"Ini semua berdasarkan pengalaman di Bandara Polonia, maka seluruh bandar udara internasional kami akan cek," ujar Menhub Jusman Syafii Jamal di sela-sela acara National Ocean Summit yang dibuka Wapres Jusuf Kalla hari ini.
Menhub menjelaskan langkah terpenting yang dilakukan pihak bandara saat ini adalah bagaimana memulihkan kondisi terminal yang rusak akibat kebakaran di Medan sehingga tidak mengganggu arus penerbangan.
Menurut dia, fasilitas yang akan menjadi fokus perhatian adalah instalasi pemadam kebakaran untuk mengantisipasi kejadian serupa. "Kalau terjadi musibah kebakaran harus reaksi cepat. Seluruh instalasi pemadam kebakarannya harus diperiksa ulang dan kesigapan aparatnya diperiksa juga."
Setelah kejadian di Bandara Polonia, Dephub segera melakukan pemeriksaan ke Bandara Soekarno-Hatta sebagai salah satu bandara internasional. Namun dia tidak berkomentar soal kesiapan bandara tersebut untuk mengantisipasi musibah kebakaran.
Menurut Jusman, kendati pemeriksaan diprioritaskan pada bandara internasional, bukan berarti bandara domestik tidak akan diperiksa. "Semua, tapi itu bertahap. Jadi yang kita fokuskan pertama internasional, kemudian yang kedua tentu bandara domestik." (tw)
Sumber : Bisnis Indonesia, 04 Desember 2007








(Jakarta, 8/2/2012) Dalam rangka penguatan konektivitas nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di 6 koridor, dibutuhkan 117 triliun rupiah untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.
JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.