Berita  Direktorat Jenderal Perhubungan Udara  PERISTIWA PENANGKAPAN PILOT DI SURABAYA, TINDAK LANJUT KERJASAMA KEMENHUB DAN BNN Print
PERISTIWA PENANGKAPAN PILOT DI SURABAYA, TINDAK LANJUT KERJASAMA KEMENHUB DAN BNN

(Jakarta, 6/2/2012) Peristiwa ditangkapnya pilot Lion Air di Surabaya oleh BNN beberapa waktu lalu merupakan tindak lanjut dari kerjasama Kemenhub dan BNN dalam rangka menanggulangi penyalahgunaan dan pencegahan penyebaran narkoba di sektor transportasi.

“Jadi sebenarnya peristiwa ini merupakan tindak lanjut dari yang terjadi juga di Makassar sebelumnya, dan kedepannya bukan tidak mungkin (penangkapan berikutnya-red) akan berlanjut terus,” ujar Herry saat jumpa pers di kantor Kemenhub, Senin (6/2).

Seperti diketahui, Kemenhub bersama Badan Narkotika Nasional (BNN)  pada 30 Januari 2012 lalu telah menandatangani kesepakatan peraturan bersama tentang Pelaksanaan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika Pada Transportasi Darat, Laut, Udara dan Kereta Api. Implementasi dari peraturan bersama tersebut adalah dibentuknya institusi bersama yang akan mengatur operasional di lapangan. Salah satu bentuknya adalah dengan melakukan pengecekan secara random (random check) kepada para pilot maupun pramugari di bandara-bandara.

Untuk pilot yang tertangkap menggunakan narkoba, Herry menjelaskan secara tegas segera mencabut lisensi terbang pilot tersebut. Sedangkan dari sisi maskapainya, Herry mengatakan pihaknya telah memberikan teguran keras kepada maskapai Lion Air agar lebih memperketat lagi kontrol terhadap pegawainya.

“Kami sudah minta operator (penerbangan-red) untuk melakukan drugs control, peraturan Menteri Perhubungan untuk peraturan ini sedang dalam draft, sekarang  kami telah perintahkan langsung kepada operator untuk menjalankan kontrol ini sambil  menunggu peraturan tersebut selesai,” jelasnya.

Herry menuturkan, pihaknya tidak bisa langsung memberikan sanksi kepada Lion Air karena pihak Lion Air sendiri telah mempunyai program kontrol narkoba terhadap pegawainya secara periodik setiap enam bulan sekali.

“karena kalo kontrol sudah dilakukan (oleh Lion air-red) , tetapi pilotnya yang terkena, kita tidak bisa berikan sanksi kecuali dari pihak Lion Air memang melakukan pembiaran dan tidak melakukan kontrol yang seharusnya baru kita berikan sanksi,” ungkapnya.

Herry mengimbau kepada para keluarga, teman atau rekan kerja dari pilot agar segera melaporkan jika mengetahui sang pilot menggunakan narkoba. Karena menurutnya, baik Kementerian Perhubungan maupun perusahaan maskapai tidak bisa mengawasi penuh selama 24 jam.

“ Jika, ada keluaga, teman atau rekan kerja dari pilot mengetahui si pilot menggunakan narkoba, segera laporkan pihak yang berwenang, Kementerian Prehubungan, BNN atau perusahaan tempat ia berkerja, minimal dapat mencegah si pilot untuk melakukan penerbangan. Jangan khawatir Kami bersama BNN dan operator penerbangan terus bekerjasama memerangi narkoba, “ tandasnya. (RDH)
 

Berita Terkait
Berita Terkini
ASPEK KESELAMATAN DI RUNWAY PERLU PERHATIAN LEBIH

(Denpasar, 21/5/2012) Pertumbuhan penumpang pesawat Udara di Indonesia untuk domestik dari tahun 2006-2010 meningkat 12,8 % setiap tahunnya dan untuk penumpang internasional meningkat 15,7 % per tahunnya. Dengan pertumbuhan tersebut, bandara-bandara di Indonesia sering mengalami masalah over capacity dikarenakan pergerakan pesawat meningkat dan tingkat pemakaian runway di bandara seperti Bandara Soekarno Hatta mencapai 100% di jam-jam sibuk. Oleh karena itu, semua pihak-pihak terkait penerbangan harus memperhatikan aspek keselamatan di runway.
 

Baca Selengkapnya
THE FIRST ICAO REGIONAL RUNWAY SAFETY ASIA PACIFIC (APAC) DILAKSANAKAN DI BALI

(Jakarta,19/5/2012) Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan International Civil Aviation Organization (ICAO), The Flight Safety Foundation (FSF), dan The Association of Asia Pacific Airlines (AAPA), akan menyelenggarakan seminar  “the First Regional Runway Safety Seminar/Workshop Asia – Pacific (APAC)”  yang akan  dimulai  21 s.d 24 Mei 2012 mendatang  di Denpasar, Bali.

Baca Selengkapnya
MENHUB DIJADWALKAN BUKA ASEAN STOM KE-33

(Jakarta, 18/05/2012) Menteri Perhubungan, E. E. Mangindaan direncanakan akan membuka secara resmi Pertemuan The 33rd ASEAN Senior Transport Officials Meeting (33rd ASEAN STOM) pada 22-24 Mei 2012 di Bandung, Jawa Barat. ASEAN Senior Transport Officials Meeting (ASEAN STOM) merupakan pertemuan tingkat pejabat senior bidang transportasi negara-negara ASEAN, yang dilaksanakan dua kali dalam setahun secara bergiliran di negara-negara anggota ASEAN. Untuk tahun 2012, Indonesia menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan ASEAN STOM ke-33 di Bandung dan ASEAN STOM ke-34, yang direncanakan akan diselenggarakan di Denpasar-Bali.

Baca Selengkapnya
RUSIA SERAHKAN PENELITIAN KOTAK HITAM PADA INDONESIA

(Jakarta, 16/05/2012) Kotak hitam (black box) Sukhoi Superjet 100 yang berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) sudah berada di tangan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT). Sementara itu Flight Data Recorder (FDR) masih dicari.

Baca Selengkapnya
UTAMAKAN KESELAMATAN BERTRANSPORTASI SELAMA LIBUR LONG WEEKEND

(Jakarta, 16/5/2012) Masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam bertransportasi dan mengutamakan keselamatan selama liburan long weekend ini  apabila turun hujan dan terjadi kemacetan lalu lintas jalan, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi. Begitu juga bagi para operator agar lebih memperhatikan kendaraan yang akan dioperasikan dan dicek kelaikannya, demikian dikemukakan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementrian Perhubungan Bambang S Ervan di Jakarta, Rabu (16/5).

Baca Selengkapnya
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 28 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak  pada 28 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak  pada 26 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 23-24 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 23-24 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 21 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 21 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 20 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 20 Oktober 2011