Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara  RESTRUKTURISASI DI DITJEN PERHUBUNGAN UDARA Print
RESTRUKTURISASI DI DITJEN PERHUBUNGAN UDARA

Dikatakan Menhub, restrukturisasi ini merupakan respons atas rekomendasi International Civil Aviation Organization (ICAO) yang meminta peningkatan kapasitas regulator. Selain itu pula, Kata Menhub, bertujuan pula untuk membangun citra otoritas penerbangan sipil Indonesia. ”Agar menjadi otoritas yang disegani dalam mengawasi standar keselamatan penerbangan,” katanya, usai pengukuhan yang dilakukan di Gedung Mataram, komplek Dephub.

Keenam pejabat yang dikukuhkan itu adalah Nyoman Suanda S sebagai Sekretaris Ditjen Perhubungan Udara, Tri S. Sunoko (Direktur Angkutan Udara), Yaddi Haryadi A (Direktur Keamanan Penerbangan), Arfianti Samad (Direktur Bandara), Ichwanul Idrus (Direktur Navigasi Bandara), serta Yurlis Hasibuan (Direktur Kelaikan Udara dan Operasi Pesawat).

Menurut Menhub, reorganisasi ini diharapkan diikuti dengan peningkatan sistem dan prosedur penerbangan di Indonesia. ”Direktorat Jenderal Perhubungan Udara sebagai otoritas penerbangan sipil, diharapkan akan disegani tidak hanya di dalam negero, tetapi juga di luar negeri,” ujarnya.
Untuk diketahui, restrukturisasi ini melahirkan dua direktorat baru di lingkungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara. Yaitu Direktorat Keamanan Penerbangan dan Direktorat Navigasi. Sementara Direktorat Bandara merupakan penggabungan dua direktorat lama.

Selain keenam pejabat eselon II Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, Menhub juga mengukuhkan empat pejabat eselon III. Yakni mengukuhkan Umar Aris sebagai Kepala Biro Hukum dan Kerja Sama Luar Negeri di bawah Sekretariat Jenderal Dephub, IGN bambang Tjahjono sebagai Kapusdiklat Perhubungan Udara di Badan Diklat Perhubungan, dan Kapten Yan Risuandi sebagai Kepala Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Marunda. (DIP)

Berita Terkait
Berita Terkini
DIBUTUHKAN RP. 117 TRILIUN KEMBANGKAN PELABUHAN DI INDONESIA

(Jakarta, 8/2/2012) Dalam rangka penguatan konektivitas nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di 6 koridor, dibutuhkan 117 triliun rupiah untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.

Baca Selengkapnya
KAPAL PERINTIS DAN PENYEBERANGAN TERUS DITAMBAH

JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.

Baca Selengkapnya
PERISTIWA PENANGKAPAN PILOT DI SURABAYA, TINDAK LANJUT KERJASAMA KEMENHUB DAN BNN

(Jakarta, 6/2/2012) Peristiwa ditangkapnya pilot Lion Air di Surabaya oleh BNN beberapa waktu lalu merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kemenhub dan BNN dalam rangka menanggulangi penyalahgunaan dan pencegahan penyebaran narkoba di sektor transportasi.

Baca Selengkapnya
2012, ANGGARAN OPERASIONAL PENYEBERANGAN PERINTIS DIALOKASIKAN 140 M

(Manokwari, 05/02/2012) Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan pada tahun 2012 ini mengalokasikan subsidi operasional untuk kapal penyebrangan sekitar Rp 140 miliar. Sementara itu untuk pembangunan 5 buah kapal disiapkan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

 

Baca Selengkapnya
KEMENHUB SERAHKAN KMP NAPAN WAINAMI DAN KM SABUK NUSANTARA 32 DI MANOKWARI

(Manokwari, 06/02/2012)  Menteri Perhubungan EE Mangindaan meresmikan pengoperasian KMP Napan Wainami dan KM Sabuk Nusantara 32 di Pelabuhan Manokwari. KM Napan Wainami merupakan kapal penyebrangan yang akan melayani pelabuhan Manokwari-Wasior dan berakhir di Nabire. Waktu tempuh Manokwari-Wasior sekitar 11-12 jam sedangkan waktu tempuh Wasior-Nabire 13-14 jam dengan kecepatan rata-rata 11 knot/jam

Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MINITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 31 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 31 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 27 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 27 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 26 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 25 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 25 Januari 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 24 JANUARI 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 24 Januari 2011

Kolom Redaksi