Pekan lalu, antrean kendaraan roda empat, terutama truk pengangkut barang terjadi di pelabuhan Merak. Antrean yang cukup panjang ini disebabkan oleh tidak mampunya dermaga-dermaga di Pelabuhan Merak serta kesiapan kapal ferry dalam mengangkut kendaraan yang ingin menyeberang ke Pelabuhan Panjang, Bandar Lampung.
Antrean panjang tersebut akhirnya memunculkan kegiatan pungli yang dilakukan sejumlah oknum di Pelabuhan Merak dengan menyediakan jalur khusus kepada kendaraan-kendaraan yang ingin cepat diangkut kapal ferry. Tentunya hal itu harus diimbangi dengan pemberian sejumlah imbalan kepada beberapa oknum. Kondisi ini tentunya memicu kemarahan sopir-sopir kendaraan yang sejak lama menunggu antrean.
Walaupun telah berkurang, namun hingga akhir pekan lalu antrean kendaraan di Pelabuhan Merak masih terjadi. Antrean kendaraan di Pelabuhan Merak perlu diantisipasi mengingat kondisi ini rawan terulang lagi dalam waktu dekat seiring dengan musim liburan sekolah dan persiapan menjelang datangnya bulan Puasa dan Lebaran. Kemenhub tidak tinggal diam terhadap munculnya antrean kendaraan di Pelabuhan Merak.
Perlu dijelaskan tentang upaya yang akan dilakukan untuk mengatasi antrean di Pelabuhan Merak; pembangunan dermaga tambahan atau infrastruktur lainnya di Pelabuhan Merak guna mengantisipasi antrean.
Selain itu, dapat pula dijelaskan bahwa antrean yang terjadi di Pelabuhan Merak juga bergantung pada kesiapan PT Indonesia Ferry dalam menyiapkan armadanya, tentang kesiapan armada kapal ferri guna melayani angkutan penyeberangan kendaraan. Perlu disadari bahwa pembenahan di Pelabuhan Merak harus diseleraskan dengan kesiapan di pelabuhan tujuan, yakni Pelabuhan Bakauheni, yang saat ini tengah dilakukan perbaikan.
Kementerian Perhubungan perlu memberikan penjelasan mengenai usaha yang dilakukan untuk memberantas aksi pungli di pelabuhan. Sejumlah terobosan akan dilakukan untuk memberantas aksi pungli itu, misalnya menempatkan sejumlah petugas di pos-pos penting dan memberikan sanksi tegas terhadap oknum-oknum yang terbukti melakukan aksi pungli. (JAB)
- Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Kemenhub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
ANTREAN DAN KERUSUHAN DI PELABUHAN MERAK
PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK, 08/06/2012. Dibaca sebanyak 421 kali.
Komentar Anda



Memanusiakan manusia. Ucapan itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan EE Mangindaan, saat meresmikan KM Sabuk Nusantara 29 dan menyerahkan kapal tersebut kepada Pemerintah Daerah Propinsi Papua pada 7 Februari 2012 lalu.