• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Kemenhub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita Video
Album Foto


Kolom Redaksi
PERCEPATAN DWELLING TIME
Pemerintah mentargetkan untuk menekan waktu sirkulasi barang sejak kapal sandar di dermaga hingga keluar pintu pelabuhan (dwelling time) dari 6 hari m(...)
Baca Selengkapnya
DUKUNGAN KEMENHUB BAGI JAMINAN KELANCARAN DISTRIBUSI BARANG DI TENGAH CUACA BURUK
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa cuaca buruk yang diwarnai angin kencang dan hujan lebat akan berlangsung hin(...)
Baca Selengkapnya
REALISASI TARGET TAHUN 2013
Banyak yang memperkirakan tahun 2013 adalah tahun "suram" dengan alasan krisis utang di Eropa dan perlambatan ekonomi AS akan kian parah yan(...)
Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
PRAMEKS DAPAT PSO, PENGLAJU BISA BERHEMAT
Pemerintah memberikan publik service obligation (PSO) tahun 2014 kepada PT Kereta Api Indonesia untuk mengangkut orang dengan kereta api kelas ekonomi(...)
Baca Selengkapnya
DAMRI, BUS PERINTIS ANDALAN MASYARAKAT PEDALAMAN SUMBAWA
Jam di tangan sudah menunjukkan pukul 20.15 WIT. Malam itu cuaca sangat cerah, bintang bertebaran diangkasa. belasan orang, tua maupun muda, wanita ma(...)
Baca Selengkapnya
SAPI PUN BUTUH KAPAL YANG LAYAK
PALU --- Siang itu matahari sangat terik. Hembusan angin laut tak mampu mengurangi panas yang menggigit kulit. Yang terjadi justru hembusan angin memb(...)
Baca Selengkapnya
Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara  PEMBERIAN KOMPENSASI AKIBAT DELAY BUKAN UNTUK BERATKAN MASKAPAI Print
PEMBERIAN KOMPENSASI AKIBAT DELAY BUKAN UNTUK BERATKAN MASKAPAI

(Jakarta, 25/8/2011)  Peraturan Menteri Perhubungan Nomor: PM 77 Tahun 2011 tantang Tanggung Jawab Pengangkut Angkutan Udara dibuat bukan untuk memberatkan maskapai namun semata-mata untuk melindungi penumpang sebagai pengguna jasa penerbangan.

 "Jangan dikesankan PM 77 Tahun 2011 ini diberlakukan untuk memberatkan maskapai penerbangan. Tidak sama sekali. Kebijakan ini dibuat untuk melindungi penumpang sebagai pengguna jasa penerbangan, yaitu berupa kompensasi bilamana maskapai dinilai lalai dalam melakukan kewajibannya,” kata Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan Bambang S Ervan di Jakarta, Rabu.

Sebagaimana diketahui, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 77 Tahun 2011 tentang Tanggung Jawab Pengakut Angkutan Udara yang dikeluarkan pada 8 Agustus 2011. Peraturan yang terdiri dari 10 Bab dan 29 Pasal ini berlaku 3 bulan sejak tanggal di tetapkan.

Persoalan keterlambatan penerbangan dari jadwal yang telah di tetapkan (delay) menjadi salah satu bagian yang mendapat perhatian. Sebagaimana diketahui masyarakat banyak sekali mengeluhkan ketidak profesionalan maskapai penerbangan, yaitu terlambatnya penerbangan dari jadwal yang telah ditetapkan, yang keterlambatannya ada yang hingga berjam-jam.

Terhadap keterlambatan sebagaimana diatur dalam Keputusan Menteri Perhubungan No 25 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan Udara memang telah mencantumkan kompensasi, yaitu keterlambatan berkisar selama 30-90 menit adalah refreshment berupa makanan dan minuman ringan. Bila penerbangan terlambat 90-180 menit, refreshment ditambah dengan makanan berat atau mengalihkan penumpang ke penerbangan berikutnya atau penerbangan maskapai lain. Dan jika terlambat di atas 180 menit, penumpang harus diberi kompensasi dengan menginapkan penumpang di hotel terdekat.

Pada Pasal 10 hurup a, kompensasi dapat diberikan dalam bentuk uang. Jumlah ganti kerugian untuk penumpang atas keterlambatan penerbangan lebih dari empat jam, diberikan ganti rugi sebesar Rp 300.000 per penumpang.Pada pasal b di jelaskan, pemberian ganti rugi hanya diberikan sebesar 50% dari ketentuan hurup a apabila pengangkut menawarkan tempat tujuan lain yang terdekat dengan tujuan penerbangan akhir penumpang (re-routing), dan pengangkut wajib menyediakan tiket penerbangan lanjutan atau menyediakan transportasi lain sampai ke tempat tujuan apaila bila ada moda transportasi selain angkutan udara.

