Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) akan memulai penyelidikan hilang dan terbakarnya pesawat PA-31 beregistrasi PK-IWH Piper Navajo, di Gunung Mayang, Kabupaten Kutai Timur, yang menewaskan 4 orang. KNKT akan menyelidiki penyebab insiden naas tersebut dengan mengumpulkan informasi di lokasi yang sudah terpasang garis polisi. Tim SAR berhasil menemukan pesawat tersebut dalam kondisi terbakar, Minggu (26/8/2012) sekitar pukul 17.25 WITA. Kapten Marshal Basir sebagai pilot serta 3 orang penumpang Suyoto (Security Officer/Kementerian Pertahanan), Peter John Elliot (GM Elliot Geophysics International/WNA Australia) serta Jandri Hendrizal (staf Elliot Geophysics International), ditemukan tewas terbakar.
Kementerian Perhubungan (Kemenhub) perlu menjelaskan bahwa telah dan akan terus dilakukan berbagai upaya untuk membantu pihak lain dalam menangani insiden jatuhnya pesawat Cessna yang nahas tersebut. Media diminta bersabar menunggu hasil penyelidikan yang dilakukan KNKT.
Sementara itu dapat disampaikan penjelasan mengenai kondisi sistem navigasi yang ada di bandara pemberangkatan pesawat tersebut sudah berjalan baik. Namun, kondisi cuaca pada saat itu memang mungkin kurang bersahabat.
Oleh karena itu, Kemenhub perlu terus menyampaikan imbauan kepada pihak-pihak yang akan melakukan kegiatan penerbangan untuk memperhatikan berbagai aspek yang ada, seperti kesiapan mesin pesawat serta informasi mengenai cuaca. (JAB)
- Sampaikan pengaduan anda ke nomor : 0813-111111-05. Akses portal Kemenhub melalui perangkat mobile ketik : http://m.dephub.go.id. Utamakan Keselamatan Dalam Penyelenggaraan Transportasi. Keselamatan Jalan Tanggung Jawab Kita Bersama. Ciptakan Keselamatan, Kenyamanan Transportasi Yang Efektif Dan Efisien.
TINDAKLANJUT PENANGANAN JATUHNYA PESAWAT CESSNA
PUSAT KOMUNIKASI PUBLIK, 29/08/2012. Dibaca sebanyak 330 kali.
Komentar Anda



Memanusiakan manusia. Ucapan itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan EE Mangindaan, saat meresmikan KM Sabuk Nusantara 29 dan menyerahkan kapal tersebut kepada Pemerintah Daerah Propinsi Papua pada 7 Februari 2012 lalu.