• Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Kemenhub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
Berita Video
Album Foto


Kolom Redaksi
PERCEPATAN DWELLING TIME
Pemerintah mentargetkan untuk menekan waktu sirkulasi barang sejak kapal sandar di dermaga hingga keluar pintu pelabuhan (dwelling time) dari 6 hari m(...)
Baca Selengkapnya
DUKUNGAN KEMENHUB BAGI JAMINAN KELANCARAN DISTRIBUSI BARANG DI TENGAH CUACA BURUK
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan bahwa cuaca buruk yang diwarnai angin kencang dan hujan lebat akan berlangsung hin(...)
Baca Selengkapnya
REALISASI TARGET TAHUN 2013
Banyak yang memperkirakan tahun 2013 adalah tahun "suram" dengan alasan krisis utang di Eropa dan perlambatan ekonomi AS akan kian parah yan(...)
Baca Selengkapnya
Liputan Khusus
PRAMEKS DAPAT PSO, PENGLAJU BISA BERHEMAT
Pemerintah memberikan publik service obligation (PSO) tahun 2014 kepada PT Kereta Api Indonesia untuk mengangkut orang dengan kereta api kelas ekonomi(...)
Baca Selengkapnya
DAMRI, BUS PERINTIS ANDALAN MASYARAKAT PEDALAMAN SUMBAWA
Jam di tangan sudah menunjukkan pukul 20.15 WIT. Malam itu cuaca sangat cerah, bintang bertebaran diangkasa. belasan orang, tua maupun muda, wanita ma(...)
Baca Selengkapnya
SAPI PUN BUTUH KAPAL YANG LAYAK
PALU --- Siang itu matahari sangat terik. Hembusan angin laut tak mampu mengurangi panas yang menggigit kulit. Yang terjadi justru hembusan angin memb(...)
Baca Selengkapnya
Berita  Direktorat Jenderal Perkeretaapian  Penerapan Multioperator Akan Tingkatkan Pelayanan Perkeretaapian Print
Penerapan Multioperator Akan Tingkatkan Pelayanan Perkeretaapian

(Jakarta, 7/5/2013) Pemerintah akan mulai menerapkan konsep multioperator di perkeretaapian sesuai dengan amanat UU No. 23 Tahun 2007. Dengan adanya multioperator akan terjadi akuntabilitas yang lebih transparan yang berujung pada pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat. “Dengan multioperator, masyarakat akan mendapatkan pelayanan yang lebih baik karena akan terjadi kompetisi dalam pelayanan,” ujar Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Ditjen Perkeretaapian Hanggoro Budi Wiryawan pada saat menjadi pembicara di acara Focus Group Discussion dengan tema Penerapan Multioperator dalam Pengembangan Perkeretaapian Indonesia di Hotel Sari Pan Pasific Jakarta, Selasa (7/5).

Hanggoro mengatakan dilihat dari segi aturan, regulasi mengenai hal ini sudah lengkap. “Dari segi aturan sudah cukup lengkap baik dari UU maupun peraturan pemerintah. Kita tinggal menyusun satu peraturan yang bisa membentuk perusahaan atau badan usaha yang berifat umum seperti perum prasarana atau perum sarana,” katanya. Bahkan ia menambahkan di skala internasional, pemisahan antara penyelanggara prasarana dan penyelenggara sarana perkeretaapian itu sudah menjadi hal yang mutlak.

Menurut Hanggoro penerapan multioperator ini akan diterapkan pada prasarana eksisting (yang sudah ada). Karena pada aset pemerintah tersebut dapat dioptimalkan pengoperasian oleh beberapa operator sarana. “Bagaimana agar prasarana esisting ini dapat dioptimalkan oleh operator-operator yang lain,” ujarnya

Ia menambahkan, bercermin dari UU 13 Tahun 1992 dimana dari UU tersebut konsepnya masih monopoli, salah satu pasal dalam UU tersebut mengatakan badan usaha / badan hukum lainnya dapat bekerja sama dengan badan penyelenggara yang sudah ada. Sehingga jika ada investor yang mau masuk, maka perusahaan tersebut harus bekerjasama dengan badan penyelenggara yang ada (PT Kereta Api Indonesia, -red). “Pengalaman kita dari Tahun 1992-2007, hampir tidak ada yang berjalan, karena semua terbentur keharusan bekerja sama dengan PT KAI sebagai badan penyelenggara. Kita melihat dari konsep tersebut sehingga perlu dilakukan deregulasi, perlu ada pemisahan antara prasana dan sarana pada konsep multioperator. Sehingga kita harapkan UU No. 23 Tahun 2007 menjadi pemicu untuk memisahkan prasarana dan sarana,” jelasnya.

Hanggoro menekankan perlu persiapan yang lebih detail, karena untuk memisahkan prasarana dan sarana yang saat ini dipegang semua oleh PT KAI bukanlah hal yang mudah, sebab operasional kereta api harus mengutamakan keselamatan. “Adanya pemisahan ini mau tidak mau akan berdampak pada operasional,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama Direktur Keselamatan Perkeretaapian Hermanto Dwiatmoko mengatakan pemisahan ini nantinya akan menciptakan mekanisme kerja yang jelas pada masing-masing institusi. Menurutnya pihaknya telah mengusulkan nanti akan ada empat perusahaan yang bertindak sebagai penyelenggara perkeretaapian yakni perum prasarana perkeretaapian, perum sarana perkeretaapian, PT Kereta Api Indonesia dan badan usaha penyelenggara sarana  perkeretaapian swasta.

