Berita  Direktorat Jenderal Perkeretaapian  PROYEK KA BANDARA TUNGGU HASIL REVISI PERPRES NO. 67/2005 Print
PROYEK KA BANDARA TUNGGU HASIL REVISI PERPRES NO. 67/2005

(Jakarta, 04/11/09) Tender Kereta Api (KA) Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) menunggu revisi Peraturan Presiden (Perpres) No. 67/2005. Hal itu dikatakan Direktur Jenderal Perkeretaapian Dephub Tundjung Inderawan, di Jakarta, Rabu (4/11).


Dalam Peraturan Presiden No. 67/2005 tersebut dikatakan, perusahaan yang berinisiatif dalam mengakomodir keinginan pemerintah akan mendapat hak pengerjaan pembangunan dan pengelolaan.


Tundjung mengatakan, sesuai dengan revisi Perpres tentang Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha Swasta dalam Penyediaan Infrastruktur itu, pemerintah akan memilih perusahaan yang berinisiatif membangun proyek.


“Kami masih menunggu Perpres tersebut, nanti kami akan menawarkan proyek KA Bandara ke tiga perusahaan tender, yang memiliki inisiatif akan dipilih. Apakah nanti tiga perusahaan itu akan menjadi satu atau sendiri-sendiri, akan kami persilahkan,” jelas Tundjung.


Tundjung menuturkan, meskipun satu peserta bisa langsung mendapat hak pembangunan dan pengelolaan suatu proyek tertentu, namun proses tender tersebut bukan merupakan penunjukan langsung. “Karena perusahaan pemenang dipilih berdasarkan inisiatif dan yang paling bisa mengakomodir kepentingan pemerintah,” jelasnya.


Tundjung mengatakan perusahaan terpilih akan diberikan hak konsesi yang jangka waktunya sesuai dengan revisi Perpres No. 67/2005. “Proyek tersebut akan dimiliki secara penuh oleh swasta, hanya saja pemerintah akan memberikan konsesi sekian puluh tahun, sesuai dengan Perpres itu. Pendapatan pemerintah nanti akan didapat dari pajak,” jelasnya.


Tundjung juga menuturkan, skema kerjasama pemerintah dengan swasta itu dapat memangkas waktu yang terbuang akibat proses tender, sehingga pembangunan proyek bisa terlaksana lebih cepat. “Lambannya proses proyek KA Bandara di sejak awal tidak akan terulang,” papar dia.


Tender KA Bandara Soekarno-Hatta sempat diulang beberapa kali karena minimnya jumlah peminat. Tahap awal, hanya PT Railink dan Mitsui (Jepang) yang tertarik menggarap. Proses tender kemudian diulang, karena jumlah peserta masih dibawah ketentuan 3 perusahaan.


Saat diulang, China Harbour (China) memasukkan formulir isian tender, sehingga tender dilanjutkan, dan pemerintah batal mengambil alih proyek itu.


Saat ini, kelanjutan proyek KA Bandara Soekarno-Hatta masih menunggu perhitungan kaji ulang skema pendanaan oleh investor, yang akan dilakukan oleh tenaga ahli dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas).


Namun, proses perhitungan ulang dana tersebut belum dilakukan hingga kini karena belum adanya tenaga ahli dari Bappenas.


Kurangnya jumlah peminat dan penghitungan ulang skema pendanaan dilakukan diakibatkan karena dioperasikannya ruas jalan tol baru menuju Bandara Soekarno-Hatta, sehingga diperkirakan tingkat isian penumpang tidak sesuai harapan.


Sedangkan, terkait dengan revisi Perpres No. 67/2005, Bappenas sampai saat masih memproses regulasi tersebut.


Sebelumnya, Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Paskah Suzetta mengatakan revisi diharapkan selesai dalam 100 hari pertama masa pemerintahan yang baru.


