(Jakarta, 16/8/2010) Kementerian Perhubungan berupaya mengurangi angka kecelakaan sepeda motor di jalan raya pada masa mudik lebaran tahun ini dengan mengangkut sepeda motor dengan menggunakan kereta api. Hal tersebut disampaikan Menhub saat ditemui pada acara Konferensi Pers di Kantor Direktorat Jenderal Perpajakan di Jakarta, Senin (16/8).
Menhub menjelaskan pihaknya berkeinginan untuk mengurangi frekuensi sepeda motor pada masa mudik Lebaran ini. “Kita kurangi volume sepeda motor ini karena kita khawatir banyak terjadi kecelakaan yang melibatkan sepeda motor,” imbuhnya. Selain dapat meningkatkan keselamatan di jalan raya, pengangkutan sepeda motor dengan menggunakan kereta api juga diharapkan dapat mengurangi volume kemacetan di jalan raya. “Penggunaan kereta api untuk mengangkut sepeda motor dapat mengurangi angka kecelakaan di jalan raya dan mengurangi volume kemacetan di jalan raya,” tegasnya.
Kepala Pusat Komunikasi Publik Kemenhub Bambang S. Ervan menjelaskan, tersedia fasilitas paket untuk mengangkut sepeda motor dengan menggunakan kereta api ini. Paketnya adalah untuk 2 orang dewasa, 1 atau 2 anak-anak, dan 1 sepeda motor. “Harga tiketnya tidak harga per orang tapi harganya berdasarkan paket,” jelas Bambang. Bambang juga menjelaskan, fasilitas ini sudah tersedia tahun lalu dan sudah memiliki peminat. “Mudah-mudahan tahun ini juga ada peminatnya,” harapnya. (RY)








(Jakarta, 8/2/2012) Dalam rangka penguatan konektivitas nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di 6 koridor, dibutuhkan 117 triliun rupiah untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.
JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.