Ditambahkan Hermanto Direktorat Jenderal Perkeretaapian selaku regulator masih akan menangani APBN tetapi digunakan untuk pembangunan jalur baru, pengadaan sarana yang akan diserahkan kepada perum sarana perkeretaapian yang bersifat penugasan, dan memberikan subsidi keperintisan. “Kemudian fungsi Ditjen Perkeretaapian selaku regulator yakni kami sedang mengusulkan adanya pembentukan UPT berupa balai perkeretaapian, balai perawatan prasarana/sarana perkeretaapian dan balai pengujian prasarana/sarana perkeretaapian,” tuturnya.

“Kemudian akan dibentuk perum prasarana perkeretaapian yang merupakan pecahan dari PT KAI sekarang. Perum prasanana ini bertanggung jawab terhadap prasarana perkertaaapian mulai dari jalur, stasiun, maupun fasilitas operasi. Akan dibentuk pula perum sarana perkeretaapian yang mengoperasikan sarana perkeretaapian (K3) yang bersifat penugasan. Ini akan diberikan PSO dari pemerintah. PT KAI nantinya akan melayani sarana yang bersifat komersial. Disamping itu juga dengan adanya multioperator ini nantinya akan terbuka badan usaha swasta penyelenggara sarana perkeretaapian. Semuanya ini akan membayar track acess charge (TAC) kepada perum prasarana perkertaapian,” jelas Hermanto mengenai fungsi perusahaan yang akan dibentuk tersebut.

Hermanto menuturkan tahapan implementasi dari kebijakan ini akan dibagi dalam 2 tahap, yakni jangka pendek 1-3 tahun dan jangka panjang yaitu lebih dari 5 tahun. Ia mengatakan target implementasi jangka pendek ada tiga yaitu terbentuknya perum prasarana dan perum sarana perkeretaapian yang terpisah dari PT. KAI, terbentuknya UPT (balai perkeretaapian, balai perawatan prasarana/sarana perkeretaapian dan balai pengujian prasarana/sarana perkeretaapian), dan adanya pembagian aset yang jelas mana yang merupakan aset perum prasarana perkeretaapian, perum sarana perkeretaapian dan PT KAI.

Sedangkan untuk implementasi jangka panjang, Hermanto mengatakan target yang ingin tercapai yaitu Balai Perawatan dapat ditingkatkan menjadi Perum Perawatan Prasarana dan Sarana Perkeretaapian, serta pada tahapan ini semua Badan Usaha harus dapat menghidupi dirinya sendiri, kecuali untuk penugasan yang akan diberikan subsidi PSO. (HH)


0
0
 

Berita Terkait
Komentar Anda


Nama
Email
Judul
Komentar
 
 
Jajak Pendapat
Bagaimana proses pelayanan pengaduan di Kementerian Perhubungan?
 
Total Responden 905
Prakiraan Cuaca Hari Ini
Hujan Ringan Banda Aceh
Hujan Ringan
22 - 32°C
Hujan Sedang Medan
Hujan Sedang
23 - 32°C
Cerah Berawan Pekanbaru
Cerah Berawan
22 - 34°C
Berawan Batam
Berawan
24 - 32°C
Berawan Padang
Berawan
22 - 31°C
Berawan Jambi
Berawan
24 - 33°C
Hujan Ringan Palembang
Hujan Ringan
23 - 31°C
Berawan Pangkal Pinang
Berawan
25 - 33°C
Hujan Ringan Bengkulu
Hujan Ringan
23 - 31°C
Berawan Bandar Lampung
Berawan
23 - 33°C
Berawan Pontianak
Berawan
23 - 33°C
Berawan Samarinda
Berawan
25 - 33°C
Berawan Palangkaraya
Berawan
22 - 33°C
Cerah Berawan Banjarmasin
Cerah Berawan
23 - 35°C
Berawan Manado
Berawan
21 - 34°C
Berawan Gorontalo
Berawan
22 - 33°C
Cerah Berawan Palu
Cerah Berawan
23 - 35°C
Cerah Berawan Kendari
Cerah Berawan
20 - 31°C
Cerah Berawan Makassar
Cerah Berawan
22 - 34°C
Cerah Berawan Majene
Cerah Berawan
23 - 33°C
Hujan Ringan Ternate
Hujan Ringan
25 - 31°C
Berawan Ambon
Berawan
23 - 29°C
Hujan Ringan Jayapura
Hujan Ringan
23 - 32°C
Hujan Ringan Sorong
Hujan Ringan
24 - 31°C
Hujan Ringan Biak
Hujan Ringan
22 - 31°C
Hujan Ringan Manokwari
Hujan Ringan
24 - 31°C
Hujan Ringan Merauke
Hujan Ringan
22 - 31°C
Cerah Kupang
Cerah
20 - 34°C
Cerah Berawan Sumbawa Besar
Cerah Berawan
21 - 34°C
Cerah Berawan Mataram
Cerah Berawan
21 - 31°C
Berawan Denpasar
Berawan
24 - 32°C
Berawan Jakarta
Berawan
23 - 33°C
Berawan Serang
Berawan
24 - 35°C
Berawan Bandung
Berawan
21 - 32°C
Cerah Berawan Semarang
Cerah Berawan
24 - 34°C
Cerah Berawan Yogyakarta
Cerah Berawan
22 - 33°C
Cerah Surabaya
Cerah
24 - 34°C


0 - 0°C
Site Stats
  • Total hits: 2.692.509
  • Hits bulan ini: 36.233
  • Hits minggu ini: 463
  • Hits hari ini: 463
Sejak tanggal 7 Juli 2011
PPID
Data
Pengadaan Barang dan Jasa
Web Link
Buku Informasi Transportasi
GIS DEPHUB
Statistik Perhubungan
Peta Prasarana Perhubungan