Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Laut  UJI PETIK KAPAL PENUMPANG TERUS DIINTENSIFKAN JELANG MASA LEBARAN Print
UJI PETIK KAPAL PENUMPANG TERUS DIINTENSIFKAN JELANG MASA LEBARAN

(Jakarta, 31/08/09) Pemeriksaan kesiapan kapal motor penumpang yang akan digunakan sebagai angkutan mudik Lebaran tahun ini secara acak (uji petik), terus dilakukan Departemen Perhubungan. Kapal penumpang menjadi fokus utama pelaksanaan uji petik yang tujuan utamanya menjaga keselamatan dan keamanan penumpang kapal laut.



Direktur Jenderal Perhubungan Laut Sunaryo telah meminta seluruh Administrator Pelabuhan, Kepala Kantor Pelayaran, operator, dan instansi terkait memberikan laporan terakhir mengenai berbagai persiapan angkutan mudik tersebut pada 3 September 2009. ”Termasuk kesiapan pengawasan terhadap operator angkutan kapal penumpang yang nekat menaikkan penumpang hingga melebihi batas kapasitas. Sehingga, seluruh kapal yang laik laut dan akan digunakan sebagai angkutan mudik bisa dipastikan siap pada H-15 Lebaran. Nanti, Pak Dirjen sendiri yang akan mengumumkan hasilnya,” papar Sekretaris Ditjen Perhubungan Laut Bobby R Mamahit di Jakarta, Senin sore (31/8).



Uji petik, lanjut Bobby, berfungsi untuk mengetahui kelaikan kapal dan memastikan telah dipenuhinya seluruh prosedur pelayaran. Uji petik, kata Bobby, menjadi agenda Ditjen Perhubungan Laut untuk merealisasikan road map to zero accident. Beberapa contoh temuan pelanggaran yang didapat pada masa pelaksanaan uji petik itu, salah satunya adalah penempatan alat pemadam kebakaran dan alat keselamatan (life buoy) yang tidak pada tempatnya. ”Alasannya, takut hilang. Barangnya sebenarnya ada, tetapi tidak ditempatkan di tempat yang semestinya. Tetapi tetap saja ini pelanggaran,” sebut Bobby. Selain itu, pada beberapa kapal kerap pula ditemukan ketidaksesuaian nama perwira kapal dengan buku sijil kelautan. Penempatan nama perwira kapal sesuai dengan daftar, tegas Bobby, menjadi sangat penting untuk menunjukkan siapa yang memiliki otoritas terhadap kapal tersebut. ”Mereka cuma malas nulis. Tapi, kalau terjadi kecelakaan, akibatnya pasti bisa fatal,” ujarnya.



Bobby menambahkan, selama masa lebaran Direktorat Jenderal Perhubungan Laut juga akan menempatkan sejumlah kapal patroli dan Tim Search and Rescue (SAR) di empat jalur penyeberangan untuk mengawasi dan mengamankan arus mudik yang menggunakan kapal penyeberangan. Keempat jalur penyeberangan tersebut adalah Merak (Banten)-Bakauheni (Lampung), Ujung (Surabaya)-Kamal (Madura), Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali), dan Padang Bai (Bali)-Lembar (Lombok). Penempatan kapal patroli dan Tim SAR yang akan dilakukan pada H-15 Lebaran itu juga ditujukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya berbagai kecelakaan laut. Terutama terhadap kapal yang penggunaannya tidak sesuai peruntukan, serta kerap memaksakan diri untuk membawa muatan berlebih. ”Pak Menteri sendiri sudah menginstruksikan Pak Dirjen terkait hal ini. Fokusnya, kita diminta untuk melakukan pengawasan dan pembinaan yang lebih intensif lagi ke dinas-dinas perhubungan di daerah-daerah dan desa-desa yang sulit terdeteksi,” pungkasnya.



Penempatan pos-pos pengawasan perwakilan Administrator Pelabuhan di jalur-jalur sungai dan terusannya juga akan dioptimalisasikan untuk mengawasi kapal-kapal kecil. "Kita tidak mau kasus Kapal Sarimulya yang karam di Sungai Barito dan Kapal Putro Romo di Selat Badung, terulang lagi," ujarnya. (DIP)

Berita Terkait
Berita Terkini
DIBUTUHKAN RP. 117 TRILIUN KEMBANGKAN PELABUHAN DI INDONESIA

(Jakarta, 8/2/2012) Dalam rangka penguatan konektivitas nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di 6 koridor, dibutuhkan 117 triliun rupiah untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

Baca Selengkapnya
KAPAL PERINTIS DAN PENYEBERANGAN TERUS DITAMBAH

JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.

Baca Selengkapnya
PERISTIWA PENANGKAPAN PILOT DI SURABAYA, TINDAK LANJUT KERJASAMA KEMENHUB DAN BNN

(Jakarta, 6/2/2012) Peristiwa ditangkapnya pilot Lion Air di Surabaya oleh BNN beberapa waktu lalu merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kemenhub dan BNN dalam rangka menanggulangi penyalahgunaan dan pencegahan penyebaran narkoba di sektor transportasi.

Baca Selengkapnya
2012, ANGGARAN OPERASIONAL PENYEBERANGAN PERINTIS DIALOKASIKAN 140 M

(Manokwari, 05/02/2012) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada tahun 2012 ini mengalokasikan subsidi operasional untuk kapal penyebrangan sekitar Rp 140 miliar. Sementara itu untuk pembangunan 5 buah kapal disiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

 

Baca Selengkapnya
KEMENHUB SERAHKAN KMP NAPAN WAINAMI DAN KM SABUK NUSANTARA 32 DI MANOKWARI

(Manokwari, 06/02/2012)  Menteri Perhubungan EE Mangindaan meresmikan pengoperasian KMP Napan Wainami dan KM Sabuk Nusantara 32 di Pelabuhan Manokwari. KM Napan Wainami merupakan kapal penyebrangan yang akan melayani pelabuhan Manokwari-Wasior dan berakhir di Nabire. Waktu tempuh Manokwari-Wasior sekitar 11-12 jam sedangkan waktu tempuh Wasior-Nabire 13-14 jam dengan kecepatan rata-rata 11 knot/jam

Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MINITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 31 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 31 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 27 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 27 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 26 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 25 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 25 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 24 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 24 Januari 2011

Kolom Redaksi