KNKT melakukan inpeksi sebanyak empat kali terhadap landasan pacu dan meminta keterangan dari pihak angkasa pura selaku pelaksana reahabilitasi landasan beberapa waktu lalu, ujar Kepala Administrator Bandara Polonia Medan, Yuli Sudoso, di Medan, Kamis, usai mengikuti rapat dengan empat orang anggota KNKT.
Ia mengatakan, sebelumnya landasan pacu Bandara Polonia Medan baru saja selesai direhab karena mengalami retak-retak rambut karena mengalami penurunan kualitas akibat gesekan roda pesawat saat melakukan "take off" dan "landing".
Setelah direhab oleh PT.Angkasa Pura II sebagai pelaksana, pengerjaannya yang dilakukan itu dinilai kurang bagus dan dikeluhkan oleh pihak maskapai penerbangan disebabkan kondisi landasan yang masih bolong-bolong tapi sudah digunakan dan dapat membahayakan keselamatan penumpang dan pesawat, yang perharinya yang melayani sekitar 140 pesawat dari dan ke Medan.
Selain meminta keterangan PT.Angkasa Pura II KNKT juga meminta keterangan pihaknya selaku pengawas Bandara Polonia dan keterangan itu dibawa ke Jakarta untuk ditindaklanjuti, katanya.








(Jakarta, 8/2/2012) Dalam rangka penguatan konektivitas nasional yang tertuang dalam Masterplan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) di 6 koridor, dibutuhkan 117 triliun rupiah untuk mengembangkan pelabuhan-pelabuhan di Indonesia.
JAYAPURA (07/02/2012) Pemerintah secara bertahap akan menambah kapal-kapal perintis maupun kapal ro-ro khususnya di kawasan timur Indonesia. Penambahan kapal harus segera dilakukan untuk mempercepat Round Trip dalam satu lintasan.