• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Dephub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara  PEMBENTUKAN LEMBAGA NAVIGASI PENERBANGAN MASIH TUNGGU PP Print
PEMBENTUKAN LEMBAGA NAVIGASI PENERBANGAN MASIH TUNGGU PP

(Jakarta, 23/7/2010) Pembentukan lembaga penyelenggara navigasi penerbangan masih menunggu terbitnya peraturan pemerintah tentang organisasi tersebut. Sejauh ini,  usulan pembentukan lembaga itu sendiri masih tertahan di Kementerian Hukum dan HAM yang merekomendasikan untuk mengubah format status organisasi dari perusahaan umum (Perum) menjadi lembaga khusus.
 
Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan Herry Bakti S. Gumay mengatakan usulan rancangan peraturan pemerintah (RPP) tentang Perum navigasi penerbangan Indonesia masih ditolak Kementerian Hukum dan HAM. ”Karena dalam usulannya (RPP), formatnya berbentuk Perum. Kementerian Hukum dan HAM menilai, format itu bertentangan dengan UU, dan merekomendasikan agar diubah menjadi BLU yang sifatnya non-profit oriented,” jelasnya, Jumat (23/7). ”Sesuai aturan, jika RPP itu disahkan menjadi PP, baru perusahaan itu terbentuk.”
 
Menurut Herry, badan tunggal pengelola pelayanan navigasi udara ini ditargetkan bisa terbentuk selambatnya akhir tahun ini dan dapat beroperasi secara mandiri mulai awal 2011. Sampai saat ini, pelayanan navigasi penerbangan masih diselenggarakan oleh beberapa institusi, yakni PT Angkasa Pura I dan II, Unit Pelaksana Teknis Kementerian Perhubungan, serta pihak swasta.
 
Sebelumnya, Kementerian Hukum dan HAM menjabarkan bahwa lembaga penyelenggaraan pelayanan navigasi penerbangan yang diusulkan menjadi BLU itu sudah sesuai dengan yang diatur dalam UU No. 1/2009 tentang Penerbangan dan PP No. 23/2005 tentang Pengelolaan Keuangan BLU.
 
Herry menambahkan, terkait dengann itu, PT AP I dan II yang menguasai hampir seluruh pelayanan ATC di Indonesia sendiri sudah membentuk tim kerja dengan GM yang akan mengurusi penggabungan pelayanan tersebut. ”Sekarang, yang ditunggu adalah kesepakatan dari lima kementerian tentang bentuk dari unit kerja Navigasi Penerbangan itu," katanya.
 
Lima kementerian yang dimaksudnya adalah Perhubungan, Keuangan, BUMN, Kumham dan Setneg. ”Direksinya sedang disiapkan juga. Nanti yang mengusulkan dari masing-masing kementerian teknis. Kami harapkan yang mengisi nanti kalangan profesional yang mengerti bisnis ini," imbuhnya. (DIP)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
LANGGAR BATAS TARIF, TRAVEL EXPRESS DIGANJAR PERINGATAN KEDUA

(Jakarta, 8/9/10) Travel Express Aviation Services diganjar surat peringatan kedua dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, terkait aksi penetapan tarif di luar ketentuan yang dilakukan maskapai tersebut. Travel Express diganjar sanksi lantaran kedapatan menaikkan harga tiket melebihi ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 26/2010 tentang tarif batas atas penerbangan berjadwal ekonomi dalam negeri.

Baca Selengkapnya
MASYARAKAT DIIMBAU UNTUK MUDIK DENGAN TERTIB

(Jakarta, 7/9/2010) Seiring dengan terus meningkatnya volume pemudik di seluruh moda angkutan, baik jalan darat, kereta api, udara hingga laut dan penyeberangan, masyarakat diimbau untuk menjaga ketertiban guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Himbauan tersebut diungkapkan Menteri Perhubungan Freddy Numberi saat melakukan peninjauan di Stasiun Senen dan Pool Pemberangkatan Perum Damri di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (7/9) malam.

Baca Selengkapnya
MENHUB SIDAK STASIUN PASAR SENEN DAN POOL DAMRI KEMAYORAN

(Jakarta, 7/9/2010) Menteri Perhubungan Freddy Numberi melakukan inspeksi mendadak di Stasiun Pasar Senen, Selasa (7/9). Keberadaan Menhub di stasiun pemberangkatan utama kereta api ekonomi tersebut untuk memastikan kondisi para pemudik serta sarana dan prasarana pada H-3 Lebaran tersebut.

Baca Selengkapnya
H-4 LEBARAN, JUMLAH PENUMPANG UDARA MENURUN

(Jakarta, 7/9/2010) Dibandingkan tahun sebelumnya, volume penumpang udara pada H-4 Lebaran tahun ini mengalami penurunan. Tidak hanya pada rute domestik, kondisi serupa juga berlaku bagi rute penerbangan internasional.

Baca Selengkapnya
Berita Terpopuler
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 5 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 5 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 4 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 4 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 3 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 3 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 2 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 2 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 1 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 1 Juni 2010

Kolom Redaksi