• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Dephub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Keamanan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara  PAJAK PESAWAT LATIH AKAN DITURUNKAN Print
PAJAK PESAWAT LATIH AKAN DITURUNKAN

(Jakarta, 28/7/10) Kementerian Keuangan masih akan mengenakan pajak pertambahan nilai terhadap barang mewah (PPnBM) terhadap pesawat-pesawat latih, dan menolak permintaan Kementerian Perhubungan untuk menghapus seluruh pengenaan pajak terhadap sarana bantu pendidikan tersebut. Namun, Kemenkeu bersedia untuk mengurangi besaran pajak yang dikenakan terhadap pesawat latih tersebut.

Informasi tersebut disampaikan Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Perhubungan Kemenhub Dedi Darmawan. ”Permohonan kami sih penghapusan. Tapi menurut Kemenkeu, tetap ada pajak yang harus dibayar. Besarannya sekitar 12 persen," jelas Dedi Darmawan, Rabu (28/7).

Mengacu pada Pasal 1 ayat (5) huruf b Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 6/2003 tentang Kelompok Barang Kena Pajak Yang Tergolong Mewah Yang Dikenakan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah, impor pesawat udara dikenakan pajak dengan tarif 50 persen dari harga beli. Pengecualian diberikan bagi fasilitas negara dan angkutan udara niaga. Dengan kewajiban sebesar 12 persen itu, berarti Kemenkeu hanya akan mengurangi PPnBM bagi pesawat latih sebesar 38 persen. ”Kita berharap keputusan finalnya bisa keluar pekan ini,” imbuhnya.

Pengenaan pajak terhadap pesawat latih hingga 50 persen itu dikeluhkan oleh sekolah-sekolah penerbangan, termasuk maskapai pengguna pilot hasil didikan sekolah tersebut. Alasannya, pajak yang mengakibatkan mahalnya biaya pendidikan penerbang di Indonesia itu turut berkontribusi menurunkan minat masyarakat untuk menjadi penerbang.”Kalau pesawat latih bisa bebas pajak, biaya pendidikan pilot bisa berkurang 30-40 pesen dari sekitar Rp 500 juta – Rp 600 juta untuk pendidikan selama 12-18 bulan,” jelas Dedi.

Menurutnya, saat ini di Indonesia beroperasi sebanyak 10 sekolah penerbang dengan tingkat produksi penerbang per tahun kurang dari 200 lulusan. Sementara kebutuhan pilot nasional per tahun mencapai hingga 400 orang. STPI Curug yang merupakan sekolah terbesar dan terlengkap yang dikelola Pemerintah, hanya bisa menghasilkan 160 penerbang setiap tahun. (DIP)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
LANGGAR BATAS TARIF, TRAVEL EXPRESS DIGANJAR PERINGATAN KEDUA

(Jakarta, 8/9/10) Travel Express Aviation Services diganjar surat peringatan kedua dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, terkait aksi penetapan tarif di luar ketentuan yang dilakukan maskapai tersebut. Travel Express diganjar sanksi lantaran kedapatan menaikkan harga tiket melebihi ketentuan dalam Peraturan Menteri Perhubungan Nomor KM 26/2010 tentang tarif batas atas penerbangan berjadwal ekonomi dalam negeri.

Baca Selengkapnya
MASYARAKAT DIIMBAU UNTUK MUDIK DENGAN TERTIB

(Jakarta, 7/9/2010) Seiring dengan terus meningkatnya volume pemudik di seluruh moda angkutan, baik jalan darat, kereta api, udara hingga laut dan penyeberangan, masyarakat diimbau untuk menjaga ketertiban guna menghindari terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan. Himbauan tersebut diungkapkan Menteri Perhubungan Freddy Numberi saat melakukan peninjauan di Stasiun Senen dan Pool Pemberangkatan Perum Damri di Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (7/9) malam.

Baca Selengkapnya
MENHUB SIDAK STASIUN PASAR SENEN DAN POOL DAMRI KEMAYORAN

(Jakarta, 7/9/2010) Menteri Perhubungan Freddy Numberi melakukan inspeksi mendadak di Stasiun Pasar Senen, Selasa (7/9). Keberadaan Menhub di stasiun pemberangkatan utama kereta api ekonomi tersebut untuk memastikan kondisi para pemudik serta sarana dan prasarana pada H-3 Lebaran tersebut.

Baca Selengkapnya
H-4 LEBARAN, JUMLAH PENUMPANG UDARA MENURUN

(Jakarta, 7/9/2010) Dibandingkan tahun sebelumnya, volume penumpang udara pada H-4 Lebaran tahun ini mengalami penurunan. Tidak hanya pada rute domestik, kondisi serupa juga berlaku bagi rute penerbangan internasional.

Baca Selengkapnya
Berita Terpopuler
Liputan Khusus
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 5 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 5 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 4 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 4 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 3 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 3 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 2 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 2 Juni 2010

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 1 JUNI 2010

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak pada 1 Juni 2010

Kolom Redaksi