa ini juga tidak memengaruhi jalannya Sail Banda 2010. Namun, kerugian yang terjadi akibatnya diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Bobby R. mamahit, menjelaskan, kapal berukuran 750 DWT tersebut terbakar dalam keadaan kosong tanpa penumpang. ”Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Sepertinya dia terbakar setelah selesai melakukan aktivitas penurunan penumpang maupun barang, atau ketika tengah melakukan persiapan untuk pelayaran kembali ke Saumlaki,” jelas Bobby di Jakarta, Kamis (29/7).

Menurut Bobby, kegiatan pemadaman KM Wetar berlangsung cukup lama. Pada dua jam pertama, enam buah kapal yang melakukan pemadaman belum dapat menaklukkan api yang terus membesar. Keenam kapal tersebut terdiri dari dua unit kapal pemadam milik Administrator Pelabuhan Ambon, dua unit tug boat PT Pertamina, satu buah kapal Basarnas Ambon, serta sebuah kapal karet milik USNS Mercy, rumah sakit terapung Angkatan Laut Amerika Serikat yang tengah mengikuti aktivitas Sail Banda.

”Sampai pukul 12.00 WIT api belum bisa dipadamkan, tetapi malah semakin membesar,” ujarnya. Dengan alasan keamanan, kapal ditarik ke perairan dekat Pantai Amahusu untuk dilakukan pemadaman lanjutan. Di lokasi itu tim kembali bekerja keras untuk menaklukkan api. Hingga akhirnya, sekitar pukul 14.10, kobaran api baru bisa dipadamkan. Meski sudah tidak ada kobaran, kapal belum dinyatakan padam total.

Untuk melakukan pemadaman total, kapal kembali ditarik lagi menjauh ke arah perairan Pantai Tawiri. Sekitar pukul 15.30 WIT, ujarnya, tim baru dapat memastikan bahwa tidak ada lagi api dan bara dari kapal yang hangus itu. ”Untuk alasan keamanan, KM Wetar langsung dikandaskan di lokasi tersebut,” katanya. Saat ini, imbuhnya, pengamanan dan penyelidikan penyebab kebakaran KM Wetar dilakukan Adpel Ambon. Proses penghitungan untuk mengetahui berapa besar kerugian yang diakibatkan juga tengah dilakukan.

Bobby menambahkan, kapal berkapasitas 300 penumpang itu dibangun Pemerintah di Tegal, Jawa Tengah, melalui anggaran Kementerian Perhubungan tahun 2006. Total biaya pembangunan kapal tersebut mencapai Rp 20 miliar. Kapal tersebut kemudian diserahkan kepada PT Lautan Rizki Semesta untuk dioperasikan pada rute pelayaran perintis antara Saumlaki – Ambon.

”Jika kapal ini dinyatakan total lost akibat kebakaran itu, kita akan melakukan pengajuan pembangunan kapal baru untuk penggantian pada tahun anggaran 2011 nanti, agar rute yang saat dilaluinya itu tidak kosong,” pungkasnya. (DIP)

Berita Terkait
Berita Terkini
PEMUDIK BERSEPEDA MOTOR DIMINTA TAK PAKSAKAN DIRI SAAT HUJAN

(Jakarta, 6/9/2010) Pemudik bersepeda motor diimbau tidak memaksakan diri untuk mengendarai tunggangannya saat hujan turun. Hal itu untuk mengantisipasi terjadinya kecelakaan, baik akibat pengaruh minimnya jarak pandang maupun tergelincir di jalan basah akibat fungsi pengereman tak maksimal.

Baca Selengkapnya
PERGERAKAN ARUS PEMUDIK DI MERAK MENDEKATI MASA PUNCAK

(Jakarta,6/9/2010) Memasuki H-4 Lebaran (6/9), lonjakan arus pemudik di Pelabuhan Penyeberangan Merak, Banten terus mengalami lonjakan. Puncak arus mudik di pelabuhan tersebut diperkirakan akan terjadi pada malam H-3 (7/9) dan H-2 (8/9) Lebaran.
 

Baca Selengkapnya
JALUR LINGKAR NAGREK SIAP DIGUNAKAN, PENGGUNA JALAN DIMINTA BERHAT-HATI

(Nagrek, 4/9/10)  Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyatakan, jalur lingkar Nagreg sepanjang 5 kilometer, yang menghubungkan Kabupaten Garut dengan Kabupaten Bandung sudah siap digunakan pada masa angkutan lebaran tahun 2010 (1431 H) ini.

Baca Selengkapnya
MENKOKESRA KUNJUNGI POSKO NASIONAL ANGLEB 2010

(Jakarta, 05/09/10) Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat (Menkokesra) Agung Laksono, pada hari Minggu, 5 September 2010 pukul 10.15 WIB meninjau pelaksanaan Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010 (1431H) dikantor pusat Kementerian Perhubungan. Dalam kunjungan tersebut Menkokesra mendapatkan gambaran langsung  akan jalannya kegiatan Angkutan Lebaran Tahun 2010 dari Menteri Perhubungan, Freddy Numberi dan Ketua Harian Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu Tahun 2010, Ir. Asril Syafei.

Baca Selengkapnya
Berita Terpopuler
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 5 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 5 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 4 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 4 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 3 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 3 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 2 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 2 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 1 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 1 Juni 2010

Kolom Redaksi