“Revisi Perpres 67 sedang dipersiapkan dan dalam 100 hari sejak pelantikan presiden dan wakil presiden] diharapkan sudah selesai,” ujar Paskah. (DIP)

 

Berita Terkait
Berita Terkini
ASPEK KESELAMATAN DI RUNWAY PERLU PERHATIAN LEBIH

(Denpasar, 21/5/2012) Pertumbuhan penumpang pesawat Udara di Indonesia untuk domestik dari tahun 2006-2010 meningkat 12,8 % setiap tahunnya dan untuk penumpang internasional meningkat 15,7 % per tahunnya. Dengan pertumbuhan tersebut, bandara-bandara di Indonesia sering mengalami masalah over capacity dikarenakan pergerakan pesawat meningkat dan tingkat pemakaian runway di bandara seperti Bandara Soekarno Hatta mencapai 100% di jam-jam sibuk. Oleh karena itu, semua pihak-pihak terkait penerbangan harus memperhatikan aspek keselamatan di runway.
 

Baca Selengkapnya
THE FIRST ICAO REGIONAL RUNWAY SAFETY ASIA PACIFIC (APAC) DILAKSANAKAN DI BALI

(Jakarta,19/5/2012) Kementerian Perhubungan bekerjasama dengan International Civil Aviation Organization (ICAO), The Flight Safety Foundation (FSF), dan The Association of Asia Pacific Airlines (AAPA), akan menyelenggarakan seminar  “the First Regional Runway Safety Seminar/Workshop Asia – Pacific (APAC)”  yang akan  dimulai  21 s.d 24 Mei 2012 mendatang  di Denpasar, Bali.

Baca Selengkapnya
MENHUB DIJADWALKAN BUKA ASEAN STOM KE-33

(Jakarta, 18/05/2012) Menteri Perhubungan, E. E. Mangindaan direncanakan akan membuka secara resmi Pertemuan The 33rd ASEAN Senior Transport Officials Meeting (33rd ASEAN STOM) pada 22-24 Mei 2012 di Bandung, Jawa Barat. ASEAN Senior Transport Officials Meeting (ASEAN STOM) merupakan pertemuan tingkat pejabat senior bidang transportasi negara-negara ASEAN, yang dilaksanakan dua kali dalam setahun secara bergiliran di negara-negara anggota ASEAN. Untuk tahun 2012, Indonesia menjadi Tuan Rumah penyelenggaraan ASEAN STOM ke-33 di Bandung dan ASEAN STOM ke-34, yang direncanakan akan diselenggarakan di Denpasar-Bali.

Baca Selengkapnya
RUSIA SERAHKAN PENELITIAN KOTAK HITAM PADA INDONESIA

(Jakarta, 16/05/2012) Kotak hitam (black box) Sukhoi Superjet 100 yang berisi Cockpit Voice Recorder (CVR) sudah berada di tangan Komite Nasional Kecelakaan Transportasi (KNKT). Sementara itu Flight Data Recorder (FDR) masih dicari.

Baca Selengkapnya
UTAMAKAN KESELAMATAN BERTRANSPORTASI SELAMA LIBUR LONG WEEKEND

(Jakarta, 16/5/2012) Masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam bertransportasi dan mengutamakan keselamatan selama liburan long weekend ini  apabila turun hujan dan terjadi kemacetan lalu lintas jalan, terutama bagi mereka yang menggunakan kendaraan roda dua dan kendaraan pribadi. Begitu juga bagi para operator agar lebih memperhatikan kendaraan yang akan dioperasikan dan dicek kelaikannya, demikian dikemukakan Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementrian Perhubungan Bambang S Ervan di Jakarta, Rabu (16/5).

Baca Selengkapnya
Transportation News Bite
MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 28 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak  pada 28 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 26 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik dan cetak  pada 26 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 23-24 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 23-24 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 21 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 21 Oktober 2011

MATRIK MONITORING PEMBERITAAN SEKTOR TRANSPORTASI TGL 20 OKTOBER 2011

Matrik pemberitaan sektor transportasi yang dirilis dari media elektronik pada 20 Oktober 2011