Dalam hal dialihkan kepada penerbangan berikutnya atau penerbangan milik badan usaha niaga berjadwal lain penumpang di bebaskan dari biaya tambahan, termasuk peningkatan kelas pelayanan (up grading class) atau apabila terjadi penurunan kelas atau sub kelas pelayanan, maka terhadap penumpang wajib diberikan sisa uang kelebihan dari tiket yang dibeli.


Sementara bagi penumpang yang tidak terangkut, pengangkut wajib memberikan ganti kerugian berupa mengalihkan ke penerbangan lain tanpa membayar biaya tambahan dan/atau memberikan konsumsi, akomodasi dan biaya transportasi apabila tidak ada penerbangan lain ke tempat tujuan.

Namun pengangkut dibebaskan dari tanggung jawab atas ganti kerugian sebagaimana tercantum dalam Pasal 13 bilamana disebabkan oleh faktor cuaca dan/atau teknis operasional. Faktor cuaca yang dimaksud antara lain hujan lebat, petir, badai, kabut, asap, jarak pandang  di bawah standar minimal atau kecepatan angin yang melampaui standar yang mengganggu keselamatan penerbangan.

Sedangkan faktor teknis adalah bandar udara untuk keberangkatan dan tujuan tidak dapat digunakan operasional pesawat udara, lingkungan menuju bandara atau landasan terganggu fungsinya misalnya retak, banjir atau kebakaran. Atau terjadi antrian pesawat udara lepas landas, mendarat, atau lokasi waktu keberangkatan di bandar udara atau keterlambatan pengisian bahan bakar.  (PR)


0
0
 

Berita Terkait
Komentar Anda


Nama
Email
Judul
Komentar
 
 
Jajak Pendapat
Bagaimana proses pelayanan pengaduan di Kementerian Perhubungan?
 
Total Responden 881
Prakiraan Cuaca Hari Ini
Hujan Ringan Banda Aceh
Hujan Ringan
21 - 31°C
Hujan Ringan Medan
Hujan Ringan
23 - 32°C
Cerah Berawan Pekanbaru
Cerah Berawan
22 - 34°C
Berawan Batam
Berawan
25 - 32°C
Cerah Berawan Padang
Cerah Berawan
21 - 31°C
Berawan Jambi
Berawan
23 - 33°C
Berawan Palembang
Berawan
24 - 34°C
Berawan Pangkal Pinang
Berawan
25 - 33°C
Hujan Ringan Bengkulu
Hujan Ringan
23 - 31°C
Berawan Bandar Lampung
Berawan
21 - 35°C
Berawan Pontianak
Berawan
23 - 33°C
Hujan Ringan Samarinda
Hujan Ringan
24 - 32°C
Cerah Berawan Palangkaraya
Cerah Berawan
22 - 33°C
Berawan Banjarmasin
Berawan
23 - 33°C
Berawan Manado
Berawan
20 - 32°C
Berawan Gorontalo
Berawan
23 - 34°C
Cerah Berawan Palu
Cerah Berawan
23 - 35°C
Cerah Berawan Kendari
Cerah Berawan
20 - 31°C
Cerah Berawan Makassar
Cerah Berawan
20 - 35°C
Cerah Berawan Majene
Cerah Berawan
25 - 32°C
Berawan Ternate
Berawan
23 - 31°C
Hujan Ringan Ambon
Hujan Ringan
23 - 28°C
Hujan Ringan Jayapura
Hujan Ringan
23 - 32°C
Berawan Sorong
Berawan
24 - 31°C
Hujan Ringan Biak
Hujan Ringan
22 - 31°C
Berawan Manokwari
Berawan
25 - 32°C
Cerah Berawan Merauke
Cerah Berawan
22 - 31°C
Cerah Kupang
Cerah
19 - 35°C
Cerah Berawan Sumbawa Besar
Cerah Berawan
21 - 36°C
Cerah Berawan Mataram
Cerah Berawan
22 - 32°C
Berawan Denpasar
Berawan
22 - 32°C
Cerah Berawan Jakarta
Cerah Berawan
23 - 34°C
Berawan Serang
Berawan
23 - 33°C
Berawan Bandung
Berawan
21 - 32°C
Cerah Berawan Semarang
Cerah Berawan
23 - 35°C
Berawan Yogyakarta
Berawan
20 - 31°C
Cerah Berawan Surabaya
Cerah Berawan
23 - 34°C


0 - 0°C
Site Stats
  • Total hits: 2.733.887
  • Hits bulan ini: 77.611
  • Hits minggu ini: 15.238
  • Hits hari ini: 76
Sejak tanggal 7 Juli 2011
PPID
Data
Pengadaan Barang dan Jasa
Web Link
Buku Informasi Transportasi
GIS DEPHUB
Statistik Perhubungan
Peta Prasarana Perhubungan